Jurnalis TMMD Kodim Salatiga, Bukan Sekedar Profesi Biasa -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Jurnalis TMMD Kodim Salatiga, Bukan Sekedar Profesi Biasa

Kamis, 25 Maret 2021

 


Kabupaten Semarang - Pernah berpikir untuk berprofesi sebagai seorang jurnalis, seorang jurnalis harus punya militansi tinggi, skeptis, dan siap perintah, banyak resiko yang harus diterima sebagai seorang jurnalis. 

Kode etik jurnalistik berupa kemampuan penulisan berita, mencari narasumber, memahami isu, dan bisa mempertanggung jawabkan informasi yang telah di dapat dan disebarkan, hukumnya wajib harus dilaksanakan

Hal tersebut juga berlaku pada seorang jurnalis TMMD Reguler ke-110 Kodim Salatiga, memburu berita tentang banyak hal dalam pelaksanaan TMMD itu, yang dilakukan sejak Pra TMMD hingga di akhir purna kegiatan. ”Pengalaman, suka dan duka banyak kami alami, sebagai TNI juga sekaligus seorang wartawan, saat memburu berita pada pelaksanaan TMMD di Desa Ketapang Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang", ungkapnya.

"Terkadang tidak jarang harus menunggu momen yang bagus, hal ini bertujuan untuk menggambarkan sosok TNI yang humanis", imbuhnya  "Khusus untuk pekerjaan yang satu ini harus bermodalkan sabar, juga harus teliti”,ungkap Koptu Sujadin(41), salah satu Tim Jurnalis TMMD Reguler ke-110 Kodim 0714/Salatiga (Pendim 0714)