Sidang Paripurna Istimewa DPRD Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Lima Puluh Kota Ke 181 Tahun 2022 -->

Adsense Atas-STIE AKBP-10 MEI 2022

Sidang Paripurna Istimewa DPRD Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Lima Puluh Kota Ke 181 Tahun 2022

Kamis, 14 April 2022
.

Lima Puluh Kota, fajarsumbar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Lima Puluh Kota di Gedung Bukit Limau pada Rabu (13/04/2022) sore menggelar sidang paripurna istimewa dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Lima Puluh ke 181 tahun 2022, ini. 


Acara rutin tahunan ini mengusung tema Kabupaten Lima Puluh Kota ke-181, Kita Tumbuhkan Kebersamaan Menuju Masyarakat Sehat, Ekonomi Bangkit, tampak dihadiri Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, Bupati dan Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Anggota DPRD kabupaten lima puluh kota; Forkopimda,Bupati dan Wali Kota se-propinsi Sumatera Barat atau yang mewakili, mantan Bupati dan Wakil Bupati, mantan pimpinan DPRD,  Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Sekretaris DPRD, dan Kepala Organisasi perangkat daerah, Ketua TP PKK, Ketua DW, Ketua GOW, serta pimpinan organisasi wanita lainnya.


Ikut dihadiri Ketua partai politik, organisasi kemasyarakatan, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, tokoh masyarakat, para perantau dan awak media.


Membuka Sidang Paripurna DPRD dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Lima Puluh Kota ke-181, Ketua DPRD kabupaten Lima Puluh Kota, Deni Asra menyebut bahwa peringatan Hari jadi kabupaten Lima Puluh Kota, Rabu 13 April 2022, adalah atas karunia Allah SWT. Kita kembali dapat melaksanakan rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota dengan agenda Peringatan Hari Jadi Kabupaten Lima Puluh Kota yang ke-181


Tanggal 13 April, yang diperingati setiap tahun merupakan amanah Perda Nomor 11 tahun 2008 tentang Hari Jadi Pemerintahan Kabupaten Lima Puluh Kota tertanggal 26 November 2008, yang diperingati pertama kali pada tanggal 13 April 2009 bersamaan dengan peresmian pemakaian gedung kantor DPRD kabupaten Lima Puluh Kota di Sarilamak, yang mana sebelumnya gedung DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota berada di Kota Payakumbuh.


"Rapat ini merupakan rapat paripurna istimewa dprd untuk yang kedua di masa jabatan bupati dan wakil bupati yang sekarang. Karena kita masih di masa covid-19 dan juga dalam suasana  bulan Ramadhan  1443 H, seremonial kita langsungkan sederhana. Namun kita  berharap hendaknya kegiatan ini dapat dijadikan momentum untuk menetapkan komitmen dalam berkarya guna memajukan Kabupaten Lima Puluh Kota agar bisa bersanding dengan kabupaten/kota lain. Kita tumbuhkan kebersamaan menuju masyarakat sehat, ekonomi bangkit. Kami mengajak kita semua untuk bergandeng tangan membangun kebersamaan dalam mewujudkan kabupaten limapuluh kota yang madani “ bangkit masyarakatnya, bangkit ekonominya, maju menuju masyarakat yang sejahtera”,sebut Deni Asra. 

.

DPRD Lima Puluh Kota mendukung kepala daerah dalam mewujudkan visi mewujudkan Lima Puluh Kota yang madani, beradat dan berbudaya dalam kerangka adat basyandi syarak, syarak basandi kitabullah. Untuk mencapainya sangat diperlukan sinergitas antara DPRD dengan pemerintah daerah  sebagai mitra kerja dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk dapat terjalin dengan baik. Sehingga upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Daerah memiliki 6 misi dan program prioritas. Semua konsep pembangunan di diatas didasari visi misi kepala daerah terpilih yaitu Safarudin – Rizki Kurniawan yang hari ini adalah bupati dan wakil bupati.


Oleh karana itu, pencapaian target prioritas yang telah disepakati tersebut bergantung kepada sejauh mana komitmen kita semua dalam melakukan koordinasi dan komunikasi baik ke pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah dibawah yaitu pemerintah nagari. Penyatuan komitmen dalam mengedepankan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi /golongan  juga kita minta tumbuh didalam tubuh pemerintah daerah, bupati/wakil bupati beserta jajaran perangkat daerah.


