Tim Gabungan Tangkap Pemakai Narkoba di Kenagarian Taeh Baruh -->

IKLAN ATAS

Tim Gabungan Tangkap Pemakai Narkoba di Kenagarian Taeh Baruh

Selasa, 13 Juli 2021
.

Payakumbuh, fajarsumbar -- Tim Gagak Hitam Satresnarkoba Polres Payakumbuh dan Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota menangkap pasangan kekasih di sebuah rumah kosong di Jorong Kubu Gadang Nagari Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Senin 12 Juli 2021 sekitar 02.00 WIB. 


Dari penangkapan tersebut, Tim gabungan mendapati sejumlah paket ganja dan plastik yang diduga pembungkus Sabu-sabu serta uang hasil penjualan.


dari kedua anak manusia yang tengah mabuk asmara itu. Keduanya, AM (21) warga Taeh Baruah dan SC (20). Diduga AM dan teman wanitanya itu diduga telah berulang kali melakukan hubungan badan di rumah kosong yang tak jauh dari rumah orang tuanya itu. Sebab mereka leluasa melakukan apapun di rumah kosong itu.


” Iya, kita bersama Tim Opsnal Satresnarkoba Polres 50 Kota berhasil menangkap sepasang remaja di sebuah rumah kosong. Dari penangkapan tersebut juga kita amankan sejumlah paket Narkoba jenis ganja kering siap edar, plastik pembungkus sabu serta uang hasil penjualan.” sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Alex Prawira melalui Kasat Resnarkoba, IPTU. Desneri, Senin sore 12 Juli 2021.


Desneri juga menambahkan, meski sempat membawa SC ke Mapolres Payakumbuh di Kawasan Labuah Basilang untuk menjalani pemeriksaan, namun wanita yang masuk ke rumah kosong AM dengan cara sembunyi-sembunyi itu tidak ditahan karena ia tidak terlibat dalam kasus Narkoba tersebut.


Sementara SC, mengakui bahwa ia sejak Sabtu sore datang ke rumah kosong AM setelah dijemput dengan sepeda motor. Saat Polisi datang, ia mengaku tengah bermain game di Handphone milik AM.


Mendapatkan kabar ada warganya yang ditangkap polisi terkait kasus narkoba, Walinagari Taeh Baruh Hasrul Chaniago mengapresiasi kinerja petugas hukum. 


"Saya mengapresiasi petugas, semoga ini menjadi pembelajaran bagi warga lain. Namun, kami berharap kiranya kami diinfokan pasca penangkapan. Agar kami tidak merasa kehilangan. Untuk itu, mari  kita bersama menjaga keutuhan keluarga agar tidak melakukan tindakan melawan hukum, yang merusak nama baik diri dan keluarga serta kampung halaman,"ungkap Hasrul Chaniago. (*).