JKA Temui Tokoh Masyarakat di Sintuak, Ini yang Bahas -->

Adsense Atas-STIE AKBP-10 MEI 2022

JKA Temui Tokoh Masyarakat di Sintuak, Ini yang Bahas

Minggu, 10 April 2022
.


Parikmalintang - Masih serangkaian kegiatan safari Ramadan, Anggota DPR-RI, H. John Kenedy Azis, Jumat (8/4), menggelar sejumlah pertemuan silaturrahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman. Disamping juga mengunjungi beberapa mesjid.


Salah satu pertemuan yang sempat dihadiri oleh politisi Partai  Golkar tersebut adalah di Mesjid Raya, Sintuak, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang. Pertemuan yang berlangsung setelah salat Ashar itu diakhiri dengan buka puasa bersama.

     

Pertemuan yang diprakarsai DPD Partai Golkar Padang Pariaman bersama Walinagari Sintuak tersebut tampak dihadiri oleh tokoh-tokoh agama, muka adat, pemuda dan ibu-ibu bundo kanduang. Cukup ramai. 

     

Kehadiran John Kenedy Azis sore itu pun tampak tidak disia-siakan oleh masyarakat Sintuak. Setidaknya, melalui walinagarinya, Desrial, mereka menyampaikan beberapa pengharapan kepada tokoh asli Piaman tersebut. 

     

Salah satu pengharapan masyarakat itu juga disampaikan Maryono, Ketua Ikatan Mahasiswa Toboh Gadang. Pemuda pelajar tersebut mengatakan bahwa di Nagari Sintuak masih ada warga yang menempati rumah yang tidak layak huni.

      

Terkait hal itu, Maryono berharap John Kenedy Azis dapat membantu sehingga warga tersebut bisa pula tidur nyenyak, seperti warga lainnya. "Tolong, Pak. Mungkin bapak bisa membantu atau mencarikan dana untuk pengadaan rumah yang layak huni tersebut," ujarnya.

      

Menanggapi yang disampaikan oleh Walinagari, Desrial dan Ketua Ikatan Mahasiswa Toboh Gadang, Maryono, John Kenedy Azis yang akrab dengan sebutan JKA, menyatakan, selaku wakil rakyat, dia akan selalu berusaha memperjuangkan daerahnya. 

      

Dikatakan, ada delapan kabupaten/kota yang harus dia perjuangkan. Yaitu Padang Pariaman, Kota Pariaman, Pasaman, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Kota Payakumbuah dan Kabupaten Limapuluh Kota. 

       

Terkait apa yang disampaikan Maryono, John Kenedy Azis menyebutkan bahwa tahun 2021 lalu dia telah memperjuangkan 100 rumah tidak layak huni (Rutilahu) di daerah pemilihannya.

      

"Jadi ada 100 rumah yang kami bantu melalui Kementerian Sosial, yaitu dengan nilai bantuan Rp 20 juta per rumah. Insha Allah, tahun ini akan kita upayakan lagi," ulasnya. 


      Mesjid Al Huda

      Usai buka puasa bersama dengan tokoh-tokoh masyarakat di Sintuak, Jumat, malam itu John Kenedy Azis juga menyempatkan diri mengunjungi Mesjid Al Huda, Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2 x 11 Kayutanam.  

      

Kehadiran putera asli Batu Gadang, Sungai Garingiang itu tampak disambut gemibara oleh jemaah tarawih yang memadati mesjid tersebut. 

       Saking ramainya jemaah, John Kenedy Azis yang datang sedikit telat bersama Ketua DPD Partai Golkar Padang Pariaman, Asmadi dan beberapa pengurus Golkar lainnya, terpaksa mengikuti shalat Isya berjemaah di teras mesjid.

       Masjid Al Huda Tarok yang dikunjungi John Kenedy Azis tampak sangat megah. Mesjid itu didirikan pada tahun 1953. Konon sudah empat kali di pugar.


 "Terakhir, kembali dibangun baru pada tahun 2009, yaitu karena rusak parah akibat gempa," kata Herman Candra, selaku pengurus mesjid. 

       

Mesti bangunan mesjidnya sudah bagus, ujar Herman, tapi masih banyak yang perlu dilengkapi. Antara lain pangar dan gerbang mesjid. Setidaknya untuk membangun pagar dan gerbang tersebut dibutuhkan dana sekitar Rp200 juta. 

        

"Rp 200 juta, itu untuk membangun pagar dan gerbang. Sementara, pengurus mesjid sekarang juga masih punya hutangdengan toko bangunan, sebesar Rp117 juta," terang Herman. 

         

Menanggapi laporan dari pengurus Mesjid Al Huda, John Kenedy Azis tampak sangat apresiasi sekali melihat kekompakan warga di Tarok, khususnya dalam membangun mesjid yang sangat megah tersebut. 

     

"Ya, ini adalah rumah Allah, tentu jadi kewajiban kita bersama,  membangunnya. Saya juga yakin, melihat kebersamaan masyarakat di Tarok, pembangunan mesjid ini akan dapat berjalan dengan baik. Insha Allah," katanya, sembari menyatakan turut berinfak, Rp5 juta untuk mesjid tersebut. (dr)