Harga Sejumlah Komoditi pada April-Mei Belum Stabil -->

Adsense Atas-STIE AKBP-10 MEI 2022

Harga Sejumlah Komoditi pada April-Mei Belum Stabil

Kamis, 19 Mei 2022
.


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Berakhirnya Ramadan dan Idulfitri, harga komoditi dari minggu pertama April sampai dengan minggu kedua Mei 2022 masih belum stabil. 


Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdako Padang Panjang, Putra Dewangga, S.S, M.Si  Kamis (19/5) mengatakan  berdasarkan hasil analisis Sekretariat TPID (Tim Pemantau Inflasi Daerah) berdasarkan data harga rata-rata di Pasar Pusat Padang Panjang yang dipantau Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperdakop UKM) dan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) setiap hari kerja. 


Harga rata-rata beras dan gula pasir relatif stabil. Sementara harga tepung terigu merek Segitiga Biru naik Rp400 pada minggu kedua April dari Rp12.600/kg menjadi Rp13.000/kg. Pada rentang waktu yang sama, tepung merek Cakra juga naik Rp400 dari Rp13.600/kg menjadi Rp14.000. Tepung merek Kencana naik signifikan Rp3.500 pada minggu ketiga April dari Rp9.500/kg menjadi Rp13.000/kg, lalu turun Rp3.250 pada minggu keempat April menjadi Rp9.750/kg. 


Untuk komiditi daging sapi naik R 9.500 dari Rp134.000/kg pada minggu pertama April menjadi Rp143.500/kg pada minggu kedua Mei. 


“Rincian pergerakan harganya, minggu kedua April Rp135.000, minggu ketiga Rp139.500/kg, minggu keempat Rp140.000/kg. Pada minggu kedua Mei menjadi Rp143.500/kg,” jelasnya. 


Harga rata-rata daging ayam Broiler naik Rp4.075 dari Rp 32.600/kg pada 

minggu pertama April menjadi Rp36.675/kg pada minggu kedua Mei. Daging ayam kampung besar pada minggu keempat April Rp83.750/ekor menjadi Rp86.250/ekor pada minggu kedua Mei. Daging ayam kampung sedang dari Rp77.500 pada minggu pertama April, pada minggu kedua Mei berada pada harga Rp77.500/ekor. 


“Daging ayam kampung kecil pada minggu pertama April Rp65.000/ekor, berfluktuasi setiap minggunya dan pada minggu kedua Mei kembali ke harga yang sama,” jelasnya.


Untuk harga rata-rata cabai, cabai hijau Rpe3.500/kg pada minggu kedua April menjadi Rp34.900/kg pada minggu kedua Mei. Cabai rawit Rp31.000/kg menjadi Rp35.750/kg. Cabai merah di rentang waktu yang sama bertahan Rp32.925/kg kendati berfluktuasi setiap minggu.


Harga rata-rata bawang merah pada minggu kedua Mei Rp50.300/kg dari sebelumnya Rp32.900/kg pada minggu pertama April. Minyak goreng kemasan sederhana Rp23.650/liter dari sebelumnya Rp22.100/liter. Minyak goreng kemasan premium, stabil pada harga Rp25.000 selama bulan April dan pada minggu kedua Mei ini berada pada posisi Rp24.800/liter. 

Minyak goreng curah juga stabil selama April dan saat ini berada pada harga Rp19.400/liter. 


“Dadapat disimpulkan selama Ramadan dan Idulfitri terdapat tujuh komoditi strategis dengan harga relatif stabil. Yaitu beras, gula pasir, tepung terigu merek Segitiga Biru, merek Cakra, daging ayam kampung besar, minyak goreng kemasan premium dan minyak goreng curah,” ulasnya. 


Lalu, terdapat tiga komoditi strategis dengan harga berfluktuasi signifikan. Yaitu tepung terigu merek Kencana, cabai hijau, cabai rawit. Terdapat enam komoditi strategis dengan harga yang cenderung mengalami kenaikan  dan masih berlanjut hingga minggu dua Mei. Yaitu daging sapi, daging ayam broiler, daging ayam kampung sedang, daging ayam kampung kecil, bawang merah dan minyak goreng kemasan sederhana. 


“Terdapat satu komoditi strategis dengan harga yang cenderung mengalami penurunan signifikan, yaitu cabai merah,” ujarnya. 


"Kenaikan harga ini masih berlanjut hingga minggu kedua Mei. Penting bagi kita mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk mencegah keberlanjutan kenaikan harga pada komoditi tersebut. Seperti meningkatkan pengawasan perdagangan dan pelaksanaan operasi pasar," tutupnya. (syam)