Pohon Besar Tumbang, Sempat Tutupi Jalan Ahmad Dahlan Talawi -->

IKLAN ATAS

Pohon Besar Tumbang, Sempat Tutupi Jalan Ahmad Dahlan Talawi

Rabu, 28 Juli 2021
.

Payakumbuh, fajarsumbar.com --- Hujan lebat disertai angin kencang terjadi di wilayah kota Payakumbuh, Rabu (28/07/2021) sekira pukul 16.15 WIB  menumbangkan sejumlah pepohonan. 


Sebagaimana yang terjadi di Talawi, sebuah pohon pelindung jenis mahoni berdiameter 1 meter tumbang dan menutupi jalur bypass Lingkar Utara, kawasan Pondom lingkungan RW III, Talawi kelurahan Ompang Tanah Sirah (OTS). Akibatnya, jalur transportasi sempat macet. Tak satupun kenderaan bisa melewati kawasan ini. Tak jauh dari lokasi ini, patahan dahan pohon jati ikut menutupi separoh jalan ini. 


Ditengah lebatnya hujan, Won Seplin selaku Ketua Palanta kantibmas OTS dibantu pemuda berupaya membersihkan patahan pohon yang menutupi jalur lintas sumatera ini, dengan peralatan seadanya. 


"Kanai dangau wak saketek dek kayu tumbang ko," ungkap Won Seplin. 


"Alhamdulillah, Wak basyukur juo. Syukur lai mahoni nan disabalah yang tumbang. Kalau tumbang pasti dihimpoknyo lapau Tek Itas, tompek kami bataduah,"imbuhnya. 


Warga OTS pun berupaya menghubungi Kepala BPBD Kota Payakumbuh, Erizon untuk pertolongan evakuasi. 


Tak lama berselang, tim BPBD hadir di lokasi. Pegawai BPBD Alex dan Chon Sikumbang segera melakukan evakuasi pemotongan dahan menggunakan chinsaw. Tak lama berselang tampak hadir Kasi Pencegahan Bencana, Syafrizal bersama Lurah OTS, Majri. Karena evakuasi hanya memiliki satu buah chinsaw, tampak Syafrizal melakukan koordinasi dengan Dinas PU dan Dinas LH Kota Payakumbuh, untuk meminta tambahan alat untuk evakuasi. 



Bajibaku, tim BPBD dan warga Talawi berupaya mengevakuasi pohon tersebut. Tampak truk derek PU dimanfaatkan di lokasi. 


"Alhamdulillah, hampir satu jam proses evakuasi kita lakukan bersama warga. Walau bekerja ditengah hujan, namun tugas mulia ini wajib kita laksanakan. Terima kasih kepada warga Talawi yang telah membantu, Lurah OTS, RT serta pengguna jalan yang mau bersabar hingga pengerjaan,"ungkap Kepala BPBD Kota Payakumbuh, Erizon diwakili Kasi Pencegahan Bencana, Syafrizal didampingi Lurah OTS, Majri.


Kesempatan itu, juga terdengar harapan yang disampaikan warga setempat, agar pohon pelindung yang asa di kelurahan OTS ditata oleh dinas terkait. Kapan perlu ditebang saja, karena kerap mengkhawatirkan keselamatan, dan perekonomian warga.


"Pohon pelindung tumbang di OTS bukan kali ini saja, sebelumnya juga telah terjadi di Tanjung Anau, merusak gudang sayur. Kini terjadi lagi disini, merusak pondok saudara kita, walau sedikit. Pohon besar lagi yang akan tumbang setelah ini. Selain itu, kerugian pohon pelindung juga dirasakan petani. Jika musim gugur tiba, daun pohon mahoni berserakan. Parahnya lagi menimpa pesawahan warga. Lunau sawah berbau asam. Padi tumbuh payau, tumbuh subur namun tak berbuah. Mohon kiranya menjadi pertimbangan dinas terkait  untuk melakukan penataan,"ungkap warga OTS yang tak ingin disebutkan namanya.


Informasi warga, hujan disertai angin kencang juga menumbangkan pohon kelapa dan pohon pinang di rumah Siti (warga OTS). Tumbangnya kedua pohon tersebut menyebabkan kabel PLN, putus. Sempat mati lampu sebentar, saat petugas BPBD dan PLN bekerja. Dikabarkan juga, hujan angin juga menerbang atap rumah warga bernama Af poler di Payonibung, kelurahan Taratak Padang Kampuang.(Ul).