Kita bangga dengan pencapaian prestasi dalam bentuk pernghargaan-penghargaan, tetapi kita lebih rindu dengan kinerja dan etos kerja yang tinggi dari pemerintah daerah yang mampu dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat melalui kebijakan yang dilahirkan.


Pada kesempatan yang baik ini, DPRD Lima Puluh Kota meminta dan berharap kepada kita semua agar tumbuhnya suasana kondusif, terjadinya komunikasi yang dua arah, terbentuknya koordinasi yang komprenhensif, terciptanya kebersamaan, kekompakan, kesolidan, persatuan diantara kita semua termasuk antara bupati dan wakil bupati.


Tidak ada gunanya berpecah belah, tidak ada gunanya menonjolkan ego sectoral, mampu menahan diri dan memahami tupoksi masing-masing menjadi penting untuk kita indahkan dimasa masa yang akan datang.


Masyarakat rindu suasana kondusif, masyarakat ingin kita bersatu dalam melahirkan kebijakan terhadap persoalan yang mereka hadapi saat ini. Masyarakat butuh kebijakan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu DPRD sebagai representasi suara masyarakat lima puluh kota, menyampaikannya kepada kita semua agar disisa masa jabatan kita baik DPRD maupun bupati/wakil bupati mampu melahirkan kebijakan bersama untuk kepentingan masyarakat Lima Puluh Kota.

Suasana yang harmonis, dan kondusif sikap saling menghargai satu sama lain menjadi penting untuk kita lakukan, Deni asra di hargai saat ini hanya karena jabatan Ketua DPRD, begitupan dengan kita semua. Jangan biarkan jabatan ini berlalu begitu saja tanpa memberikan kebijakan pro masyarakat yang seharusnya bisa kita lahirkan bersama-sama.


Semasa di bulan suci Ramadhan ini kita bisa memaksimalkan ibadah dengan penuh keimanan dan perhitungan, semoga di penghujung Ramadhan akan terbentuk hati yang tawaddu dan selalu istiqomah dan tentunya kita memperoleh derajat taqwa seperti yang dijanjikan oleh allah swt. Aamiin ya robbal 'alamiin.


.

Ciptakan persatuan bukan merawat perselisihan. Bupati 50 kota orangnya humanis dan baik hati. Dengan wakil bupati pasangan yang serasi, Bersama kita wujudkan Lima Puluh Kota madani. Kita tunggu bantuan anggaran dari provinsi. Gubernur Sumatera Barat Bapak Mahyeldi Ansharullah. Sumondo Lima Puluh Kota yang ramah dan sopan. Bulan Ramadhan kita perbanyak lakukan ibadah. Semoga terbentuk hati yang bersih dan rindu persatuan,"pungkas Deni Asra.


Sementara, Gubernur Sumatera Barat dalam sambutannya sampaikan Selamat Hari Jadi yang ke-181 kepada Pemerintahan Daerah dan segenap masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota.
 

Tantangan kedepan tentu akan semakin berat bagi Pemerintah Daerah dalam membangun daerahnya, apalagi ditengah pandemi Covid-19, Pemerintah Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota harus mampu mewujudkan pembangunan yang lebih baik. Pandemi Covid 19 jangan menjadi penghambat pembangunan daerah bagi Penyelenggara Pemerintahan daerah untuk terus memacu dan menggali potensi-potensi pembangunan di Kabupaten Lima Puluh Kota. Kini saatnya kita kembali bangkit dan merenda asa, merajut mimpi yang tertunda sesaat karena pandemi covid-19 ini. 


Walaupun di tengah pandemi yang masih melanda. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Sumatera Barat adalah pribadi-pribadi yang kuat. Melihat respons masyarakat dan pelaku usaha yang positif terhadap era Tatanan Kehidupan Normal Baru, sudah mulai kembali ke bidang usahanya masing-masing. Penyelenggara Pemerintahan Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota harus bertindak secara cepat, tepat, dan inovatif dalam menghadapi semua tantangan yang ada, dan semuanya adalah untuk mewujudkan kesejahteraan Masyarakat Lima Puluh Kota yang kita cintai.


