Tetap Terapkan Prokes Ketat, Sangir Batang tak Ada Ditemukan Positif Covid-19 -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Tetap Terapkan Prokes Ketat, Sangir Batang tak Ada Ditemukan Positif Covid-19

Rabu, 05 Mei 2021

Bupati Solok Selatan H.Khairunas saat menyampaikan program pemerintah saat safari ramadan di Nagari Abai


Solsel, fajarsumbar.com - Sangir Batang Hari satu dari tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) tidak ditemukan kasus Positif Covid-19.


"Saya berterima kasih kepada masyarakat Kecamatan Sangir Batang Hari khususnya Kapolsek SBH yang selalu aktif mensosialisasikan kasus covid-19 kepada warganya," ujar Bupati Solok H. Khairunas saat mengunjungi Masjid Nurul Ulum, Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari bersama Tim Safari Ramadhan (TSR)  Kabupaten Solsel.


Menurut bupati, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat, sehingga masing-masingnya peduli terhadap penyebaran virus Corona yang sangat merepotkan seluruh pihak.


"Saya tetap imbau kepada warga tetapkan pertahankan prokes, sehingga untuk seterus di wilayah ini tidak ada ditemukan kasus virus corona. Mari kita sama-sama menjaga wilayah ini tetap berada di zona hijau," imbaunya.


Selain itu, bupati menyampaikan program pemerintah, bupati juga menyerahkan bantuan pembangunan Masjid sebesar Rp20 juta dan bantuan lainnya dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Solsel sebesar Rp11.983.500.


"Kedatangan saya bersama TSR untuk menyapa dunsanak di Abai, disamping menyampaikan program pembangunan di Solsel. Juga menginformasikan  pesan pemerintah pusat dalam penanganan  wabah pandemi covid-19," ungkap Khairunas kepada ratusan jemaah Masjid Bahrul Ulum, Selasa (4/5/2021) malam.


Dijelaskannya lagi, maju di Pilkada karena kecintaan terhadap Solsel, termasuk keinginan memajukan daerah dan mensejahterakan rakyat.


"Bagi yang tidak memilih Khairunas tahun kemarin, malam ini tidak perlu takut datang ke masjid atau malu. Saya pribadi tidak akan mempersoalkannya, mari hapuskan perbedaan saat Pilkada," ucap Bupati.


Dia juga menyampaikan dua pesan Presiden RI Joko Widodo melalui vicom dikantor Bupati. Pertama, Pemkab harus perbaiki ekonomi masyarakat dan daerah Solsel. Kedua, bagaimana pemkab dapat mengurangi atau mencegah angka wabah covid-19 di daerah. 


"Kita bersyukur, karena Kecamatan Sangir Batang Hari paling rendah angka terpapar covid-19 di Solsel dan di Sumbar," bebernya.


Dalam waktu dekat ini sebut Bupati, seluruh wali Nagari akan diundang. Sesuai kontruksi Pemerintah Pusat, seluruh APBD Solsel dipergunakan untuk mengurus anggara covid. Namun sudah direcofusing sebesar Rp54 miliar, dan tinggal melakukan  pencegahan.


Sedangkan jatah vaksin bagi Solsel diperuntukan pusat 60 persen dari 182 ribu jumlah penduduk, artinya ada sekitar 102 ribu penduduk Solsel yang akan menerima vaksin. Perlu Pemerintah Kecamatan dan Nagari mensosialisasikannya.


"Alurnya sebelum divaksin maka kita diperiksa dulu, punya penyakit bawaan atau tidaknya calon penerima vaksin," bebernya. (Abg)




adsen