Covid-19 di Sumbar Terus Melandai, Prokes Jangan Abai Ya... -->

Covid-19 di Sumbar Terus Melandai, Prokes Jangan Abai Ya...

Selasa, 23 November 2021

Ilustrasi. (cnnindonesia.com)


Padang, fajarsumbar.com - Perlahan, Insha Allah pasti, Covid-19 khususnya di Sumatera Barat (Sumbar) terus menghilang. Setiap hari tren positif kasus kesembuhan meningkat. Ini tidak lepas dari kesigapan pemerintah memberantas dan menghambat penyebaran virus mematikan tersebut.


Tindakan cepat tanggap pemerintah juga didukung oleh warganya yang mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun (hand sanitizer) dan melakukan vaksin untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan virus telah mengguncang dunia tersebut.


"Covid-19 melandai, prokes jangan abai ya..," ujar salah seorang warga Kota Padang, Fatih Saadi kepada fajarsumbar.com, Selasa (23/11/2021).


Terus melandai, dan jumlah kesembuhan kasus Covid-19 selalu meningkat, jelas harapan seluruh orang. Kenapa tidak, sejak kasus itu mencuat ke permukaan bumi, mengakibatkan terhambatnya seluruh aktivitas dan berdadampaknya semua lini.


Terganggunya perekonomian, banyaknya buruh yang di PHK, banyak pengangguran. Pada saat bersamaan tenaga kesehatan (nakes) harus berjibaku untuk menyelamatkan nyawa orang yang terdampak virus corona. Tentunya semua berharap agar kasus ini cepat berlalu sehingga aktivitas kembali normal.


Tetap optimis, berdoa kepada Yang Maha Esa (YME), selalu menjaga jarak, dan mematuhi anjuran pemerintah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Upaya itu nampaknya sudah menunjukkan keberhasilan. Hal itu dibuktikan setiap hari kasus Covid-19 terus melandai, pasien pun sudah banyak yang sembuh dan sejumlah rumah sakit yang diperuntukkan khusus untuk menampung pasien tempat tidurnya banyak yang kosong. 


Kasus positif kasus Covid-19 di Sumbar  tiap hari melandai dan sudah banyak nol kasus di berbagai daerah. Saat ini sebanyak lima daerah di Sumatera Barat mencatatkan zero kasus aktif Covid-19. Kelima daerah tersebut Kota Solok, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Mentawai dan Dharmasraya. 


Sementara pada 16 daerah lainnya masih ditemukan kasus aktif dengan total 116 pasien. "Lima daerah sudah terbebas dari kasus aktif Covid-19. Sekarang tinggal 116 orang saja yang masih menderita Covid-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi, Senin (22/11/2021). 


Arry menyebutkan, Kota Payakumbuh terbanyak ditemukan kasus aktif Covid-19, yaitu 35 kasus. Kemudian Solok Selatan dengan 16 kasus. Selanjutnya, Bukittinggi 15 kasus; Limapuluh Kota 12 kasus; dan Pasaman 10 kasus. Kemudian Sijunjung dan Agam masing-masing 6 kasus. Padang Panjang dan Tanah Datar 4 kasus.


Selanjutnya, Padang, Kabupaten Solok dan Pasaman Barat masing-masing 2 kasus. Sawahlunto dan Pesisir Selatan masing-masing 1 kasus. "Jadi, totalnya masih ada 116 kasus Covid-19 yang masih aktif di Sumbar," kata Arry. 


Kendati kasus sudah mulai melandai, Arry mengimbau masyarakat selalu menjaga protokol kesehatan. Sebab, daerah yang sudah bebas dari kasus aktif Covid-19, sewaktu-waktu dapat berubah dan kembali terjadi penyebaran virus secara masif. Arry menyebutkan, secara total di Sumbar ditemukan 89.831 kasus positif Covid-19 sejak pandemi. Angka kesembuhan tercatat 87.563, dan yang meninggal sebanyak 2.152 orang.


Meningkatnya jumlah warga yang sembuh, menjadi harapan bagi bagi semua warga di Sumbar. Begitu pula pelajar, mereka sangat menginginkan kasus Covid-19 ini cepat berlalu, dan bebas belajar di sekolah dan tidak lagi dihantui virus corona yang menjadi momok semua pihak. "Covid-19 di Sumbar terus nelandai, prokes jangan abai ya," ujar warga Kota Padang. (andri besman)