Pemuda Dalam Koto Taeh Baruh Kumpulkan Omset Jutaan -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Pemuda Dalam Koto Taeh Baruh Kumpulkan Omset Jutaan

Minggu, 18 April 2021
Car Wash 

Taeh Baruh, fajarsumbar.com - Persatuan pemuda Jorong Dalam Koto Kenagarian Taeh Baruh Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Lima Puluh Kota sejak 3 tahun belakangan mulai merapatkan barisan untuk mengelola beberapa bidang usaha bersama secara manajerial. 


Adapun bidang usaha yang dikelola berupa kelompok tani pemuda yang diberi nama Mubasa yang berakta notaris dari Syahrul Nizam, M. Kn. Bidang usaha lainnya adalah Car Wash yang melayani cuci mobil, motor, dan karpet. Selanjutnya, pengelolaan budi daya ikan mujair (nila). Semua usaha tersebut adalah dalam rangka peningkatan taraf hidup dengan program mengurangi pengangguran melalui usaha bersama oleh pemuda setempat. 


Sebagaimana diterangkan Eriko Putra Dt. Pono Marajo, Minggu (18/04/2021) pagi di Sekretariat Pemuda. 


"Berawal dari sebuah keprihatinan bersama atas problem pengangguran. Kami dan beberapa pemuda mencoba berembuk untuk masalah tersebut. Berawal dari modal kecil-kecilan mencoba membuka usaha cucian. Memang pahit, semua peralatan dibeli patungan. Usaha dimulai namun konsumen masih jarang. Berkat sabar, kini mulai tumbuh besar. Para pemuda yang menganggur kita aktifkan di pencucian, dengan pola bagi hasil,"terang Eriko, salah seorang tokoh penggagas. 


"Usaha mulai berkembang, konsumen mulai berdatangan,"Terang Riko. 


Tak cukup sampai disana, Riko didampingi Angres dan beberapa pemuda lainnya mencoba menggagas lahirnya kelompok tani dan budi daya ikan. Prinsip yang dikedepankan adalah saciok bak ayam sadonciang bak bosi. 


"Semua dikelola dengan sebuah managerial  dengan pembukuan yang bisa dipertanggungjawabkan kepada bersama. Alhamdulillah, semua laba usaha bisa kita tabungkan. Insya Allah dan alhamdulillah, simpanan sudah mencapai Rp15juta yang disimpan di BPR. Di masa pandemi, usaha yang kita kelola bersama dapat membantu perekonomian anggota,"ulas mereka, sembari menerangkan. 



Selain itu, persatuan pemuda Dalam Koto juga membuka usaha musiman. Khususnya di bulan Ramadhan, pemuda memfasilitasi para pedagang untuk menjual dagangan pabukoan di lapak yang dibentuk pemuda. 


"Kita hanya memanfaatkan momen Ramadhan, sejak tanggal 12 hingga 14 April 2021, para pemuda melaksanakan goro pembuatan lapak yang nantinya disewakan kepada pedagang. Dengan kas yang ada, para pemuda membeli bambu, terpal  paku dan semua peralatan yang dibutuhkan. Semua dikerjakan bersama, bahkan sampai larut malam,"terang Angres. 


Dikatakan, Satu lapak disewa harian Rp10ribu, dan nominal itu masih dinego pedagang, sesuai kondisi jual beli saat itu. Alhamdulillah, semua lapak terisi penuh. 


"Setidaknya, ada sekitar Rp10juta uang warga beredar disana. Dan kita tetap mengedepankan Protokol kesehatan. Usai semua pedagang pulang ke rumah, semua sampah dibersihkan oleh pemuda. Termasuk menjaga lapak tersebut dari hal yang tidak diinginkan. Ada pemuda yang dipiketkan disana,"ulasnya. 


Terpisah, Walinagari Taeh Baruh Hasrul Chaniago saat dikonfirmasi, membenarkan hal terkait keaktifan dan kreatifitas pemuda Jorong Dalam Koto ini. 


"Pokdakan Muda Mandiri salah satu bukti nyata soliditas pemuda,"sebut Hasrul. 


"Banyak sudah keaktifan dan kreatifitas pemuda kenagarian Taeh Baruh yang Kita record dan ikuti sejak diamanahi PJ walinagari. Setiap komunitas berbeda kegiatan positifnya. Dan kita bangga dengan perbedaan ini. Karena dengan bersatunya perbedaan itu akan menjadi sebuah kekuatan besar,"sebut Hasrul. 


"Terkait kreatifitas pemuda Jorong Dalam Koto, sebenarnya sudah dimulai sebelum kita ditugaskan disini. Semua kreatifitas tersebut pastinya untuk menjaga persatuan. Serta ikut membantu pemerintah dalam menuntaskan kesenjangan sosial  salah satunya pengangguran. Dengan kreatifitas Pokdakan, car wash, kelompok tani pemuda, tentunya mengasah jiwa dan raga pemuda untuk menjadi termotivasi maju kedepannya. Banyak komunitas di kenagarian kita,"ulasnya. 


Kami juga bangga dengan dilahirkannya pasa pabukoan oleh pemuda. Ini sebuah inovasi, para pedagang tinggal jualan pabukoan sajo. Walau ini hanya musiman, tapi sangat laris. Kuliner tradisional Taeh Baruh bisa dijumpai disini. Semua kebutuhan berbuka puasa pun ada disini, mulai dari partai satuan hingga partai besar Himbauan kami, karena kita masih berada di masa pandemi, agar tetap mengedepankan keselamatan kesehatan kita, keluarga dan masyarakat. Tetap terapkan protokol kesehatan secara ketat, dengan 3M. Dan insya Allah, bersama tokoh masyarakat, kita akan bangun kembali Posko Penanganan Covid-19 di depan kantor walinagari,"tandasnya.(ul) 



adsen