UT Padang Adakan Upacara Penyerahan Ijazah 500 Tamatan Secara Daring -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

UT Padang Adakan Upacara Penyerahan Ijazah 500 Tamatan Secara Daring

Minggu, 21 Februari 2021
Kepala UPBJJ UT Padang Prof. Dr. Karnedi MA.,melambaikan tangan seusai upacara penyerahan ijazah periode I tahun 2021 secara daring dan luring di aula kantor tersebut, Minggu (21/2/2021).


Padang, fajarsumbar.com - Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Kota Padang laksanakan Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) Periode I tahun 2021 secara daring dan luring, Minggu (21/2/2021).


Untuk daring dilakukan melalui aplikasi Zoom serentak seluruh kabupaten/kota se-Sumbar. Sementara secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.


Lebih dari 500 ijazah tamatan yang diserahkan dari 4 fakultas dan 1 pasca sarjana. Saat penyerahan ijazah tersebut juga diumumkan salah seorang lulusan terbaik.


Keempat fakultas tersebut, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Program Magister (S2).


Kepala UPBJJ UT Padang, Prof.Dr. Karnedi.MA pada kesempatan itu menyebutkan, UT semakin diminati mahasiswa. Selain biaya kuliahnya terjangkau, perguruan tinggi negeri tersebut memiliki kualitas yang tidak kalah bermutunya dari perguruan tinggi negeri terkemuka lainnya.


Menurutnya, UT sudah lama menerapkan pendidikan terbuka dan jarak jauh. Istilah jarak jauh berarti pembelajaran tidak dilakukan secara tatap muka, melainkan menggunakan media, baik media cetak (modul) dan webinar atau daring.


Menimba ilmu di UT tidak ada pembatasan usia, yang penting sudah menamatkan jenjang pendidikan menengah atas (SMA atau yang sederajat).  


"Selain biaya sangat terjangkau, mahasiswa pun tidak diwajibkan datang ke kampus seperti perguruan tinggi lainnya. Ini salah satu keunggulan UT dibanding perguruan tinggi lainnya," tambahnya.


Menurutnya, UT adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menyelenggarakan pendidikan melalui sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh. Setiap orang dapat menjadi mahasiswa tanpa ada batasan baik tahun kelulusan ijazah SLTA, usia, lama studi maupun tempat tinggal.


Mahasiswa dapat belajar menyediakan layanan yang disebut tutorial, baik melalui pertemuan berkala secara tatap muka, atau online. "Mahasiswa dapat mengakses bahan ajar digital  melalui website atau perangkat android. Pengayaan wawasan dilakukan melalui penyediaan perpustakaan dan berbagai bahan digital lainnya," tambahnya.(ab/roni.dz)