Pemko Payakumbuh Kejar Herd Imunity, Gebyar Vaksinasi Sapu Jagad dan Jemput Bola Dioptimalkan -->

IKLAN ATAS

Pemko Payakumbuh Kejar Herd Imunity, Gebyar Vaksinasi Sapu Jagad dan Jemput Bola Dioptimalkan

Kamis, 14 Oktober 2021

Walikota Payakumbuh, Riza Falepi didampingi Kadiknas semangati peserta vaksinasi


Payakumbuh, Fajarsumbar.com - Walikota Payakumbuh, selaku Keta satgas penanganan covid-19 menargetkan di akhir bulan Oktober 2021 capaian vaksinasi di Payakumbuh sudah di angka 70% lebih. Disamping penegasan terhadap jajaran  perangkat daerah, untuk mencapai ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait. Melakukan pertemuan tak peduli siang dan malam, Walikota Payakumbuh Riza Falepi meminta agar setiap OPD lebih gencar lagi mengajak masyarakat untuk divaksin. Ini semua demi mencegah penyebaran virus covid-19.


Guna mendongkrak tunggakan vaksinasi, serta percepatan vaksinasi, Walikota Payakumbuh Riza Falepi memilih pindah kantor ke Dinas Kesehatan. Dalam rapat di tingkat OPD, Camat dan Lurah serta dengan tokoh masyarakat, Walikota Riza Falepi  meminta agar semua pihak terlibat dalam menyukseskan pelaksanaan vaksinasi.


Dirinya meminta seluruh OPD agar setiap ASN dan THL nya untuk membawa/mengajak satu orang yang belum vaksin covid-19 setiap harinya. Selain itu, Walikota minta agar mendata setiap warga yang belum divaksin, kemudian ditindak lanjuti dengan mengundang warga tersebut untuk segera datang ke gerai vaksinasi yang telah disediakan oleh pemerintah. Dalam mensukseskan program vaksinasi Sapujagat yang sebelumnya telah berjalan, Walikota melalui Dinas Kesehatan akan menyediakan pelayanan vaksinasi secara mobile. Walikota berharap, untuk dunia pendidikan di Kota Payakumbuh, seluruh tenaga pendidik dan kependidikan mesti sudah mengikuti vaksinasi 100 persen. Dan untuk pelajar, minimal 70 persen. Untuk itulah, Dinas Pendidikan da Kementerian Agama Kota Payakumbuh berupaya keras mengejar target tersebut. Vaksinasi tersebut dipantau langsung Kapolres Kota Payakumbuh melalui WA Grup yang sengaja dibuat Kabag OPS Polres Payakumbuh. Setiap harinya, Kapolres melalui Kabag OPS memantau percepatan vaksinasi di sekolah/madrasah dibawah wilayah kerja Polres Payakumbuh.


Guna menggenjot capaian Herd Imunity, Pemko Payakumbuh laksanakan vaksinasi sapu jagad serentak se kota Payakumbuh dengan jadwal yang sudah ditetapkan. Proses vaksinasi di dunia pendidikan juga dipantau dengan kunjungan langsung ke lapangan oleh Walikoya Payakumbuh didampingi pimpinan OPD terkait.


Walikota Riza Falepi  beri pemahaman kepada orang tua siswa SMKN 2 dan SMKN 4 Payakumbuh, bahwa vaksin itu aman

Terlihat pada Selasa (12/10), Wali Kota Payakumbuh beri pemahaman kepada orang tua wali murid bahwa vaksin itu aman di dua lokasi berbeda, yaitu SMK Negeri 2 Payakumbuh dan SMK Negeri 4 Payakumbuh. Kala itu, Wako Riza Falepi menjelaskan kepada para wali murid, saat sekarang ini vaksin itu sangat diperlukan untuk membentuk anti body. Selain itu untuk memasuki dunia kerja salah satu syaratnya itu harus divaksin. Bahkan untuk pergi ke luar negeri pun harus divaksin dulu.


Riza Falepi yang merupakan orang pertama kali divaksin di Payakumbuh, menegaskan bahwa dirinya selaku kepala daerah tidak ingin ada masyarakat Payakumbuh yang meninggal karena Covid-19. Diterangkannya, vaksinasi memiliki banyak manfaat selain untuk melindungi diri sendiri, keluarga dan orang sekitar juga akan membentuk herd immunity yang bisa melindungi masyarakat yang tidak bisa menerima vaksin (komorbid-red).


