Menkeu Sri Mulyani Tunggu Usul Anggaran Pemilu 2024 -->

IKLAN ATAS

Menkeu Sri Mulyani Tunggu Usul Anggaran Pemilu 2024

Jumat, 03 September 2021
Menteri Keuangan Sri Mulyani


Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menunggu usulan anggaran penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang rangkaiannya mulai dipersiapkan sejak 2022-2023. Usulan itu biasanya akan datang dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).


"Kami akan lihat, tapi kami aware dengan siklusnya. Jadi nanti kita lihat di 2022, nanti biasanya KPU sampaikan ke kami, meski belum dianggarkan. Begitu juga dari Bawaslu," ucap Ani, sapaan akrabnya saat rapat bersama Komisi XI DPR, Kamis (2/9/2021).


Kendati begitu, bendahara negara memastikan kementeriannya pasti akan menyiapkan anggaran Pemilu 2024 sesuai dengan permintaan dari sejumlah kementerian/lembaga. Hal ini biasanya diteruskan dalam bentuk instruksi penganggaran dalam sidang kabinet pada tahun sebelumnya.


Selain itu, ia memastikan anggaran untuk pesta demokrasi masyarakat akan tersedia. Sebab, pemerintah setidaknya bisa mengambil dana dari pos cadangan Bendahara Umum Negara (BUN).


"Kita akan lihat dari BUN juga, ini memang untuk antisipasi hal-hal seperti itu," imbuhnya.


Sebelumnya, Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Golkar Puteri Anetta Komarudin meminta kejelasan dari Sri Mulyani mengenai anggaran Pemilu 2024. Mulai dari anggaran untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) yang diselenggarakan pada Februari 2024 hingga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada November 2024.


"Karena kita akan memulai sejak 20 bulan sebelum Pemilu itu dilaksanakan. Jadi apakah anggaran Pemilu 2024 sudah disiapkan? Apakah sudah ada anggaran Pemilu untuk tahapan di 2022? Mohon disampaikan kepada kami terkait persiapannya," ucap Puteri saat rapat bersama sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.


Sementara Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sudah mengajukan anggaran pendukung Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 senilai Rp1,9 triliun di RAPBN 2022. Pengajuan itu sudah disampaikan ke Komisi II DPR untuk meminta dukungan penyediaan dan penggunaan anggaran dari total pagu Kemendagri 2022.


Tito mengatakan pagu anggaran pendukung Pemilu 2024 pada tahun anggaran 2022 sudah dikoordinasikan dengan KPU, Bawaslu, dan lembaga terkait lainnya. (*)