Lima Daerah di Sumbar Mendekati Zona Merah, Warga Kembali Diingatkan Tegakkan Prokes -->

IKLAN MGID ATAS

Lima Daerah di Sumbar Mendekati Zona Merah, Warga Kembali Diingatkan Tegakkan Prokes

Minggu, 06 Juni 2021
Jasman Rizal


Padang, fajarsumbar.com - Lima daerah dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat sudah mendekati zona merah (zona berbahaya) penyebaran Covid-19. Hal itu dibenarkan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Ke lima mendekati skor di bawah 2,00. Warga kembali diingatkan agar selalu menegakkan prokes bila beraktivitas di luar rumah.


Kelima daerah itu, yakni Kabupaten Agam, Pasaman, Dharmasraya, Pasaman Barat dan Kabupaten Limapuluh Kota.  Sementara zona kuning (resiko rendah), berada di dua kabupaten, yakni Pariaman dan Kepulauan Mentawai.


Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, Jasman Rizal, Minggu 6 Juni 2021, menuturkan Satgas Kota Pariaman dan Mentawai patut diberikan apresiasi, karena telah mempertahankan skor terbaik dalam penanganan covid-19 di daerahnya.


Semoga Satgas Covid-19 Kabupaten Kota lain di Sumatera Barat termotivasi dan terinspirasi dari Kota Pariaman dalam menangani covid-19

 

"Semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut."


Dikatakan, yang patut diwaspadai, positivity rate (PR) Sumatera Barat pada beberapa hari terkahir di minggu ke 64 selalu berada diatas 20% (meningkat).


Saat ini, provinsi Sumatera Barat berada pada resiko sedang, dengan skor 2,09. 


Sampai minggu ke-64, warga Sumbar yang telah terinfeksi Covid-19 adalah 45.617. Rata-rata pertambahan positif setiap minggunya dari bulan Maret sampai awal Juni 2021 (trend mingguan) selalu di atas 1.200an.


Recovery rate (tingkat kesembuhan) 90.68%, atau sembuh sebanyak 41.365 dari 45.617 orang yang terinfeksi. Terjadi penambahan kesembuhan sebanyak 3.147 orang dari minggu sebelumnya dengan jumlah kesembuhan 38.218 orang.


Pada kesempatan itu, Jasriman kembali mengimbau warga selalu mengubah perilaku dalam kehidupan sehari-sehari guna mencegah penyebaran Covid-19.  Selalu menerapkan protokol kesehatan dengan emakai masker, mencuci tangan pakai sabun (hand sanitizer), menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas kecuali sangat mendesak. (ab)