Kata kunci di era Tatanan Kehidupan Normal Baru adalah produktif dan aman Covid. Dengan tetap menjaga protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi. Waktunya untuk kembali bergerak cepat melakukan pemulihan ekonomi dengan melakukan pendekatan dan terobosan pada sektor yang terdampak Covid-19. Saya yakin dan percaya, Saudara Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan Saudara Rizki Kurniawan Nakasri dalam memimpin dan menyelenggarakan pemerintahan daerah Kabupaten Lima Puluh Kota, bersama-sama dengan rekan-rekan DPRD, Forkopimda dan instansi vertikal serta dukungan segenap lapisan masyarakat akan mampu menjawab seluruh tantangan ini. 


Program-program yang dijalankan oleh para pemangku amanah Kabupaten Lima Puluh Kota telah mampu memberi dampak yang signifikan bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Ini juga menjadi bukti bahwa arah kebijakan pembangunan Kabupaten Lima Puluh Kota telah berada pada jalur yang tepat. Capaian pembangunan di Kabupaten Lima Puluh Kota diikuti pula dengan keberhasilan meraih berbagai penghargaan.


Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki banyak potensi Sumber Daya Alam yaitu potensi di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan dan lainnya. Selain itu Kabupaten Lima Puluh Kota berada di lokasi strategis dilalui oleh jalur yang menghubungkan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau. 


"Kami mengajak masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota umumnya, ikut membantu menyukseskan proyek strategis nasional Tol Padang - Pekanbaru yang melintasi Kabupaten Lima Puluh Kota.
Dengan posisi yang strategis dan didukung oleh segala potensi sumber daya yang dimiliki, Kabupaten Lima Puluh Kota, diharapkan bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Barat, dan sebagai stimulan dalam pertumbuhan ekonomi bagi daerah kabupaten/kota yang berada di sekitar Kabupaten Lima Puluh Kota. Kabupaten Lima Puluh Kota terkenal dengan daerah yang mempunyai populasi ayam petelur coklat terbesar di Indonesia dengan lahan terlantar sekitar + 50.000 hektar dapat dimanfaatkan untuk menanam jagung sebagai bahan pakan ayam. Artinya Kabupaten Lima Puluh Kota mempunyai potensi ekonomi yang sangat besar untuk di tumbuh kembangkan,"sebut Buya Mahyeldi.


Pada APBD Tahun 2022, terdapat anggaran sebesar Rp 82 milyar dialokasikan untuk Kabupaten Lima Puluh Kota. Ini merupakan bentuk sinergi kita antara provinsi dengan kabupaten dan kota. Insyaallah tahun 2023 akan kita tingkatkan lagi jumlah anggarannya. Termasuk pembangunan Jembatan Siapi - Api, menghubungkan Jorong Api-Api dengan Balai Rupih.


"Peringatan Hari Ulang Tahun daerah sebagaimana yang kita laksanakan pada hari ini, bukanlah sekedar kegiatan yang bersifat seremonial belaka. Tetapi merupakan sebuah momentum yang mempunyai makna evaluatif pada saat kita menoleh kebelakang, dan makna prediktif pada saat kita harus memandang kedepan. Berbagai capaian prestasi dan pembangunan ini tentunya harus menjadi spirit dan optimisme bagi para pemangku amanah untuk menatap masa depan, menjadikan Kabupaten Lima Puluh Kota dapat semakin bertambah maju lagi. Keberhasilan itu berkat sinergitas kepemimpinan Kepala Daerah dan DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota yang telah terjalin dengan harmonis. Harapan kita, hubungan baik ini dapat selalu terjaga sampai kapanpun, sehingga Visi Pembangunan Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota dapat tercapai sesuai dengan yang direncanakan. Terima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan daerah dan masyarakat di Kabupaten Lima Puluh Kota, yang telah ikut berperan serta dalam mewujudkan Sumatera Barat yang lebih mandiri, dan sejahtera tanpa harus kehilangan identitas diri. Selamat Hari Jadi Kabupaten Lima Puluh Kota ke-181 Tahun 2022,"pungkas Mahyeldi. 


Hermansyah

Prof. Dr. Ir. Hermansyah. MS, Msc selaku tokoh masyarakat Lima Puluh Kota menyebut Hari jadi ini harus menjadi momentum bagi kita secara bersama untuk merefleksikan apa yang sudah kita upayakakan dan lakukan, melihat secara bersama kondisi eksisting saat ini baik secara internal maupun ekternal. mengukur dan melihat kondisi daerah lain baik tingkat provinsi nasional dan internasional, untuk mewujudkan kemajuan Kabupaten 50 Kota yang lebih baik dan signifikan di masa yang akan datang. Duduak samo randah dan tagak samo tinggi dengan daerah daerah maju lainnya di tanah air. Hal ini sangat diperlukan kemauan dan kerja keras serta kerja cerdas dan kebersaman kita semua.


