Kepala Rutan: "Pegang Hatinya, Bukan Badannya" -->

Kepala Rutan: "Pegang Hatinya, Bukan Badannya"

Rabu, 23 November 2022

 

Foto bersama

Padang Panjang, fajarsumbar.com - Kapala Rumah Tahanan Kelas II B Padang Panjang, Auliya Zulfahmi, A.Md.IP, S.H, MH, bersilaturrahim dengan sejumlah wartawan sambil ngopi dan sarapan pagj, Selasa (22/11)di ruang kerjanya.


Dalam temu ramah itu, Zulfahmi yang baru bertugas di Padang Panjang sejak dua pekan lalu mengaku bahwa dalam mebina menerapkan filosofi "pegang hati, bukan badannya". 


"Dengan perinsip itu akan terjalin hubungan baik antara petugas rumah tahanan dengan warga binaan," kata Fahmi yang putera Melayu, Medan ini. 


Kepada wartawan Fahmi mengajak turut membantu progam yang ada dan inovasi yang akan diterap di Rutan Padang Panjang kedepannya.


Salah satu program itu yakni tentang membezuk tahanan. Selama ini pemembezuk hanya dipertemukan lewah seebuah jendela kecil. Ke depannya, keluarga tahanan akan dapat bertemu di ruangan terbuka yang tentunya sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.


"Mudah-mudahan program baru ini dapat dilaksanakan dalam waktu dekat," kata pria beristrikan perempuan asal Aceh ini. 


Ditanya soal warga binaan yang kini ada di Rutan Padang Panjang yang dipimpinnya, kebanyakan dari kasus narkoba dan jumlah penghuni Rutan sudah melebihi kapasitas.


Terdapat 191 penghuni yang terdiri 178 napi, 4 tahanan kejaksaan, 6 tahanan pengadilan dan satu orang tahanan dalam proses pengajuan banding. 


"Padahal kapasitas Rutan ini hanya untuk 75 orang tahanan," katanya. (syam)