11 Tewas Usai Kendaraan Injak Ranjau Darat di Afghanistan -->

IKLAN MGID ATAS

11 Tewas Usai Kendaraan Injak Ranjau Darat di Afghanistan

Minggu, 06 Juni 2021

Ilustrasi. (Foto: AFP PHOTO / SAFIN HAMED)

Jakarta - Setidaknya 11 warga sipil termasuk tiga anak-anak tewas saat kendaraan yang mereka tumpangi menginjak ranjau darat di Afghanistan utara, Sabtu (5/6).


Gubernur provinsi utara Badgis, Husamudin Shams memberitakan peristiwa ini sehari setelah kejadian, Minggu (6/6). Dikutip Reuters, Gubernur menyebut para korban hendak bepergian ke kota Qala-e-Naw.


Ledakan itu terjadi beberapa jam sebelum para pemimpin senior Taliban dan pejabat PBB bertemu di Qatar guna membahas proses perdamaian Afghanistan, keamanan bagi para diplomat dan orang-orang yang bekerja di lembaga kemanusiaan di Afghanistan,  sebagaimana dikutip cnnindonesia.com.


Para pejabat Afghanistan menuduh Taliban yang menanam ranjau darat tersebut. Mereka juga menuding kelompok ini terus melakukan kekerasan terhadap pasukan pemerintah dan warga sipil dalam upaya untuk merebut kendali teritorial di beberapa provinsi.


Namun, Taliban membantah tudingan pemerintah Afghanistan. Mereka juga mengaku tak bertanggung jawab atas ledakan yang terjadi Sabtu (5/6) kemarin.


Sementara itu, Juru Bicara Taliban menyebutkan bahwa wakil kepala kantor politik Taliban, Sher Mohammad Abbas Stanekzai menegaskan kembali soal komitmen mereka terhadap proses perdamaian Afghanistan dalam pertemuan dengan pejabat PBB.


Menurut laporan PBB, selama Januari hingga Maret 2021, tercatat hampir 1.800 warga sipil Afghanistan tewas atau terluka selama pertempuran antara pasukan pemerintah dan kelompok Taliban meskipun ada upaya untuk menemukan perdamaian.(*)