Dalam melaksanakan program kegiatan pembangunan saat ini tidak terlepas dari apa yang kita ketahui dengan indek kinerja yang terukur berupa indek kenerja utama dari masing masing bidang. Untuk itu perencanaan pencapaian 5 misi tersebut telah dituangkan dalam RPJMD. Alhamdulillah RPJMD Kabupaten 50 Kota 2021-2026 sudah ada,dalam bentuk perda. ini merupakan landasan dan pedoman bagi perangkat daerah dalam pelaksanan pembangunan. Saat ini kita dapat mengukur sendiri terhadap apa yang kita lakukan, sebelum diniai dan diukur oleh kementrian lemabaga. keberhasilan itu selalu melalui kriteria dan Indikator Kinerja Utama (IKU) tersebut dan kita diklusterisasi. untuk itu tentu kita tidak ingin masuk pada kluster yang terbawah.


Seperti misalnya dari aspek sdm dan kesehatan dapat dilihat dari Indek Pembangunan Manusia (IPM). Jika kita perhatikan data IPM 50 kota 2020, menurut BPS 50 kota dalam angka 2020. ipm kita 69,47 masih rendah dari rata rata IPM Sumbar, 72,38. angka 69, 47 masih pada kriteria sedang dan 72.29 untuk Indoensia tahun 2021.


"Saya yakin bapak bupati atas dasar inilah dalam menetapkan misi nya ingin mendorong pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas. kita sadari juga bahwa IPM ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, ada yang berhubungan dan ada yang beririsan satu sama lain. Tidak hanya pendidikan dan kesehatan tapi IPM ini juga dipengaruhi standar kehidupan atau ekonomi masyarakat. Ketiga unsur ini tidak berdiri sendiri tapi saling mempengaruhi satu sama lain. Program pembangunan dituntut untuk dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Jika kita perhatikan tentang kesehatan peran pemerintah sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan, untuk mencapai derajat kesehatan yang baik tentu kita harus berpedoman dari lieratur yang ada apa saja faktor yang berengaruh terhadap peningkatan derajat kesehatan,"apresiasinya.


Menurut teori dan konsep (henrik l.blum) bahwa derajat kesehatan tersebut dipengaruhi oleh faktor lingkungan 45 %, perilaku 20 %, pelayanan 20 % dan hanya 5 % persen faktor keturunan.


Perbaikan lingkungan, perbaikan perilaku dan pelayanan, menjadi kunci untuk meningkatkan derajat kesehatan. tentu ini sangat terintegrasi dengan tingkat pendidikan dan infra sturuktur sanitasi dan lain-lain. Kita lihat dari Indeks Desa Membangun (IDM), yang merupakan indek komposit berdasarkan tiga indek :
  1. Indek ketahanan sosial (social resilience) seperti pendidikan, kesehatan, modal sosial dan pemukiman.
  2. Indek ketahanan ekonomi (economic resiliece) berupa keragaman produksi masyarakat, akses pusat perdagangan dan asar, akses logistik, akses perbankan, dan keterbukaan wilayah.
  3. Indek ketahanan ekologi/lingkungan (enviromental resilience) meliputi kualitas lingkungan, bencana alam dan tanggap bencana.


Menurut UU Nomor 16 tahun 2014 tentang desa/nagari. Pembanguan desa dan perdesaan dalam mencapai tujuan pembangunan daerah dan nasional ada 4 unsur yang menjadi prioritas.
  1. Kualiatas hidup manusia,
  2. Pelayan publik,
  3. Penanggulangan kemiskinan dan
  4. Menjadaikan masyarakat desa sebagai subyek pembangunan.


Jika dilihat dari indek desa membangun di sumbar tahun 2021, rekap IDM Sumbar. Dari 79 nagari yang ada di 50 kota: sangat tertinggal 0, tertinggal 2, berkembang 19, maju 53, mandir 5.