Diikuti 400 Orang, Wali Kota Riza Falepi Apresiasi Insan Pendidikan Sukseskan Vaksinasi

Pada Rabu (13/10), Wali Kota Riza Falepi mengaku bahagia dan bangga menyaksikan semangat insan pendidikan yang ikut vaksinasi di halaman kantor 4 opd di Kawasan Padang Kaduduak, Tigo Koto Diate. Wako Riza yang didampingi oleh Asisten I Dafrul Pasi dan Kepala Dinas Pendidikan DR. Dasril beserta perangkat kelurahan, menyampaikan apresiasi kepada dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, orang tua, dan siswa sekolah atas semangat mereka menyukseskan vaksinasi sapu jagad ini.


Wako Riza yang didampingi oleh Asisten I Dafrul Pasi dan Kepala Dinas Pendidikan DR. Dasril tinjau langsung pelaksanaan vaksinasi sapu jagat jajaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Luar biasa antusiasnya, jumlahnya mencapai 400 orang, Walikota berharap semangat seperti ini bisa kita jaga. Kesempatan tersebut, Wali kota dua periode itu juga berinteraksi dengan anak-anak sekolah dan wali murid yang sudah divaksin. Tak lupa Riza Falepi, sosialisasikan agar warga tidak percaya kabar hoax yang disebar pihak tak berkompeten yang menyebutkan vaksin berbahaya.


"Buktinya tidak apa-apa kan? Aman-aman saja. Kepala dinas yang lain agar mereka menyukseskan vaksinasi sapu jagad dengan peserta vaksinasi sesuai dengan kelompok masyarakat yang ada didomain mereka,”Pesan Riza Falepi.

 

Diakui Riza, pandemi Covid-19 berdampak pada proses belajar mengajar, belajar daring diberlakukan sejak setahun yang lalu. Dengan vaksinasi ini kita menambah good immunity, hingga mencapai herd immunity, nanti bisa sekolah tatap muka. Karena Untuk bisa belajar tatap muka, siswa harus tervaksin sebanyak 70 persen, dan guru 100 persen. Kecuali orang-orang yang komorbid dan ada isu kesehatan sehingga tidak diperbolehkan divaksin. Kita bersama-sama jajaran kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua sepakat ingin mengembalikan lagi mutu pendidikan kita," Kata Riza Falepi diamini Kepala Dinas Pendidikan, DR. Dasril.

 

Kepada Walikota Payakumbuh, Kepala Dinas Pendidikan, Dasril melaporkan Ada siswa sekolah SD dan SMP berusia 12 tahun keatas, guru, orang tua siswa, serta masyarakat yang mengikuti vaksinasi ini. Dari data di dinas pendidikan, tercatat sudah ada 400 peserta yang mendaftar.

 

Semulanya, targetnya hanya 150 orang, kemudian peminat naik sampai 400 orang setelah di data. Lalu dirinya berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk menyiapkan vaksinator guna menjawab tingginya animo peserta vaksinasi.

 

"Vaksinator juga ditambah, disiapkan 4 tim, masing-masing tim terdiri dari 8 orang, yang jelas kita menjawab semangat ini dengan baik," kata Dasril didampingi Sekretaris Joni dan Kabid Dikdas Fiqih Rahmat.

 

Dijelaskannya, dengan jumlah peserta vaksinasi yang ditingkatkan, ini semua upaya untuk meningkatkan mutu pembelajaran dengan segera sekolah tatap muka. Mutu pendidikan sangat sulit diperbaiki dan dicapai hanya dengan belajar daring karena dengan belajar daring hanya proses pembelajaran yang dapat berlansung sedangkan proses pendidikan sangat sulit terlaksana dan bahkan tidak terlaksana dengan baik dalam pembelajaran daring, maka disinilah perlunya pembelajaran tatap muka untuk manumbuhkan sikap, perilaku dan karakter siswa.


