Masuk PPKM Level 2, Kasus Covid-19 di Agam Mulai Membaik -->

Masuk PPKM Level 2, Kasus Covid-19 di Agam Mulai Membaik

Selasa, 21 September 2021

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Agam,r. Hendri Rusdian


Lubuk Basung, fajarsumbar.com - Kasus Covid-19  Kabupaten Agam terus melandai, dengan kondisi tersebut, Kabupaten Agam bersama 13 Kabupaten/kota di Sumatera Barat masuk ke dalam daftar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Agam, Hendri Rusdian mengatakan, kabar gembira itu sesuai surat intruksi Mentri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 44 Tahun 2021, terhitung mulai tanggal 21 September 2021, kondisi Agam dan 13 kabupaten-kota lainnya di Sumbar mulai membaik dan masuk PPKM level 2," ujarnya.


Dalam Inmendagri itu dijelaskan, Untuk daerah PPKM level 2, pemerintah pusat mengizinkan sekolah dan perguruan tinggi di wilayah PPKM level 2 untuk menggelar pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, dan sesuai dengan pengaturan teknis dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.


Untuk pelaksanaan kegiatan perkantoran atau tempat kerja, untuk wilayah yang berada dalam Zona Hijau dan Zona Kuning, pembatasan dilakukan dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 50 persen dan WFO sebesar 50 persen. 


Untuk wilayah yang berada dalam Zona Oranye dan Zona Merah, pembatasan dilakukan dengan menerapkan WFH sebesar 75 persen dan WFO sebesar 25 persen," lanjutnya.


Selain itu, sejumlah tempat usaha, seperti mall, restoran, kafe, hingga rumah makan, dibolehkan buka untuk menerima pengunjung hingga pukul 21.00 WIB. Tempat usaha juga dibolehkan menerima pengunjung dengan jumlah 50 persen dari kapasitas ruangan dan adanya penerapan protokol kesehatan yang ketat.


" Untuk acara resepsi nikahan atau acara hajatan, boleh digelar di wilayah PPKM level 2 dengan aturan hanya dihadiri peserta maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan, dan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, dan tidak ada hidangan makanan ditempat," lanjutnya.


Meski kondisi Agam mulai membaik, Kadinkes herharap masyarakat tidak lengah dan tetap mamatuhi protokol kesehatan. "Kami  juga mengajak masyarakat untuk mengikuti vaksinasi yang. Ini sebagai bentuk upaya pencegahan dengan memperkuat daya tahan tubuh," imbaunya. (Yanto)