Sosialisasi Diseminasi Pembatalan Ibadah Haji 2021, JKA : Uang Jemaah Dijamin Aman -->

Adsense-ATAS

Sosialisasi Diseminasi Pembatalan Ibadah Haji 2021, JKA : Uang Jemaah Dijamin Aman

Sabtu, 04 Desember 2021
.


Payakumbuh, fajarsumbar.com -- Bertempat di Hotel Mangkuto Syariah, Sabtu (04/12/2021) Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, H. Helmi bersama Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah, H. Joben melaksanakan sosialisasi Diseminasi atau pembatalan keberangkatan jemaah haji tahun 1442 H/ 2021 M kepada para jemaah calon haji Kota Payakumbuh melalui unsur pendidikan, Penyuluh agama, dan tokoh masyarakat


Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Jhon Kennedy Aziz (JKA) tampak didaulat sebagai pemateri kegiatan ini.


Tampak hadir Kepala Kankemenag kota Payakumbuh Ramza Husmen dan Kepala Kankemenang kabupaten Lima Puluh Kota, Naharuddin beserta sejumlah pejabat eselon IV Kankemenang Kota Payakumbuh. Turut diundang dan organisasi keagamaan islam seperti MUI, NU dan Muhammadiyah.


Dalam sambutan pembukanya, Kakanwil, H. Helmi menjelaskan, terjadinya Diseminasi Pembatalan Pemberangkatan Jamaah Haji Tahun 1442 H/2021 M disebabkan adanya cobaan dari Allah berupa pandemi covid-19 yang mengglobal. Dan ini merupakan keputusan pemerintah kerajaan Arab Saudi.


”Pembatalan para jemaah haji pada tahun 2021, disebabkan ada bebarapa pandemi covid-19. Dimana Negara Arab Saudi belum bisa menerima para jemaah haji di luar negaranya sendiri,”ungkap Helmi.


Sementara ,Jhon Kennedy Aziz dalam materinya memaparkan kebijakan pemerintah Indonesia terkait pembatalan keberangkatan Haji Indonesia dimasa pandemi.


”Pemerintah sendiri telah berupaya agar bisa membawa jemaah haji Indonesia untuk menunaikan rukun islam Ke 5 ini, ke tanah suci . Namun mengingat respon dari negara Arab Saudi belum bisa menerima warga negara lain untuk datang ke Arab Saudi. Bukan saja dari Indonesia, tetapi juga negara lain. Berbagai upaya diplomasi sudah dilakukan. Di Indonesia sendiri, kita sering melakukan pertemuan dengan Kementerian agama serta pengelola perjalanan haji dan umrah atau biro,"terang JKA.


"Jadi beredarnya isu bahwa pemerintah tidak melakukan upaya, itu tidak benar,” tegas JKA dianggukkan Kakanwil.


JKA menegaskan bahwa terkait dengan Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH). Tidak sepersenpun uang para jemaah calon haji yang hilang.


” Terkait dengan dana naik haji yang telah disetorkan oleh para jemaah kepada BPKH . Insya Allah, Aman. Tidak sepersenpun uang akan hilang. Jika pandemi Covid-19 di tahun 2022 pulih, Insya Allah para jemaah haji bisa diberangkatkan ke tanah suci ,” imbuh JKA diamini undangan. (Ul)