Alhamdulillah, di Kabupaten 50 Kota, nagarinya berada pada klaster berkembang dan maju. Tidak ada lagi masuk ke nagari yang sangat teringgal. Di Sumbar sudah 76 nagari yang masuk kategori maju dari 928 nagari, dan hanya 3 nagari lagi yang masuk kategori sangat tertinggal. Dan ini tidak di 50 kota. posisi kita kabupaten 50 kota dari indek desa membangun di Sumatra Barat sudah sangat mengembirakan posisi ke 5 di tahun 2020 dan tahun 2021 dengan idm 0.7246
pada tahun 2020 dan 0.7398 pada tahun 2021.(sumber data https kemendes.go.id). 


Posisi ini perlu kita tingkatkan dan kita tentu tidak boleh puas dengan posisi tersebut tapi
perlu kita syukuri kita yakin bapak bupati dari 5 skala prioritas pembangunannya adalah untuk memajukan masyarkatnya dan nagari. bersyukur kita bahwa bapak bupati kita adalah seorang tokoh masyarakat yang mengetahui kultur masyarakat 50 kota dengan baik, mulai dari kepala desa, anggota dan ketua dprd beberapa periode.


Perlu kita garis bawahi bersama pada RPMJD 2021-2026. dikemukakan bahwa jasa ekosistem dibagi menjadi 4 unsur antara lain.
  1. Jasa penyediaan (good) seperti pangan, air bersih, serat, energi dan sumber daya genetik. nilai indek komposit jasa ekosistem pada jasa penyediaan ini yang paling terendah adalah penyediaan pangan. dan tertinggi adalah penyediaan serat dan energi dengan indek diatas 0.5 yang lain dibawah 0,5. pangan termasuk rendah dengan indek komposit 0,252. dalam teori the minimum lebih mengemukakan untuk memperbaiki suatu sistem dimulai dari yang yang paling minimum atau terendah.
  2. Jasa pengaturan (services) seperti kualitas udara, dan iklim, pengendalian hama dan penyakit tanaman, terlihat bahwa pengendalian hama dan penyakit memperlihat nilai indek komposit yang rendah. saya ingin menggaris bawahi terkait iklim belum banyak disinggung padahal ini menjadi point penting yang perlu jadi perhatia yakni penantaan perubahan iklim (climate change ) yang sudah menjadi isu internasional. kami menyarankan stake holder yang terkait dengan lingkungan agar juga lebih care dengan isu perubahan iklim karena ini banayak kaitannya dengan penyediaan pangan bencana, baik aspek meitigasi maupun aspek adaptasi perubahan iklim.
  3. Jasa ekosistem budaya seperti tempat tinggal rekreasi, dan estetika pemukiman menunjukkan nilai yang terendah 0.262.
  4. Jasa ekosistem pendukung seperti konservasi, pemeliharaan kesuburan tanah, siklus hara (nutrietn cycling) yang berhubungan lansung dengan peningkatan produktivitas lahan pertanian, hutan dan danau. produksi primer dan biodiversitas.

Terkait dengan jasa jasa ekosistem ini baik itu penyediaan, pengaturan, budaya dan penujang menjadi penting dan seyogyanya menjadi perhatian bagi pemerintah kabupaten dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dengan memperhatikan nilai nilai kelesatrian sumber daya alam sesuai dengan konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Dan tentu dengan sistim manajemen yang proper (tepat) yakni melalui pendekatan ekosistem dan pengelolaan sumber daya alam secara terpadu (integrated natural resouces management) untuk pengelolaan SDA ini . 

Kami menghimabu mari kita sama-sama memperhatikan atauran aturan yang tekait dengan pengeloaan sda dengan baik dan konsekwen, seperti pemnafaatan ruang, RTRW, termasuh daerah daerah aliran sungai das dan sub das di Kabupaten 50 Kota karena ini merupakan potensi terjadi kesalahan izin yang menimbulkan bencana alam seperti banjir dan landslide, atau longsor dan pendangkalan waduk dan sebagainya. 

Mohon maaf kami ingin menghimbau dinas terkait dan perangkat daerah karena ingin sekali bapak bupati sukses dalam membangun 50 Kota yang kita cintai ini. Sekali kami sampaikan untuk saat ini prinsip pendekatan pembangunan berbasis ekosistem/lingkungan harus menjadi perhatian dengan sistim pengelolan secara terpadu tidak lagi dengan pendekatan secara parsial (single approach).


