Covid-19 Terus Melandai, Prokes Jangan Abai Ya... -->

Covid-19 Terus Melandai, Prokes Jangan Abai Ya...

Senin, 25 Oktober 2021

Petugas gabungan melakukan operasi yustisi di Jati Kota Padang. (dok.merdeka.com)


Padang, fajarsumbar.com - Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terus menunjukkan tren positif. Dari 104 kelurahan, 98 di antaranya sudah memasuki zona hijau. Artinya tidak ada lagi warga itu terjangkit virus mematikan tersebut.


"Alhamdulillah ya Allah... kasus Covid-19 di Sumbar, khususnya di Kota Padang terus menunjukkan tren positif. Semoga ini pertanda baik," ujar Yanti salah seorang ibu rumah tangga di Padang, Senin (25/10/2021).


Ungkap ibu rumah tangga tersebut seakan-akan memberi harapan baru kepada seluruh warga, khususnya di Kota Padang. Sejak pandemi Covid-19 berbagai sektor terhambat. Jika hal itu terus-terus berlangsung, tidak tertutup kemungkinan hal lebih buruk bisa terjadi.


Kenapa tidak, semua akses terhambat, ekonomi tersendat, anak sekolah terpaksa dilaksanakan belajar daring, otomatis penyerapan pelajaran kurang maksimal oleh anak saat belajar tatap muka. "Kita berharap ya Bapak, semoga ini Covid-19 ini terus berlalu, meski corona telah melanda, tapi kita jangan abai prokes, pakai masker, jaga jarak, hindari dulu kerumuman untuk memutus mata rantai virus mematikan ini," tambahnya.


Ia pun memuji pemerintah Sumbar, terutama di Pemerintah Kota Padang dalam menangani Covid-19 ini. Gubernur dan Walikota terus wanti-wanti dan mengerahkan pasukan penegak perdanya bersama kepolisian dan TNI menggalakkan operasi yustisi bagi mereka yang kurang patuh dan abai prokes. Hal itu salah satu faktor untuk menghambat lajunya penyebaran Covid-19.


Sebagaimana diketahui, 97 persen kasus Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) tercatat sudah sembuh. Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal, Senin (25/10/2021) malam merilis, angka kesembuhan telah mencapai 87.238 orang.


Jumlah tersebut 97,27 persen dari total 89.686 kasus sejak awal pandemi. Pada Kamis, menurut Jasman, tambahan sembuh adalah sebanyak 16 orang.


Sementara, dari 648 sampel swab yang diperiksa, tambahan kasus positif hanya 4 orang. Tambahan kasus positif pada Kamis ini menunjukkan, angka positivity rate sehari itu adalah 0,62 persen.


Sepekan terakhir, sebagaimana dirilis situs resmi Pemprov, angka positivity rate di Sumbar rata-rata sudah di bawah 1 persen. Pada Jumat 15 Oktober: 0,78 persen (10 positif dari 1.277 sampel swab), Sabtu 16 Oktober: 0,51 persen (8 positif dari 1.576 sampel swab), Minggu, 17 Oktober: 0,67 persen (12 positif dari 1.791 sampel swab) dan Selasa, 19 Oktober: 1,14 persen (17 positif dari 1.496 sampel swab). Selanjutnya, Rabu, 20 Oktober 2021: 0,57 persen (11 positif dari 1.925 sampel swab), Kamis, 21 Oktober 2021: 0,62 persen (4 positif dari 648 sampel swab).


Tambahan kasus positif yang lebih sedikit dibanding kasus sembuh, membuat kasus aktif terus menurun. Pada Kamis, tinggal 306 orang di Sumbar yang tercatat masih positif Covid-19. “Dirawat sebanyak 53 orang,” tulis Jasman.


Tidak ada tambahan kasus meninggal pada Kamis. Menurut Jasman, total kasus meninggal dunia di Sumbar sejak awal pandemi, adalah 2.142 orang (2,39 persen).


Sebanyak 4 kasus positif pada Kamis, berasal dari Kabupaten Tanah Datar 1 orang dan Kabupaten Solok Selatan 3 orang. Sedangkan 16 pasien sembuh, rinciannya: Kota Padang 2 orang, Padang Panjang 10 orang, Bukittinggi 2 orang dan Tanah Datar 2 orang.


Menurut catatan dari Dinas Kesehatan Kota Padang, kini terdapat 83 kelurahan yang bebas dari covid-19. Saat ini di kelurahan-kelurahan tersebut sudah tidak ada lagi kasus konfirmasi covid-19.


"Alhamdulillah ya Allah, semoga Kota Padang, Sumbar dan Indonesia umumnya, tidak ada lagi Covid-19, agar semua aktivitas di luar rumah bisa lancar sedia kalanya, kemana kita pergi tidak ada lagi halangan. Kita harus optimis semuanya pasti berlalu," tambah Hanifa Azwa.


Ini adalah ujian yang diberikan oleh Allah SWT, semoga umatnya senantiasa mengingat Sang Khalid. Dua tahun lebih Covid-19 mengguncang dunia, kini secara perlahan-lahan sudah mulai mereda. Angka kesembuhan terus menanjak naik, sementara angka positif selalu menurun. Meski Covid-19 Melandai, Prokes Jangan Abai Ya... (andri besman)