Pendataan Peserta Pemilu Rumit, Berbanding Terbalik dengan Pendataan Penerimaan BLT -->

Pendataan Peserta Pemilu Rumit, Berbanding Terbalik dengan Pendataan Penerimaan BLT

Jumat, 07 Oktober 2022
Ketua KPU Solok Selatan Nila Puspita saat membuka acara sosialisasi tahapan pemiku 2024.


Solsel, fajarsumbar.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solok Selatan laksanakan Sosialisasi Tahapan Pemilihan Umum Tahun 2024, Jumat (7/10/2022).


Sosialisasi ini langsung di hadiri oleh Bupati Solok Selatan diwakili oleh Staf Ahli Bidang Politik Amdani dan dibuka langsung oleh ketua KPU Solok Selatan Nila Puspita.


KPU Solok Selatan juga menghadirkan seluruh pengurus partai politik, LSM, Ormas, Universitas, OPD terkait, LKAAM, Kamenag, MKKS se-Solok Selatan, Bawaslu, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, sejumlah, media. 


Ketua KPU Solok Selatan Nila Puspita dalam sambutanya menyampaikan, Kegiatan sosialisassi tahapan Pemilu 2024 ini berdasarkan Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2018 tentang sosialisasi pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu.


Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Sekretaris KPU Solsel, Benny Rinaldo mengatakan penting dilaksanakan karena dapat mensosialisasikan tahapan kepada pemangku kepentingan dan media. 


Diharapkan mengetahui dan memahami serta berpartisipasi dalam tahapan serta menyukseskan Pemilu 2024.


"Maksud kegiatan ini upaya menyebarkan informasi terkait Pemilu 2024 secara berkesinambungan. Dan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat secara kualitas dan kuantitas," kata dia.


Ketua KPU Solsel, Nila Puspita menyatakan bahwa sosialisasi agak terlambat karena banyak keterbatasan sehingga baru sekarang ini terlaksana. 


Tahapan Pemilu sama dengan tahun sebelumnya. Yang sudah dilaksanakan penyusunan regulasi, pendaftaran Parpol dari 1-14 Agustus 2022. Dan verifikasi administrasi Parpol dan sudah mendapatkan hasilnya dan masuk dalam massa perbaikan sedang berjalan. 


Kuota perempuan di Solok Selatan ini memang agak riskan, banyak faktor tidak cukupnya kuota perempuan tercapai 30 persen. 


Diharapkan pencalonan kuato perempuan sebagai penentu bagi pemenangan partai, no urut menjadi kendala juga bagi calon perempuan, karena ini sering terjadi, makanya perempuan tidak pernah mendapat kesempatan untuk menang mewakili perempuan diparlemen. 


Siapa yang belum terdaftar sebagai pemilih, diharapkan dapat mencek datanya dinagari dan tempat tempat keramaian  dan bagi yang belum terdaftar segera lakukan pendaftaran, pihak KPU akan mendatangi kerumah rumah dan mohon bantuan data datanya. 


Diakui Nila, kami menyadari bahwa masyarakat kita masih kurang peduli dengan permintaan data data untuk pemilu, berbeda dengan permintaan data data penerimaan BLT, UMKM dan sebagainya, mereka selalu segera menyiapkan, bahkan sering datang ke tempat tempat dimana daftar nama penerima.


Bupati Solok Selatan yang diwakili Staf Ahli Amdani dalam arahanya mengatakan, Pemikunitu adalahnoesta nasioanl lima tahunan, penerintah berharap bisa mentaati semua tahapan tahapan pelaksanaan pemilu. 


Saat ini sedang dilaksanakan tahapan tahapan pemilu diantaranya terkait dengan peraturan, kemudian lakukan perencanaan program dan anggaran serta penyusunan peraturan pemilu, lakukan pemuktahiran data, penyesuaian data pemilih, pelaksanaan pendaftaran peserta pemilu, penetapan peserta pemilu terhadap partai politik yang lolos verifikasi.


"Jangan sampai terjadi pelanggaran pelanggaran pemliu, karena keleliruan dari penyelenggara pemilu sangat besar dampaknya bagi kita semua, semuanya haris lakukan sesuai prosedur," imbau bupati. (Abg)