Meningkatkan pembangunan infrastruktur secara terpadu yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. Salah satu program unggulan adalah penataan dan pembangunan kawasan IKK Sarilamak, ini perlu kita dorong dan diharapkan dapat terealisasi dengan konsep tata ruang yang berkualitas dan bernilai estetika yang tinggi serta memperhatikan konsep pembanagunan berkelanjutan.


Demografi di kabupaten kita 383.525 jiwa tahun 2020, bps 50 kota dalam angka. sebagian besar erumur 15-19 usia muda dan juga usia sekolah. dan umut 70-74 usia tua paling sedikit. Untuk usia muda ini membutuhan sentuhan baik untuk pendidikan lanjutnya maupun lapangan pekerjaan.


Bagaimana menyiapkan generasi muda yang tangguh. saat ini secara nasional juga sedang dibentuk grand desain Manajemen Talenta Nasional (MTN) mulai dari pendidikan dasar, menengah sampai perguruan tinggi. untuk mewujudakan generasi emas 2045. Dinas pendidikan, dinas pemda dan olah raga, seni dan budaya, mulai memperhatikan bibit bibit unggul anak didik atau genersi mudah yang mempunyai iner potensi (minat bakat) untuk dikembang menjadi talenta,"ujarnya.

Safaruddin

Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin kesempatan itu dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal dan kondisi terbaru Lima Puluh Kota.


"Sebagaimana kita ketahui, kabupaten Lima Puluh Kota yang beberapa tahun belakangan mulai dilirik nasional atas prestasi dan giat pembangun segala bidangnya. Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan satu dari sembilan belas kabupaten / kota di Sumatera Barat. Kabupaten yang terdiri dari 13 kecamatan, 79 nagari dan 401 Jorong. Letak dan kondisi geografis kabupaten Lima Puluh Kota merupakan kabupaten paling timur di Sumbar, merupakan pintu gerbang utama jalur darat dengan provinsi Riau. Secara geografis, kabupaten Lima Puluh Kota terletak pada 0•25'28,71" LU - 0•22'14,52" LS dan 100•15'44,10"BT - 100•50'47,80"BT,"sebut Safaruddin.


Disebutnya, Kabupaten Lima Puluh Kota diapit 4 kabupaten dan 1 provinsi. Berbatas Utara dengan rokan Hulu dan Kampar Riau. Selatan dengan kabupaten Tanah Datar, dan kabupaten Sijunjung. Sebelah Barat dengan kabupaten Agam dan Pasaman. Timur berbatas dengan kabupaten Kampar. 


Dengan posisi strategis tersebut, kabupaten Lima Puluh Kota memilik potensi yang bisa dikembangkan secara maksimal. Baik sektor pariwisata dengan kondisi alam yang indah. Sektor ekonomi, seperti pertanian dan perkebunan dan peternakan, serta perikanan. Lima Puluh Kota bisa jadi supliyer untuk daerah tetangga. Dengan anggaran yang ada, Pemkab Lima Puluh Kota berupaya melaksanakan pembangunan di segala bidang, dan sedang memprioritaskan pembangunan dari pinggir tampa menyampingkan daerah lainnya. 


Dalam mewujudkan Lima Puluh Kota yang madani beradat dan berbudaya dalam kerangka adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. terdapat 3 (tiga) kata kunci yaitu madani, beradat dan berbudaya, nilai adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Dirumuskan dalam 5 misi pembangunan daerah, sebagai berikut:
  1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berbudaya dan berdaya saing berlandaskan keimanan.
  2. Mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekonomi lintas sektoral yang memiliki keunggulan ditingkat lokal dan regional.
  3. Mendorong potensi nagari sebagai poros pembangunan daerah 
  4. Meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui reformasi birokrasi seutuhnya.
  5. Meningkatkan pembangunan infrastruktur secara terpadu yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan kualitas kehidupan masyarakat yang lebih baik.

"Dengan luas areal lahan pertanian dan perkebunan mencapai 60rb Ha, maka bisa menguntungkan bagi kabupaten Lima Puluh Kota untuk bersaing dengan daerah lainnya,"ungkap Safaruddin. 


Sidang paripurna istimewa DPRD kabupaten Lima Puluh Kota ditutup dengan berbuka puasa bersama. Sebelumnya dilakukan pelaksanaan pemotongan kue Hari Jadi ke 181 tahun 2022.(Ul))