Rapat Konsolidasi KONI Sawahlunto PAW 2024-2028: Perkuat Organisasi Jelang Porprov XVI -->

AdSense New

Rapat Konsolidasi KONI Sawahlunto PAW 2024-2028: Perkuat Organisasi Jelang Porprov XVI

Sabtu, 24 Januari 2026
Perkuat persiapan jelang Porprov XVI Sumatera Barat, pengurus KONI Sawahlunto menggelar rapat koordinasi dan evaluasi struktur organisasi guna memacu prestasi atlet di masa depan. (foto/humas koni sawahlunto)


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Suasana di ruang rapat KONI Sawahlunto pada Sabtu sore, 24 Januari 2026, terasa begitu khidmat sekaligus penuh energi optimisme saat jajaran pengurus berkumpul dalam agenda Rapat Konsolidasi Revisi Kepengurusan Pergantian Antar Waktu (PAW) periode 2024-2028. 


Pertemuan ini bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan sebuah momentum krusial untuk memperkuat struktur internal demi memacu akselerasi kinerja organisasi dalam menghadapi tantangan besar yang sudah di depan mata, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli 2026 mendatang.


​Ketua Umum KONI Sawahlunto, H. Jhon Reflita, membuka arahannya dengan menekankan filosofi dasar bahwa KONI adalah sebuah organisasi sosial yang memikul tanggung jawab moral untuk memfasilitasi masa depan para atlet. Ia menegaskan bahwa revisi kepengurusan ini merupakan langkah strategis agar KONI dapat bertransformasi menjadi wadah pemersatu yang solid. 


Bukti konkret dari keseriusan ini sudah mulai terlihat melalui pelaksanaan pretes fisik atlet sebagai bagian dari persiapan dini menuju Porprov. Sebanyak 435 atlet bersama pelatih pendamping dari 31 cabang olahraga (Cabor) berkumpul untuk mengikuti rangkaian pengujian ketahanan dan kemampuan fisik. Bagi Jhon Reflita, setiap langkah yang diambil hari ini adalah investasi jangka panjang demi kejayaan olahraga di Kota Sawahlunto.


​Semangat keberlanjutan tersebut disambut hangat oleh Sekretaris KONI Sawahlunto, Hendri Febriyudi, yang menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi secara erat dalam melanjutkan estafet pembangunan olahraga di daerah tersebut. 


Senada dengan itu, Doni Ramadona selaku Anggota Bidang Pembinaan Prestasi memberikan pandangan teknis yang tajam mengenai pentingnya kejelasan peran pasca-revisi. Ia mengingatkan bahwa dengan struktur yang baru, pembagian tugas dan fungsi masing-masing jabatan harus dijalankan dengan presisi agar setiap tantangan dapat dihadapi secara terukur demi peningkatan prestasi atlet.


​Merespons masukan tersebut, H. Jhon Reflita kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap seluruh agenda organisasi. Ia percaya bahwa kekuatan utama KONI terletak pada kerja tim yang kompak, di mana setiap pengurus berperan sebagai abdi bagi insan olahraga. 


Dengan semangat kebersamaan ini, Jhon Reflita optimis seluruh program kerja dapat dituntaskan dengan hasil yang maksimal. Diskusi dalam rapat ini pun mengalir dinamis, melahirkan berbagai gagasan segar yang berorientasi pada kemajuan olahraga di masa depan.


​Aspek teknis mengenai persiapan kejuaraan kemudian diperdalam oleh Wakil Ketua I, Boy Purbadi, yang memaparkan fokus program kerja pada penyiapan atlet serta ambisi besar Sawahlunto untuk menjadi tuan rumah bagi sebelas cabang olahraga yang telah diusulkan ke KONI Provinsi Sumatera Barat. Rencana besar ini tentu membutuhkan sinergi dan keseriusan kolektif agar Sawahlunto tidak hanya sukses secara prestasi, tetapi juga sukses sebagai penyelenggara. 


Hal ini dipertegas oleh Wakil Ketua II, Heru Apri Oval, yang menyatakan bahwa perjuangan untuk menggolkan usulan tuan rumah tersebut memerlukan komunikasi intensif dengan pihak provinsi. Ia juga menggarisbawahi pentingnya diseminasi informasi yang transparan kepada setiap cabang olahraga dan atlet agar seluruh pihak memiliki kesiapan mental dan teknis yang seragam.


​Rapat konsolidasi ini diakhiri dengan pernyataan penutup yang kuat dari H. Jhon Reflita. Ia memberikan penekanan bahwa kunci keberhasilan dalam menjaga marwah "Kota Arang" di kancah olahraga adalah rasa saling menghargai dan semangat kebersamaan. 


Dengan pondasi kekeluargaan yang kokoh, ia yakin setiap hambatan dapat dilalui dengan baik, demi mengantarkan atlet-atlet Sawahlunto meraih podium tertinggi dan mengharumkan nama kota di tingkat regional maupun nasional. (ton)