A88 SMPN 1 Standar Sungai Sariak Berbagi dan Peduli, Santuni Anak Yatim -->

IKLAN MGID ATAS

A88 SMPN 1 Standar Sungai Sariak Berbagi dan Peduli, Santuni Anak Yatim

Minggu, 09 Mei 2021

Keluarga Besar A88 SMPN 1 Standar Sungai Sariak, VII Koto, Padang Pariaman foto bersama peduli dan berbagi bersama anak yatim, piatu dan fakir miskin, Sabtu (08/05/21). (ist)



Sungai Sariak, fajarsumbar.com - Keluarga Besar A88 SMPN 1 Standar Sungai Sariak, VII Koto, Padang Pariaman menggelar kegiatan peduli dan berbagi bersama anak yatim, piatu dan fakir miskin, Sabtu (08/05/21).


Ketua Umum Alumni SMP Standar DPP-nya H. Jafar, Korwil Sumbar Hendri Gusvira, Ketua Panitia Nasdini Indriani, Koordinator Bidang (Korbid) Santunan Sosial Jonifriadi, melakukan kegiatan di rumah Nasdini Indriani, di Koto Mambang, Kecamatan Patamuan, Padang Pariaman.


Korbid Santunan Sosial Jonifriadi yang memulai acara menyebutkan dana yang dibagikan tahun ini berkurang dari tahun lalu. 


"Tentu kita maklumi, lantaran merosotnya perekonomian saat ini. Di tambah kondisi pandemi covid yang membuat berbagi kita sedikit mengalami penurunan" sebut mantan Wali Nagari Balah Aie ini.


Menurut dia, kegiatan peduli, berbagi serta santunan ini telah yang kelima kalinya dilakukan Keluarga Besar A88 SMPN 1 Standar. Dan terima kasih kita sampaikan kepada kawan-kawan yang telah berbagi, menyisihkan hartanya untuk kita bersama.


Secara bersama, Jonifriadi memimpin doa khusus buat yang telah memberikan zakat, infak dan sadaqahnya yang dibagikan hari ini.


"Semoga berkah untuk yang memberi, sehingga hartanya bertambah, dan berkah pula buat kita yang menerima," ujar Jonifriadi.


Korwil Sumbar A88 Hendri Gusvira menyebutkan kegiatan ini cerminan dari kekompakan alumni.


"Kelompok kita terkenal kompak. Tinggal kita merawat kebersamaan ini dengan baik, sehingga terus eksis," ujar wakil Ketua DPD Partai Golkar Padang Pariaman ini.


Ia meminta, tolong kalau ada tetangga yang juga alumni A88 gabungkan, dan saling berkabar.


"Cari kawan dengan kawan, ya itu tadi kabari kalau ada tetangga dekat kita yang belum bergabung dengan kelompok kita," mintanya.


Khusus anak yatim dan piatu ada 29 anak yang disantuni. Yang dikatakan yatim dan piatu di sini adalah ayah atau ibunya yang meninggal berasal dari alumni A88. (saco)