Tak Pakai Masker Saat PPKM Darurat, 246 Orang Terjaring Razia -->

IKLAN ATAS

Tak Pakai Masker Saat PPKM Darurat, 246 Orang Terjaring Razia

Senin, 12 Juli 2021
Petugas menjaring sejumlah pejalan kaki di Pasar Pusat Padang karena tak memakai masker.

Padang Panjang, fajarsumbar.com - Hari pertama pelaksanaan PPKM Darurat, Senin (12/7), sebanyak 246 orang terjaring dalam operasi Yustisi. Razia ini sekaligus sebagai kegiatan penegakan Protokol Kesehatan Aman Covid-19 dan penegakan Perda No. 06/SB/2020.


“Mereka dijaring dalam operasi Yustisi ini karena tidak memakai masker Mereka yang terjaring terdiri 215 pejalan kaki, 22 pengendara roda dua dan sembilan pengendara roda empat,”  kata  Kapolres Padang Panjang melalui KBO Sabhara, Ipda. Kusnadi.


Kepada para pelanggar, kata Kusnadi, pihaknya memberi sanksi. Di antaranya teguran lisan dan diwajibkan untuk membeli masker. Serta sanksi sosial membersihkan fasilitas umum (fasum) dengan memakai rompi pelanggar prokes. 


Para pelanggar juga di data dan diinput ke dalam aplikasi Sipelada (Sistem Informasi Data Pelanggaran Perda),” terangnya.  Seperti biasa kegiatan difokuskan di kawasan Pasar Pusat Padang Panjang dan di depan Gegung M. Safei. 


Dalam pelaksanaan operasi ini, Polres dibantu anggota Koramil, Satpol PP Damkar, BPBD Kesbangpol, Dinas Kesehatan dan Dishub. 


Dikatakan,  penindakan melalui operasi Yustisi ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 khususnya di Kota Padang Panjang. 


Tim akan terus mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan yang telah dilerdakan.


Kusnadi berharap dengan adanya kegiatan operasi Yustisi, masyarakat lebih peduli terhadap peraturan yang dibuat pemerintah mengenai protokol kesehatan.


“Diharapkan masyarakat lebih peduli dengan imbauan dan peraturan yang dibuat pemerintah pusat, provinsi maupun kota, khususnya mengenai protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, mencuci Tantgan, memakai masker dan menjaga arak” jelasnya. (syam)