Pelaksanaan vaksinasi di jajaran Dinas Pendidikan

Diterangkannya Dasril, dari data saat ini, sekitar 25 persen siswa sekolah usia di atas 12 tahun telah divaksin, dan 92 persen dari guru dan tenaga kependidikan. Vaksinasi sekarang tidak lagi menjadi paksaan, namun sudah menjadi kebutuhan terkhusus bagi siswa-siswi dan masyarakat kota Payakumbuh.

 

Adalah Riza, salah satu di SDN 46 Payakumbuh menyebut bahwa dirinyua sangat menyetujui vaksinasi massal ini. Apalagi anak-anak sangat bersemangat kalau vaksinasinya ramai-ramai.


Hal senada juga diungkap Rina, wali murid SDN 07 Payakumbuh. Dirinya mengaku sudah jenuh setelah setahun lebih mendampingi anaknya belajar daring pasca wabah Covid-19, melanda. Dia sangat mengapresiasi adanya kebijakan Pemko Payakumbuh atas vaksinansi ini. Karena sangat merasa kualahan untuk membagi waktu dalam mengajar anak-anak saat waktu daring. Dengan vaksin dapat melakukan sekolah tatap muka.

 

"Kalau sekolah daring saya tidak bisa fokus hanya untuk mengawasi anak untuk belajar karena saya juga memiliki pekerjaan yang lain, jadi kadang terbengkalai. Saya sangat berharap supaya bisa sekolah tatap muka seperti biasanya," ungkap Rina.

 

Dari sisi Nabila dan Nurul, siswa SDN 07 Payakumbuh, mereka sangat antusias dengan adanya vaksinasi ini, mereka berharap jika sudah vaksin sekolah tatap muka cepat kembali terlaksana dan mereka bisa belajar, bergaul, dan bermain lagi bersama teman-teman mereka di sekolah.

 

"Tidak ada unsur paksaan, kami vaksin atas kemauan dan kesadaran diri dan orang tua mendukung dan memberi izin untuk ikut vaksin," kata Nabila.


Wawako Erwin Yunaz pantau pelaksanaan Gebyar vaksinasi

Pelaku IKM Semangat Ikut Gebyar Vaksinasi di Dinasas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh

Pelaksanaan vaksinasi Sapu Jagad di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh di Jalan Puti Elok Padang Kaduduak, Rabu (13/10) tampak dipantau juga Wakil Walikota Payakumbuh. Gebyar Vaksinasi Sapu Jagat diikuti 60 orang yang tergabung dalam kelompok perwakilan industri kecil menengah (IKM), perwakilan dari kelompok pekerja, serta perwakilan dari organisasi paskibra se Kota Payakumbuh, tersebut berjalan dengan lancar. Sebanyak 5 orang peserta bisa mengikuti vaksinasi.

  

Adapun jumlah orang yang ikut vaksin hari ini secara keseluruhan adalah sebanyak 60 orang, namun setelah menjalani proses pemeriksaan kesehatan sebelum divaksin.


Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz optimis percepatan vaksinasi di Kota Payakumbuh akan berjalan sesuai dengan target yang dicapai, dan secepatnya Kota Payakumbuh bisa mencapai herd immunity.

 

"Semoga dengan meningkatnya angka partisipan, semakin cepat pula kita mencapai angka 70 persen warga divaksin," kata Erwin Yunaz didampingi Kadisnakerin, Yunida Fatwa.

 

Dilaporkan Yunida Fatwa, sesuai instruksi Wali Kota Riza Falepi, kita harus bisa mengajak lebih banyak lagi orang divaksin, kasus Covid-19 sudah melandai, kita tingkatkan imunitas masyarakat terhadap Covid-19 ini dengan vaksin,” pungkas Yunida didampingi Sekdis Usfa Riyanti selaku koordinator tim pelaksana kegiatan.

 

Gebyar Vaksinasi di Dinas Pemuda dan Olahraga diikuti 22 orang

Sebelumnya, pada Selasa (12/10) instruksi walikota Payakumbuh untuk percepatan vaksinasi ditindaklanjuti Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Desmon Korina dan jajarannya. Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh langsung tancap gas melakukan vaksinasi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh. Sasaran vaksinasi adalah masyarakat yang ada keterkaitannya secara kedinasan, seperti para pedagang di area Pariwisata, anggota sanggar, karyawan restauran/cafe serta siswa dan mahasiswa yang magang / PKL pada Disparpora sendiri.

