Santri Huffazh Juara Umum Panahan Berkuda di Ankara Turki 2021 -->

IKLAN ATAS

Santri Huffazh Juara Umum Panahan Berkuda di Ankara Turki 2021

Jumat, 27 Agustus 2021
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah sambut atlit panahan berkuda 


Payakumbuh, fajarsumbar.com --- Kabar gembira pelatih sekaligus Pengurus Perkumpulan Panahan Berkuda Indonesia (KPBI), Edi Kusmana bahwa “Sumbar Masih Tetap melahirkan Orang-Orang Hebat di Kancah Internasional” 


Terbukti, 3 orang atlit panahan berkuda Sumbar yang tergabung dalam Tim Indonesia berhasil meraih juara umum dalam "International Horseback Archery Circular Track Championship 2021" yang berlangsung di Ankara, Turki, 13-15 Agustus 2021.


"Prestasi membanggakan ini juga menjadi kado manis bagi Tanah Air yang tengah merayakan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia. Putra Minangkabau asal Lima Puluh Kota Najib Hardika bersama rekan-rekannya berhasil mengharumkan nama Indonesia dan Sumatera Barat dengan menjuarai panahan berkuda tingkat internasional di Turki,"terang Edhie Koesmana, Jumat (27/08/2021) pagi.


Mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, Kamis (26/08/2021), Tim panahan asal Sumatera Barat tersebut disambut bangga Gubernur Mahyeldi Ansharullah yang hadir bersama pimpinan OPD terkait. 


"Ini adalah salah satu bukti bahwa generasi muda Minangkabau memiliki potensi untuk bisa meraih prestasi di tingkat internasional," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menjemput kedatangan Najib di Bandara Internasional Minangkabau.


Gubernur mengatakan sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh Najib karena olahraga panahan sambil berkuda adalah salah satu cabang olahraga yang sulit dan jarang digeluti. Olahraga itu sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad yang menyuruh generasi muda untuk belajar olahraga berkuda memanah dan berenang.


Ia meminta OPD terkait untuk memberikan apresiasi kepada Najib yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat internasional tersebut. Gubernur mendukung pengembangan cabang olahraga tersebut di Sumbar agar generasi muda semakin tangkas dan memiliki semangat juang sehingga bisa mengembangkan potensi diri.


Ia juga akan mempertimbangkan harapan dari para atlet panahan berkuda Sumbar bisa menjadi tuan rumah bagi kejuaraan tingkat internasional pada 2022. 


"Kita siap untuk menjadi tuan rumah untuk kejuaraan cabang olahraga ini," pungkasnya didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar.


Turut hadir mendampingi Kadispora Sumatera Barat Dedy Diantolani, Kabid Dispora Bapak Fuad Kapau, Ustadz Rais Sultan,  Edhie Koesmana, pembina pemanah berkuda dan pendamping.


Sementara itu atlet panahan berkuda Najib mengatakan secara cara postur tubuh atlet asal Indonesia sulit bersaing. Namun dengan kegigihan dan perjuangan bisa mengalahkan rival dari berbagai negara hingga bisa meraih juara umum tingkat internasional.


Pembina panahan berkuda, Edhi Koesmana mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi yang bersedia menyambut Kedatangan Tim Atlit Panahan Berkuda Internasional.


Kepada fajarsumbar.com, Edhie Koesmana menerangkan International Horseback Archery Circular Track Championship 2021 diikuti 37 peserta dari 10 klub panahan berkuda asal Turki, Denmark, dan Indonesia. Mempertandingkan tiga pranata trek untuk kategori putra dan putri, yaitu Cember Parkuru (trek lingkaran), Turan Parkuru (trek dengan target jarak jauh), dan Sur Parkuru (trek benteng).


Dari ketiga kategori itu, Indonesia yang diwakili Perkumpulan Panahan Berkuda Indonesia (KPBI) menyabet juara sektor putra dan putri.


Berikut peringkat Juara 

a.  Putra:

Juara I: Najib Hardika (Indonesia) dengan total point 257 dari Payakumbuh Prov Sumbar

Juara II: Kharisma Zaky (Indonesia) dengan total point 255 dari Pariaman Prov Sumbar

Juara III: Bunyamin Basal (Denmark) dengan total point 247


b. Putri

Juara I: Arum Nazlus Shobah (Indonesia) dengan total point 176 dari pariaman Prov sumbar 

Juara II: Ayse Sude Nemli (denmark) dengan total point 128

Juara III: Feyza Alptekin (Turki) dengan total point 60


"Dengan demikian Tim Indonesia berhasil keluar sebagai juara umum mengalahkan juara bertahan tahun lalu yang diraih Tim Denmark,"terang Edhie. 


"Semoga Giat Panahan Berkuda menjadi Wahana Diplomasi Budaya Dunia. Dan ini menjadi bukti bahwa sampai saat ini Sumbar masih memiliki melahirkan orang-orang hebat berprestasi dan berpengaruh dikancah internasional dizamannya,"ulas Edhie. 


"Dan kami mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Pusat KPBI di Jakarta, Kadispora Sumbar, T Fuaddi Kadispora Sumbar, Ust Thamrin Cleveland, Ust Rais Sultan, Protokoler Kerumahtanggan Gubernur Sumatera Barat. Dan seluruh Pak yang ikut mendukung kegiatan ini,"pungkas Edhie Koesmana. (Ul)