Dinobatkan PDAM Sehat, Perumda Tirta Sanjung Buana Terus Maksimalkan Pelayanan -->

Dinobatkan PDAM Sehat, Perumda Tirta Sanjung Buana Terus Maksimalkan Pelayanan

Kamis, 25 November 2021

LIPSUS

Sijunjung, fajarsumbar.com
- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Sanjung Buana, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan. Pada 2022 direncanaka akan menambah sambungan ke rumah 1.500 unit, hal itu dilakukan untuk menjangkau rumah warga yang belum tersentuh penyaluran air bersih.


Hal itu dikatakan Direktur Perumda Tirta Sanjung Buana Kabupaten Sijunjung, Doni Novriedi., S.H., kepada fajarsumbar.com di kantornya, Kamis (25/11/2021). "Insya Allah 2022 kita menambah sambung rumah sekitar 1.500 unit. Terdiri dari satu sambungan program MPR bersubsidi, 150 sambung rumah itu menyebar di seluruh kecamatan mulai dari Kupitan sampai ke Kamang Baru. Regular ada sekitar 450 sambungan, itu pun sama menyebar dari Kupitan sampai ke Kamang Baru," jelasnya.


Disebutkan, Perumda Tirta Sanjung Buana memanfaatkan berbagai sumber air yang disalurkan ke rumah warga. Di antaranya sumber air Lubuk Tarok Batang Karimo debit air masuk 150 liter perdetik dan berbagai sumber air bersih lainnya. 


Untuk sistem pengaliran dari 13 sumber mata air, rata-rata 12 sumber dengan sistem gratifikasi adalah air permukaan. Sungai di daerah ketinggian dan air permukaan perlu pengolahan yang lebih maksimal. "Jadi kita membutuhkan bahan kimia seperti PAC, Soda As dan kaporit. Biarkan hujan deras di hulu, air sungai keruh hasil yang di dapat masyarakat jernih, karena telah diolah memakai bahan kimia melalui instalasi pengolahan air yang ada di masing-masing di kecamatan," terangnya.


Menurutnya ke depan, Perumda akan mencoba mencari sumber air baku untuk meng-back-up daerah Tanjung Ampalu khususnya Koto Tanjung sampai ke Guguk. "Mudah-mudahan 2022 atau 2023 bisa terealisasi, tetapi untuk ke Muaro Bodi insya Allah tahun pertengahan depan atau akhir tahun 2022 bisa dimulai," tambahnya.


Rapat staf yang dipimpin Direktur Perumda Tirta Sanjung Buana Kabupaten Sijunjung Doni Novriedi.


Disebutkan, Perumda Tirta Sanjung Buana terus meningkatkan pelayanan baik di unit maupun di kantor pusat. Di kantor pusat sudah disiapkan ruangan pengaduan, resepsionisnya dan IT juga sudah diperbaiki. "Jadi masyarakat jika ada permasalahan di rumahnya sebelum atau sesudah pemasangan meteran tinggal lapor di ruang pengaduan. Nanti tim tinggal meng-entry kemudian terjun ke lapangan untuk memperbaiki," imbuhnya.


Perumda selalu memberikan pelayanan yang memuaskan kepada pelanggan. Misalnya bila ada pipa induk yang pecah, petugas beri target paling lama 8 jam harus selesai memperbaiki. Walaupun habis magrib tetap dikerjakan, jika tidak memungkinkan akan memberdayakan pihak ke tiga. "Target kita masyarakat terkendala dengan air itu maksimal 8 jam tidak boleh berlama-lama," tegasnya.


Ada beberapa kegiatan yang dilakukan tahun ini untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat. Juga sudah menyiarkan di radio rutin setiap bulannya bagaimana kedisiplinan masyarakat untuk membayar air tepat waktunya dan melaporkan apabila ada permasalahan di lapangan. "Jadi tidak ada kata lain masyarakat akan membuat berita mensos, sebab sudah bebas melapor bila ada permasalahan ke kantor unit maupun ke kantor pusat. Saya sendiri mempersilahkan warga menelepon karena HP aktif 24 jam," ujarnya.


Saat petugas dilapangan perbaikan sambungan pipa yang rusak, takmengenal malam dalam pelayanan


Di sisi lain ia menjelaskan, Perumda Tirta Sanjung Buana sudah ada tiga sistem untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan kuantiunitas. Perumda merencanakan mulai Januari 2022 akan mencoba menyesuaikan tarif sesuai dengan Permendagri tahun 2020. Kenaikan tarif itu tidak terlalu besar dan akan iringi dengan pelayanan yang maksimal dengan tiga K (kualitas, kuantitas dan kuantiunitas).


Selain memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan, Perumda Tirta Sanjung Buana juga berbenah di dalam. Hal itu terbukti pada evaluasi dan audit dari BPKP posisi Perumda tetap pada posisi PDAM Sehat. "Alhamdulillah capaian layanan sudah mulai merangkak naik di angka 45 %. Kita akan terus berupaya bagaimana meningkatkan pelayanan semaksimal mungkin," tutupnya. (def)