 

"Program vaksinasi ini merupakan upaya Pemerintah Kota Payakumbuh dalam memperluas jangkauan (vaksin) serta mempercepat tercapainya herd immunity. Pelaksanaan vaksinasi yang terus dilakukan ini, dengan harapan selama bulan Oktober jumlah masyarakat Kota Payakumbuh sudah tervaksin 75 persen sesuai dengan Program Pemerintah Kota Payakumbuh," kata Desmon Corina didampingi Sekdis Doni Saputra.

 

Doni Saputra menyebut pada gelombang pertama yang dibuka pendaftarannya dari pukul 14.00 WIB - 15.30 WIB sudah ada mendaftar sebanyak 22 orang. Dari 22 orang itu dinyatakan dapat divaksin 20 orang, sementara 2 orang ditunda karena kondisi kesehatannya. Doni menghimbau dan mengajak warga yang berada disekitar Kantor Disparpora yakni Kelurahan Pakan Sinayan dan Kelurahan Balai Panjang juga dapat bergabung.

Pordasi Kota Payakumbuh ikut Sukseskan Gebyar Vaksinasi

Guna mendukung program nasional, Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) kota Payakumbuh menjalani vaksinasi yang dipusatkan di Tribun Gelanggang Kubu Gadang Selasa, (12/10) pagi. Vaksinasi ini menurut Ketua Harian Pordasi Kota Payakumbuh, Faullo Rosie adalah bentuk dukungan kepada pemerintah dalam upaya pengendalian penyebaran virus Corona di Kota Payakumbuh dengan moto "Bersama Kita Putus Mata Rantai Penyebaran Virus Covid-19.

 

"Kegiatan vaksinasi ini adalah bentuk dukungan kita sebagai pelaku dan wadah olahraga berkuda kepada pemerintah dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 dan membangun herd immunity dengan menyasar kalangan pemilik kuda, peternak, joki, pelatih hingga masyarakat pemerhati kuda di wilayah Kota Payakumbuh," terang Rosie.

 

Rosie menjelaskan kegiatan yang di mulai sejak pukul 08:00 waktu setempat hingga pukul 14:00 siang ini awalnya menargetkan enam puluh peserta vaksinasi namun pada akhir acara hampir mencapai di angka seratus peserta.

 

Sementara itu, Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira melalui Kasat Intelkam Polres Payakumbuh AKP Luhur Fachri Utomo dan Paurkes IPTU Arsadi menyampaikan bahwa kegiatan sinergitas ini dalam rangka upaya Polres Payakumbuh mempercepat akselerasi pelaksanaan vaksinasi terhadap warga masyarakat Kota Payakumbuh.

Pelaksanaan Gebyar vaksinasi di kelurahan Kotokociak Kubu Tapakrajo

Vaksinasi door to door dan jemput bola

Untuk menggenjot ketercapaian angka penerima vaksinasi, Gebyar Vaksinasi juga tampak digemborkan di tingkat kelurahan. Sebagaimana tampak dilakukan Ade Vionora selaku Lurah Koto kociak Kubu Tapakrajo, Rabu (13/10) siang. Tiada pernah menyerah, dirinya hadir menemui warga untuk ikut vaksin.


“Siang ini kami bersama tim PPKM kelurahan melakukan sosialisasi ke rumah warga yang ada di Kelurahan Kotokociak Kubu Tapakrajo untuk mengajak warga supaya bisa ikut vaksinasi. Semoga warga kita selalu sehat dan covid segera berakhir,”terang Ade Vionora di akun FB miliknya.

 

Sebelumnya pada Selasa (12/10/2021) malam, telah dilaksanakan vaksinasi Sapu Jagat Kelurahan Koto Kociak Kubu TapakRajo. Percepatan vaksin di kelurahan ini dilaksanakan, pada Selasa sore, berlokasi di Wiratama Biliard Simpang Benteng Payakumbuh. Kegiatan ini dihadiri langsung Camat Payakumbuh Utara, Johny Parlin, yang hadir bersama Sekcam Rudi Arnel, Danramil Kota Payakumbuh, Herman, Perangkat kelurahan, Bhabinmas dan Bhabinsa serta LPM, RW,RT,Palanta di Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo. Kala itu sebanyak 44 warga ikuti vaksinasi.(ul)

#lipsushumaskominfopayakumbuh