Ini Area di Indonesia Miliki Akses Jaringan 5G -->

Ini Area di Indonesia Miliki Akses Jaringan 5G

Selasa, 21 September 2021

ilustrasi


Jakarta - Sejumlah operator seluler meluncurkan teknologi jaringan 5G di beberapa kota di Indonesia. Meskipun wilayah cakupannya belum luas, hal ini menjadi sebuah langkah besar untuk dunia telekomunikasi di Indonesia.


Perusahaan plat merah Telkomsel menjadi yang pertama menyajikan layanan 5G di Indonesia, dan mulai memberikan layanan 5G bagi pelanggannya sejak 27 Mei 2021.


Tak lama setelah peluncuran 5G dari Telkomsel, Indosat Ooredoo mulai menyajikan layanannya di bulan berikutnya. Terhitung sejak 7 Juni 2021, Indosat Ooredoo resmi memberikan layanan 5G bagi pelanggannya.


Pada 6 Agustus 2021, XL Axiata secara resmi ikut ambil bagian dalam penyediaan layanan 5G di Indonesia, dan menjadi operator seluler ketiga yang menyediakan layanan 5G ini.


Ketiga operator seluler tersebut terus mengembangkan jangkauan jaringannya. Meskipun saat ini wilayah cakupannya belum terlalu luas dan cukup terbatas, teknologi 5G terus berkembang bersamaan dengan semakin gencarnya produsen ponsel dalam merilis ponsel dengan teknologi 5G.


Layanan 5G Telkomsel beroperasi di frekuensi n40 atau pada pita gelombang 2300MHz, dan baru bisa di nikmati di beberapa wilayah kota besar dengan jangkauan area yang masih sangat terbatas.


Dalam situs resminya Telkomsel memberikan informasi cakupan wilayah yang sudah bisa mendapatkan layanan 5G.


Di wilayah Jabodetabek, layanan 5G dari Telkomsel bisa dinikmati di kawasan perumahan di Alam Sutera, Bumi Serpong Damai, Kelapa Gading, Pantai Indah Kapuk, Pondok Indah, dan Widya Chandra.


Selain di wilayah tersebut, layanan 5G dari Telkomsel bisa juga dinikmati dengan sistem Hotspot. Area-area yang sudah mendukung 5G Hotspot di antaranya beberapa gerai GraPARI di Medan, Batam, Solo, Surabaya, Balikpapan, dan Makassar. Khusus untuk Kota Bandung, layanan 5G Hostpot Telkomsel bisa dinikmati area di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Telkom (Tel-U) sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.


Indosat Ooredoo sebagai penyedia layanan 5G yang kedua memiliki cakupan wilayah yang lebih sempit. Layanan 5G dari operator seluler ini dapat digunakan hanya di lima kota saja.


Seperti Telkomsel, pengguna layanan 5G dari Indosat pun hanya bisa mendapatkan layanan dalam area terbatas seperti area sekitar Monumen Nasional (Monas) di Jakarta, area Genteng di Surabaya, area Gunung Bahagia di Balikpapan, dan Area Pettarani di Makassar. Khusus untuk wilayah Kota Surakarta, layanan 5G bisa dinikmati di seluruh area dalam kota.


XL Axiata memiliki pendekatan sedikit berbeda dari dua kompetitornya dalam layanan 5G. XL Axiata menggunakan fitur Dynamic Spectrum Sharing(DDS) yang memungkinkan penggunaan teknologi 4G LTE dan 5G pada pita gelombang yang sama.


Dilansir dari situs resminya, XL Axiata menggunakan fitur DDS menjadikan pengalaman 5G pada pengguna XL Axiata agak berbeda dengan operator seluler yang menggunakan spektrum khusus untuk layanan 5G-nya.


Layanan 5G dari XL Axiata bisa dinikmati oleh pelanggannya yang berada di area jalan Margonda di Depok, area Gedung Sate di Bandung, serta beberapa titik XL Center seperti XL Axiata Tower di Jakarta, XL Center Martadinata di Bandung, XL Center Yogyakarta, dan XL Center Pemuda di Surabaya.


XL Axiata juga baru bisa dinikmati dengan ponsel yang terbatas. Xiaomi Poco M3 Pro 5G, Xiaomi Redmi Note 10 5G, dan Oppo Reno 5 5G menjadi gawai yang bisa digunakan untuk menikmati layanan 5G dari XL Axiata. (*)