Bupati Sijunjung Canangkan Penanaman Pohon Pisang Tanpa Jantung -->

Bupati Sijunjung Canangkan Penanaman Pohon Pisang Tanpa Jantung

Rabu, 24 November 2021

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir S.STP.M.Si saat memperagakan pisang kepok

LIPSUS 

Sijunjung, fajarsumbar.com - Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) menggalakkan penanaman pohon pisang tanpa jantung. Hal itu dilakukan untuk mendongkrak perekonomian petani sekitar.

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M.Si., bersama Wakil Bupati H. Iraddatillah, S.Pt mencanangkan penanaman pohon pisang tanpa jantung atau dikenal dengan Kepok Tanjung. 


Pencanangan itu dilakukan di Nagari Guguak, Kecamatan Koto VII pada Selasa 23 November 2021. Hadir pada pencanangan tersebut, Kadis Pertanian, Ir. Ronaldi, Kadis DPMN, Khamsiardi, S.STP, M.Si, Sekretrais Dagperinkop, Nasrul S.Pd, Kabag Protokol, Aprizal, M.Si, Camat Koto VII, Elko Febri Marola, S.STP bersama Forkopincam, Wali Nagari se-Kecamatan Koto VII dan undangan lainnya.


Bupati Sijunjung, Benny Dwifa pada kesempatan itu mengapresiasi petani di Sijunjung khususnya di Nagari Guguak.  “Kami atas nama pemerintah daerah mensupport dan mendukung penuh agar petani pisang kepok tanjung ini bisa lebih berkembang,” ungkapnya. 


Dikatakan bupati, potensi pisang kepok tersebut sangat menggiurkan jika diolah dan dijual dalam bentuk bahan makanan. 


“Kita harapkan semangat para petani jangan sampai hilang, karena di Sijunjung sektor pertanian sangat menjanjikan. Apalagi pisang kepok ini sudah ada bukti nyata pada kebun pak Wabup (--Iraddatillah-- red),” ujarnya. 


Ditambahkan Benny, tanam perdana pisang kepok tanjung ada tokoh tani Indonesia yang luar biasa. Beliau merupakan putra asal Selayo Solok. 


“Secara teori dan teknis tentu beliau (pak Anjuang) akan lebih paham. Sebab itu jangan malu untuk bertanya, karena ilmu pertanian tidak akan ditutupi oleh Pak Anjuang,” ujarnya. 


Kemudian, Wabup Iraddatilah juga memberikan semangat kepada masyarakat di Nagari Guguak Kecamatan Koto VII. 


“Apabila bertani ini kita tekuni insya Allah akan membuahkan hasil yang baik. Jangan malu menjadi seorang petani,” tegasnya. 


Sementara, Tokoh Tani Indonesia asal Selayo Solok, Anjuang menyatakan dirinya siap 1 kali dalam sebulan untuk memantau petani pisang kepok di Nagari Guguak itu.  “Jangan disia-siakan kesempatan ini. Apabila betani ini kita senangi tentu akan ada hikma tersendiri,” ucapnya. 


Ia berpesan jaga dan rawat bibit pisang kepok tanjung itu. “Untuk pemasaran kita juga akan membantu menjual ke Luar daerah bahkan ke luar negeri akan kita kirimkan,” ungkapnya. 


Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir S.STP.M.Si saat penyerahan Pisang kepok ke kelompok yang di dampingi Kadis pertanian Ir. Ronaldi

Kemudian, Wali Nagari Guguak, Zainal mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah mensupport kegiatan tanam perdana pisang kepok tanjung. 


“Alhamdulillah, selain tanam perdana dilahan 1 hektar untuk 3.000 bibit hari ini. Kita di Pemerintah Nagari juga telah memberikan bantuan bibit terhadap 636 Kepala Keluarga (KK) di Nagari Guguak dengan menggunakan APBN Nagari,” ujarnya. 


Untuk pembagian itu, sebut Zainal, pihaknya memberikan 3 batang bibit pisang kepok tanjung untuk 1 Kepala Keluarga (KK). 


“Peliharalah dengan baik bibit tersebut, mudah-mudahan adalagi bantuan dari Pemerintah Daerah untuk masyarakat kita,” harapnya. (def)