Pembinaan Kesadaran Bela Negara pada Kehidupan Berbangsa -->

IKLAN ATAS

Pembinaan Kesadaran Bela Negara pada Kehidupan Berbangsa

Sabtu, 11 September 2021

 

Seminar.


Padang, FajarSumbar.Com - Kesadaran berbangsa dan bernegara merupakan sikap dan tingkah laku yang harus sesuai dengan kepribadian bangsa. Hal ini selalu mengkaitkan dirinya dengan cita-cita dan tujuan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.


Berdasarkan hal ini, maka Politeknik ATI Padang menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2021/2022, dengan tema Pembinaan Kesadaran Bela Negara Di Kehidupan Berbangsa.


Kegiatan PKKMB  yang dilaksanakan dari, 30 Agustus hingga 10 September 2021, berlangsung dari pukul 14.00 sampai dengan  pukul 16.00 Wib .


Dalam sambutanya Pudir III Politeknik ATI Padang Dr. Lisa Nesti, M.Si mengatakan, kegiatan PKKMB ini, diharapkan dapat dijadikan segagai titik tolak pembinanan idealisme, penguatan rasa cinta tanah air dan kepedulian terhadap lingkungan, dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter, religius, nasionalis, mandiri dan gotong royong. 


Sementara itu, Koords BCLS Kemhan Prov. Sumatera Barat, Kol. Inf. Choirul Mustofa S.Sos., M Si, selaku nara sumber dengan topik pemaparanya, “Implementasi Nilai Bela Negara dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”.


Dalam pelaksanaanya, narasumber dari Koords BCLS Kemhan Prov. Sumatera Barat, Kol. Inf. Choirul Mustofa S.Sos., M Si. memberikan pemaparan dengan tema

"Implementasi Nilai Bela Negara dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”.


Dalam paparanya Kol. Inf. Choirul Mustofa S.Sos., M Si mengatakan, bangsa yang hebat adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah, dari sejarah lah berdirinya bangsa Indonesia yang penuh dengan tumpah darah para pahlawan yang mempertahankan negara.


Disini lah kita belajar untuk sadar dan memahami makna dari bagaimana cara mempertahankan dan terus memupuk cinta tanah air sebagai wujud dari bangsa indonesia.


Selain itu, Kol. Inf. Choirul Mustofa S.Sos., M Si, juga berbicara tentang informasi perkembangan isu strategis di Indonesia baik itu dari keamanan strategis regional dan pertaruangn geopolitik, separarisme terorisme dan radikalisme, ancaman kemanan transnasional sampai dengan bencana alam dan non alam seperti pandemi covid-19 ini. 


Di akhir kegiatan narasumber memberikan saran kepada peserta agar memahami 4 konsep sus dasar yaitu Pancasila, Undang-Undang 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang menyatukan negara Kesatuan Indonesia. “Banyak sekali hal-hal bermanfaat sehingga peserta dengan antusias bertanya dan senang dengan jawaban yg diberikan dari pemaparan beliau yang dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air Negara Indonesia” tutup Indah Arisaq sebagai Moderator.( RDz ).