Wako Fadly Amran Kagum dengan Keindahan Puncak Silaiang -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Wako Fadly Amran Kagum dengan Keindahan Puncak Silaiang

Minggu, 21 Februari 2021

Walikota Fadly Amran dan rombongan ketika berada di Puncak Silaing Indah, Kelurahan Silaing Bawah.


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Ketika melangkahkan kakinya di kawasan Puncak Silaiang Indah, wajah Walikota Padang Panjang,  Fadly Amran langsung berubah. Senyumnya mengembang. Matanya pun memandang ke sekeliling.


Dari atas puncak yang berada di RT 19 Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat ini, terlihat jelas jembatan kembar, tapal batas antara  Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar serta Gunung Singgalang dan Tandikek yang tinggi menjulang. Semuanya nampak indah dan eksotik.


“Semuanya terlihat jelas dari sini. Indah sekali,” ungkap walikota Fadly saat meninjau lokasi ini, Sabtu (20/2).


Angin yang sejuk, udara yang segar, sinar matahari yang tak terlalu hangat, memberi kenyamanan yang berbeda saat rombongan walikota berkunjung ke Puncak Silaiang Indah. 


Paparan pemandangan yang menakjubkan dari atas ketinggian, membuat orang takjub dan terkesima.


“Puncak Silaiang Indah ini sangat menarik untuk kita kembangkan. Mudah-mudahan ini dapat bersinergi dengan masyarakat pemilik lahan. Banyak potensi yang dapat kita kembangkan dan garap di sini,” ucapnya.


Walikota mengatakan, pihaknya akan coba membahas tahap pengembangan dari Puncak Silaiang Indah ini. Karena dia melihat, ini sangat potensial untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Padang Panjang.


“Insyaa Allah, nanti kita coba bahas. Kalau memang memerlukan anggaran --jika ada persetujuan dengan pemilik, bisa kita anggarkan,” katanya.


Puncak Silaiang Indah sendiri merupakan hasil kerja keras pasangan suami istri, Jenny Marton --yang biasa disapa Majen-- dan Sri Destuti, yang mulai mereka garap pada tahun 2014 silam.


Dengan alat yang seadanya, tanpa menggunakan alat berat, mereka mulai sedikit demi sedikit membersihkan semak belukar di areal itu. 


Bertahun-tahun Majen dan keluarga mengelola lahan hutan yang luasnya sekira satu hektare itu. Majen hanya mengandalkan biaya pribadi dan tenaga dari anggota keluarga saja. Dari awal dia tidak pernah meminta bantuan biaya apapun dari orang lain. Dia mengaku, melakukan ini memang atas kemauan sendiri. Ini pun menjadi wadah baginya dan keluarga untuk mengukuhkan kebersamaan dan mengajarkan anak-anak menjadi pekerja keras.


Hutan belantara yang dulunya menjadi ketakutan bagi Majen dan keluarga, karena menjadi sarang hewan liar, kini perlahan-lahan berubah menjadi lahan bermain dan destinasi wisata edukasi.


Kunjungan Walikota ke Puncak Silaiang Indah didampingi anggota DPRD, Dr. Novi Hendri, SE, M.Si, Yovan Fadayan Remindo, S.Ikom, Camat Padang Panjang Barat, Fhandy Rahmadona, S.STP, Lurah Silaing Bawah, Dedy Adrian, SH dan tokoh masyarakat sekitar. (*/syam)