Kota Padang Panjang Teken Pakta Integritas -->

IKLAN ATAS

Kota Padang Panjang Teken Pakta Integritas

Senin, 19 Juli 2021
Walikota Padang Panjang Fadly Amran disaksikan Kapolres dan Dandim 0307 Tanah Datar menandatangani pakta integritas penanganan Covid-19.

Padang Panjang, fajarsumbar.com  - Meningkatkan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan masyarakat Kota Padang Panjang mengantisipasi penyebaran Covid-19, Kapolres Padang Panjang, AKBP Apri Wibowo, SIK, bersama walikota, Fadly Amran, Ketua DPRD, Mardiansyah, A.Md, dan Dandim 0307/TD, Letkol. Inf. Wisyudha Utama  menandatangani akta integritas. (nota kesepahaman)


Penandatanganan juga diikuti Kajari, Nilma, S.H, Ketua Pengadilan Negeri, Dadi Suryandi, SH, MH, kepala OPD terkait, ketua Muhammadyah, Pokdar Kamtibmas, Ketua LKAM, KNPI, camat, ketua MUI, ketua NU, Koni, Laskar Merah Putih, Pemuda Pancasila dan Senkom Polri, Senin (19/7), di Mapolres Padang Panjang.


Kapolres Apri Wibowo mengatakan, penandatanganan pakta integritas ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolda Sumatra Barat  yang sudah dilaksanakan di tingkat provinsi, dan dilanjutkan jajaran Polres di Sumbar.


"Ini bentuk komitmen bersama, pemerintah, TNI/Polri, unsur agama, dan unsur masyarakat dalam penanganan Covid-19 di Padang Panjang, dan ini langkah  prokes bisa diterapkan di tengah masyarakat," sebutnya.


Poin yang terdapat dalam pakta integritas tersebut salah satunya “akan berperan aktif secara proaktif dalam mengupayakan menyosialisasikan efek dan bahaya dari Covid-19 serta menerapkan prokes 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi) dan 3T (testing, tracing, dan treatment)”.


Kapolres berharap, dengan penandatanganan pakta integritas ini, bisa menjadi momentum dan semangat baru untuk tetap menerapkan protokol kesehatan guna penanganan Covid-19 di wilayah Padang Panjang.


Sementara Wako Fadly menegaskan, dalam penanganan Covid-19, proses-prosesnya harus ditegakkan setinggi-tingginya, namun juga harus memikirkan dampak sosial perekonomian.


Usai penandatanganan pakta integritas dilanjutkan penyerahan paket kesehatan kepada instasi terkait, lalu penyerahan alat kesehatan dan konsumsi dari walikota kepada perwakilan petugas di Posko Penyekatan PPKM. (syam)