Rektor Prof. Ganefri, Ph.D.; Menjadi Bangsa yang Besar Harus Memperkuat Persatuan dan Kesatuan. -->

Rektor Prof. Ganefri, Ph.D.; Menjadi Bangsa yang Besar Harus Memperkuat Persatuan dan Kesatuan.

Jumat, 06 Agustus 2021

 


Padang, FajarSumbar.Com - Kalau kita ingin menjadi bangsa yang kuat dan besar, harus memperkuat persatuan kesatuan bangsa dan negara serta harus pula memperkuat dan meningkatkan toleransi tanpa menonjolkan identitas kita masing-masing.


Hal tersebut, diungkapkan Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Prof. Ganefri, Ph.D, dalam sambutannya pada Subuh Mubarak UNP yang diselenggarakan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS).Jumat pagi,(06/08/2021).


Pada kegiatan Subuh Mubarakah yang digelar secara virtual itu, diikuti oleh pimpinan dan sivitas akademika UNP


Lebih jauh Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D. mengatakan, nilai-nilai toleransi harus diperkuat dengan belajar dari pendiri bangsa yang berpikir dalam kerangka persatuan dan kesatuan berbangsa seperti pendiri bangsa pada masa lalu yang banyak berasal dari Sumatera Barat.


Sementara itu, dalam ceramahnya, bertajuk "Toleransi dalam Kehidupan Berbangsa", Buya Dr. Anwar Abbas, M.M., M.Ag mengatakan. kita harus memahami bahwa Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 ternyata sesuai dengan Alquran dan Hadis.


"Dasar negara memiliki kaitan yang sangat kuat dengan agama-agama di Indonesia sehingga aktivitas kehidupan berbangsa dan bernegara haruslah untuk kemaslahatan masyarakat," tambah Buya Dr. Anwar Abbas, M.M., M.Ag.


Dikatakan, dalam kehidupan berbangsa yang plural ini, janganlah terjadi saling mencela, tetapi tingkatkanlah persatuan dan kesatuan antara sesama.


Menurut Buya Dr. Anwar Abbas, M.M., M.Ag.

toleransi sangat perlu, maka persatuan dan kesatuan sangat penting dan perlu untuk memajukan suatu bangsa.


Lagi, negara-negara maju dan besar pada saat ini ternyata sangat ditentukan oleh persatuan dan kesatuan dalam bangsa itu, imbuh Wakil Ketua Umum MUI itu.


Untuk itu kita perlu mengembangkan sikap toleransi untuk memajukan bangsa ini yakni toleransi interen umat beragama, toleransi antara umat beragama, dan toleransi umat beragama dengan pemerintah. (Rel/Unp).RDz.