Pembukaan MTQ Sumbar ke-39 di Kota Padang Panjang Luar Biasa -->

Adsense-ATAS

Pembukaan MTQ Sumbar ke-39 di Kota Padang Panjang Luar Biasa

Minggu, 14 November 2021
Menteri Agama diwakili Dirjen Bimas Islam, Prof. Dr. H. Kamaruddin Amin, MA mereemikan pembukaan MTQ Nasional ke-19 tingkat Provinsi Sumbar. 


Padang Panjang, fajarsumbar.com  - Acara pembukaan MTQ Sumbar ke-39 di Kota Padang Panjang, Sabtu (13/11) malam berlangsung meriah,  sukses dan diacungi jempol oleh banyak orang. Tidak  hanya  Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah,Dirjen Bimas Islam yang  mewakili Menteri Agama, Prof.Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA, juga pun menyatakan ini acara  luar biasa.


Puluhan  ribu masyarakat Padang Panjang dari kabupaten/kota di Sumbar memadati Gelanggang Olahraga Chatib Soelaiman di Bancah Laweh. Udara  dingin tidak mengurangi antusias orang datang ke lokasi acara pembukaan. 

.

Kota Padang Panjang terakhir manjadi tuan rumah MTQ Sumbar 33 tahun lalu. "Salut pada tuan rumah yang sukses menyuguhkan acara pembukaan MTQ dengan megah dan sangat meriah. Jauh-jauh saya datang kemari tidak mengecewakan," komentar salah seorang pengunjung dari Tanah Datar.


Gubernur Sumatra Barat, H. Mahyeldi Ansharullah memuji penyelenggaraan MTQ di Padang Panjang yang dinilainya luar biasa. 


"Luar biasa. Terima kasih kepada Walikota Padang Panjang, kepada panitia pelaksana, warga kota. Seperti yang dikatakan  "Ini rasanya seperti MTQ tingkat nasional," katanya saat memberikan sambutan pada pembukaan.


Penampilan arkestra bernuansa islami

Lewat MTQ ini gubernur berpesan untuk dapat mengimplementasikan Alquraan dalam kehidupan sehari-hari. 


Menteri Agama RI yang diwakili Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Prof. Dr. Phil. H. Kamarudin Amin, MA mengaku 'terkesima' dengan perhelatan MTQ Nasional XXXIX  tingkat Sumatra Barat ini.


“Dari lubuk hati, saya sangat bangga, terharu, terkagum dan terkesima sekali atas penyelenggaraan MTQ di Padang Panjang. Masyarakat yang datang juga sangat antusias. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada Walikota Padang Panjang dan seluruh jajaran yang telah mempersiapkan acara ini dengan sangat matang, sehingga menjadi sempurna seperti ini. Saya bangga hadir pada pembukaan MTQ ke-39 Kota Padang Panjang ini,” kata Kamarudin dalam kata sambutan dan kemudian membuka MTQ ke-39 ini. 


Tarian kalosal

Hampir dengan hafapan sama dengan gubernur Mahyeldi, Kamarudin yang juga ketua umum LPTQ Nasional itu berharap penyelenggaraan MTQ 2021 yang mengambil tema “Dengan MTQ Kita Wujudkan Masyarakat Sumbar yang Qurani, bermarwah dan bermartabat” ini hendaknya tidak hanya mencari juara di setiap cabang perlombaan, akan tetapi lebih jauh dari itu menciptakan generasi yang berakhlakul karimah dan berkualitas.


“Penyelenggaraan MTQ ini diharapkan mampu membentuk manusia yang berkualitas, yaitu manusia yang berperilaku, bekerja dan bermasyarakat serta senantiasa condong ke jalan yang lurus. Penyelenggaraan ini, diharapkan juga mampu mendekatkan masyarakat dengan Alquran dan memaknai isinya," harapnya. 


Walikota Padang Panjang, Fadly Amran menyebut dari dulu Padang Panjang dikenal sebagai pusat pendidikan Islam dan berjulukan Kota Serambi Mekah. Dengan pelaksanaan  (MTQ) yang diikuti antusias masyarakatnya makin mengukuhkan kota ini sebagai Kota Serambi Mekkah.


Wako Fadly  menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang telah ikut memeriahkan pembukaan MTQ ini.


Devile kafilah

"Jujur saja, selama saya menjadi walikota, ini merupakan acara paling ramai. Ini membuktikan betul-betul nama Serambi Mekkah tercerminkan dari masyarakatnya yang antusias dengan iven keagamaan," sebutnya.


Tari Ziarah Surau

Tari kolosal yang ditampilkan 200 penari dari berbagai sanggar yang ada di Padang Panjang dan ISI Padang  memukau penonton yang hadir. 


Tari yang bertemakan "Ziarah Surau Kota Hujan" yang dikonsep langsung walikota Fadly Amran itu menceritakan tentqng sejarah Padang Panjang. 


.

Prokes ketat

MTQ Sumbar ke -39 ini akan berlangsung sampai 19 November diikuti lebih 2.000-an peserta/ofisial dan pendamping dari 19 kabupaten/kota di Sumbar. 

Lomba dialokasikan 17 titik masjid dan gedung. Sebagian besar peserta menginap di rumah penduduk, nanun ada pula di hotel dan homestay.


Karena MTQ berlangsung dalam masa pandemi Covid-19, setiap peserta, ofisial dan pendamping wajib menjalani vaksin dan rapit tes antigen. (syam/adv)


Lautan manusia menyaksikan pembukaan MTQ Sumbar di Bancah Laweh.