Hadapi Kurikulum Merdeka, MAN 1 Payakumbuh Jadi Pilot Projek Pembelajaran Berbasis SKS -->

Adsense Atas-STIE AKBP-10 MEI 2022

Hadapi Kurikulum Merdeka, MAN 1 Payakumbuh Jadi Pilot Projek Pembelajaran Berbasis SKS

Senin, 13 Juni 2022
MAN 1 Payakumbuh gelar workshop 


Payakumbuh, fajarsumbar.com -  Menghadapi persiapan penerapan Kurikulum Merdeka, MAN 1 Vocational Payakumbuh sebagai salah satu madrasah yang diusulkan sebagai pilot project pelaksanaan kurikulum merdeka mengadakan workshop dan bimbingan teknis Penyelenggaraan Pembelajaran Berbasis Satuan Kredit Semester (SKS), persiapan akreditasi, serta penyusunan dokumen 1, Sabtu, 11 Juni 2022 di aula pertemuan ruang guru MAN 1 Kota Payakumbuh. 


Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari KSKK Kementerian Agama RI, DR. Suwardi, MM, juga dihadiri oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Payakumbuh, H. Jufrimal, MA serta kepala dan/atau yang mewakili dan wakil kepala dari MAN 2 dan MAN 3 Kota Payakumbuh. Selain itu kegiatan yang akan berlangsung sampai 15 Juni 2022 itu, juga dihadiri oleh pengurus komite MAN 1 Vocational Payakumbuh.


Sebelum materi dilanjutkan salah satu dari OSIM MAN 1 Kota Payakumbuh mengambil kesempatan untuk mewancarai narasumber dari KSKK Dr. Suwardi, MM seputar diberlakukannya Kurikulum merdeka di Madrasah dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh yang diwakili oleh Kasi PenMad, H. Jufrima, MA. 


Dalam sambutannya, Kasi Penmad H. Jufrimal mengharapkan kepada seluruh majelis guru beserta pegawai peserta bimtek dapat mengikuti kegiatan bimtek dengan seksama. Pembelajaran berbasis SKS dan Kurikulum Merdeka adalah hal yang tidak dapat dipisahkan. Dengan mengoptimalkan pengaplikasiannya dalam KBM, Insya Allah akan melahirkan jebolan-jebolan yang berkualitas dari MAN 1 Kota Payakumbuh.


Dr. Suwardi MM, dalam bimbingan teknis pembelajaran berbasis SKS menjelaskan bahwasanya pembelajaran berbasis SKS ini sudah boleh diterapkan di madrasah sejak tahun 2014. Dimana dalam pembelajaran berbasis SKS ini, siswa dimungkinkan bisa menyelesaikan beban belajarnya dengan waktu yang optimal dan efektif sesuai dengan kompetensi siswa. 


Artinya, sangat memungkinkan bagi siswa yang memiliki kompetensi yang bagus dapat menyelesaikan beban belajarnya dan lulus dalam waktu kurang dari 3 tahun.


Pembagian beban belajar-pun dapat disusun berdasarkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing siswa. Dengan penerapan pembelajaran SKS ini, diharapkan layanan pendidikan di madrasah semakin efektif, potensi siswa berkembang secara optimal dan prestasinya semakin meningkat.


Dr. Suwardi MM menegaskan, jika memang visi dan misi MAN 1 Vocational Payakumbuh adalah meningkatkan potensi siswa, maka penerapan pembelajaran SKS merupakan salah satu langkah yang sangat efektif untuk memberikan pelayanan pendidikan kepada siswa dalam mencapai visi dan misi tersebut.


Melalui Wakil Bidang Kurikulum, Ria Novita, S.Pd, Kepala MAN 1 Vocational Payakumbuh, Muhammad Suhardi, S.Pdi., M.Pd berharap semua guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Vocational Payakumbuh dapat memahami lebih dalam tentang Kurikulum Merdeka dan Sistem Pembelajaran SKS, dengan demikian MAN 1 Vocational Payakumbuh dapat segera menerapkannya serta memberikan layanan pendidikan yang optimal kepada peserta didik di masa mendatang.(Ul)