Komplotan Bajing Loncat Sudah 2 Tahun Beraksi di Kelok 44, Ini Otaknya -->

Komplotan Bajing Loncat Sudah 2 Tahun Beraksi di Kelok 44, Ini Otaknya

Rabu, 11 Agustus 2021

Tiga tersangka anggota komplotan bajing loncat yang kerap beraksi di Kelok


Agam -  Usai meringkus 3 anggota bajing loncat yang kerap beraksi di kawasan jalan Kelok 44, Kabupaten Agam, polisi mengungkap otak komplotan tersebut.


Kapolsek Matur Iptu Yance Masri mengatakan, komplotan bajing loncat tersebut diotaki oleh tersangka R (25) yang ternyata juga seorang resividis kasus pencurian.


Yance menjelaskan, Komplotan yang meresahkan pengendara terutama kendaraan yang mengangkut sayur dan hasil bumi ini telah beraksi sekitar 2 tahun belakangan.


“Sudah dua tahun beraksi. Mereka beraksi mulai pukul 02.00 WIB hingga 03.00 WIB,” kata Yance, Selasa (10/8/2021).


Ia menerangkan, para pelaku kerap beraksi di tikungan 20, 22 hingga 29 yang cukup tajam dan panjang, sehingga kendaraan harus pelan-pelan saat melintas.


“Momen itu dimanfaatkan para pelaku dengan memanjat kendaraan lalu mengambil muatan diantaranya cabe, kol dan lainnya,” sebut dia.


Sebelumnya diberitakan, polisi meringkus komplotan bajing loncat yang kerap beraksi di kawasan Kelok 44, Kabupaten Agam. Kawanan tersebut ditangkap setelah salah seorang pedagang yang membawa barang dagangannya dari Matur ke Maninjau melaporkan peristiwa yang dialaminya ke polisi.


Korban melaporkan kehilangan sejumlah barang bawaan berupa cabe, Jumat (6/8/2021). Saat itu terpal mobil pickup yang digunakan untuk penutup barang dagangan mengalami kerusakan saat melintas di kelok 44.


Atas laporan tersebut, jajaran Polsek Matur  langsung melakukan penyelidikan.  Hasilnya, petugas menemukan barang jarahan tersebut dijual kepada salah seorang tengkulak.


Berbekal informasi dari penadah, polisi melakukan pengejaran terhadap pelaku.


“Saat penangkapan, pelaku berusaha kabur menggunakan mobil pickup namun berhasil dihentikan,” kata Yance, Sabtu (7/8/2021).


Petugas kemudian menangkap pelaku masing-masing J (21), R (25) dan M (23).


Dari pengakuan pelaku, ada 5 anggota komplotan bajing loncat tersebut dengan peranan masing-masing.


“Komplotan ini kerap beraksi dini hari. Tiga pelaku telah diamankan di Mapolsek Matur, 2 pelaku lagi dalam pengejaran,” pungkasnya. (*)