Muncikari Tawarkan Anak di Bawah Umur ke Pelanggan, Untung Ratusan Ribu Sekali Transaksi -->

Adsense Atas-STIE AKBP-10 MEI 2022

Muncikari Tawarkan Anak di Bawah Umur ke Pelanggan, Untung Ratusan Ribu Sekali Transaksi

Jumat, 23 September 2022

Ilustrasi artis prostitusi online.


PADANG - Ibu rumah tangga diduga muncikari di Padang, Sumatra Barat (Sumbar) ditangkap gegara tawarkan anak di bawah umur ke pelanggan, Kamis (22/9/2022). Satu kali transaksi, IRT berinisial WO (32) ini bisa mengantongi ratusan ribu rupiah.


Kasus tersebut terungkap setelah Tim Klewang Polresta Padang bersama dengan anggota Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) menggerebek kamar Hotel A yang berlokasi di Jalan Bundo Kanduang, kota setempat. 


"Dari pengungkapan kasus ini, kami menangkap seorang perempuan yang diduga sebagai muncikari, WO (32), saat ini yang bersangkutan telah berstatus sebagai tersangka dan ditahan," kata Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Dedy Adriansyah Putra, di Padang, Kamis (22/9/2022), sebagaimana dikutip iNews.id.


Dedy mengatakan tersangka WO aslinya seorang ibu rumah tangga. Dia pun terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun dan pidana denda hingga Rp200 juta.


"Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan secara intensif, kami juga memintai keterangan terhadap korban serta pihak lain yang terkait dengan kasus, termasuk pihak hotel," ujarnya pula.


Dari pemeriksaan polisi terungkap bahwa tersangka WO telah menjadi muncikari dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Dia berperan menawarkan perempuan di bawah umur kepada laki-laki hidung belang.


Tersangka juga berperan mencarikan kamar hotel ketika telah mendapatkan calon pelanggan. Dalam setiap transaksi, dia mendapatkan keuntungan ratusan ribu rupiah.


Dedy membeberkan pengungkapan kasus itu berawal ketika Polresta Padang menerima laporan adanya aktivitas prostitusi di hotel atau penginapan kota setempat, sehingga membuat resah masyarakat.


Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti lewat penyelidikan sebagai bentuk komitmen polisi dalam memberantas penyakit masyarakat serta penegakan hukum perlindungan anak.


"Berbekal penyelidikan itulah kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka, saat penggerebekan kami juga mengamankan anak berusia 16 tahun yang akan dieksploitasi oleh tersangka kepada seorang pria," katanya.


Polisi mengingatkan kepada para pengusaha hotel atau sejenisnya, agar tidak memberikan ruang terjadinya aktivitas berbau tindakan prostitusi karena melanggar hukum serta bertentangan dengan nilai adat Minangkabau yang memiliki falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).


"Kami akan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas prostitusi ini, sesuai dengan instruksi pimpinan," ucapnya. (*)