![]() |
| Idham Fadhil, Ketua PWI Padang Pariaman/Pariaman Terpilih priode 2026-2029 (foto.saco) |
Pariaman - Konferensi VII PWI Padang Pariaman/Kota Pariaman menandai babak baru kepemimpinan organisasi wartawan di wilayah Pariaman. Idham Fadhil resmi terpilih sebagai Ketua PWI Padang Pariaman/Pariaman periode 2026–2029 dalam suasana yang dinilai kondusif dan jauh dari konflik internal.
Konferensi ke- VII PWI bertempat di Ruang Rapat Wali Kota Pariaman, Balaikota Pariaman, Sabtu (24/1/2026) itu, Idham Fadhil memperoleh 10 suara, Ahmad Damanhuri mendapatkan 2 suara, dan Ikhlas Darma Mulya meraih 4 suara, dan abstain 1 suara.
"Idham Fadhil mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin PWI Padang Pariaman/Pariaman untuk tiga tahun kedepannya," ujar Idham Fadhil, usai penetapan peraih suara terbanyak.
Idham Fadhil yang juga Komisioner Informasi Publik (KIP) Sumatera Barat itu menyatakan, seluruh rangkaian konferensi berjalan lancar tanpa kubu-kubuan maupun sekat di antara sesama anggota.
Ia menegaskan, dinamika organisasi yang sehat justru terlihat dari proses demokrasi yang terbuka dan saling menghormati, bukan dari pertarungan kepentingan.
"In Sha Allah dalam tempo seminggu ini, kita tuntaskan membentuk susunan pengurus, sebagai yang diamanahkan peserta Konferensi VII PWI ini," kata Idham Fadhil yang juga Ketua Formatur.
Ia tambahkan kita upayakan bisa dilantik jelang ramadhan, sekaligus mempersiapkan puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten.
Apresiasi juga datang dari Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navis. Ia menyebut pelaksanaan Konferensi VII PWI Padang Pariaman/Pariaman sebagai capaian luar biasa yang patut menjadi contoh.
Soliditas wartawan Pariaman dinilai mampu menjaga marwah organisasi di tengah tantangan profesi pers yang kian kompleks.
Idham tak menampik bahwa keberhasilan agenda tersebut merupakan hasil dukungan banyak pihak. Peran para sepuh, senior, seluruh anggota, hingga sokongan penuh pengurus PWI Sumbar menjadi energi utama terselenggaranya konferensi dengan aman dan bermartabat.
Ke depan, Widya Navis mengingatkan agar kepengurusan baru tidak berhenti pada seremoni.
Penataan aset organisasi dan peningkatan kualitas wartawan harus menjadi agenda prioritas, seiring tuntutan profesionalisme dan integritas insan pers di daerah.
Selain itu, pengurus PWI Padang Pariaman/Pariaman diminta aktif merangkul seluruh anggota tanpa kecuali.
"Konsolidasi internal serta koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Pemerintah Kota Pariaman, dan para pemangku kepentingan lainnya dinilai penting untuk memperkuat posisi organisasi," harap Ketua PWI Sumbar, Widya Navies.
Pesan tegas juga disampaikan agar kepengurusan tidak sekadar menjadi nama di struktur.
"Kantor organisasi harus difungsikan, roda organisasi dijalankan secara profesional, dan PWI hadir nyata sebagai rumah bersama wartawan yang beretika, independen, dan berdaya saing," tegasnya.
Konferensi VII PWI Padang Pariaman/Parianaman ditutup secara resmi oleh Ketua Bidang Organisasi PWI Sumatera Barat, Sawir Pribadi.(saco).
Komentar