Membangun Kejayaan di Kota Arang: Strategi Matang KONI Sawahlunto Menuju Porprov Sumbar 2026 -->

AdSense New

Membangun Kejayaan di Kota Arang: Strategi Matang KONI Sawahlunto Menuju Porprov Sumbar 2026

Senin, 23 Februari 2026
Wakil Ketua KONI Sawahlunto, Boy Purbadi SH (kiri, batik), memimpin rapat monitoring dan evaluasi bersama jajaran pengurus untuk mematangkan persiapan atlet dan teknis tuan rumah jelang Porprov Sumbar 2026. (foto/humas koni sawahlunto)


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Geliat persiapan menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI tahun 2026 mulai memanas di Kota Sawahlunto. Sebagai langkah konkret dalam memetakan kekuatan dan kesiapan teknis, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sawahlunto bakal melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) mendalam yang melibatkan seluruh cabang olahraga di bawah naungannya. 


Pertemuan strategis ini bukan sekadar ajang seremonial, melainkan sebuah upaya kolektif untuk memastikan bahwa setiap keringat atlet di lapangan latihan bertransformasi menjadi medali dan prestasi yang membanggakan bagi kota bersejarah tersebut.


​Rapat internal yang berlangsung dinamis ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua KONI Sawahlunto, Boy Purbadi SH, yang didampingi oleh Sekretaris Umum Hendri Febri Yudi serta Bendahara Umum Nina Sangra, Senin (22/2/2026) di Sekretariat KONI setempat. Kehadiran Ketua Bidang Organisasi Vicky Vivaldi bersama jajaran pengurus lainnya menegaskan bahwa penguatan manajerial menjadi fondasi utama sebelum para atlet terjun ke gelanggang laga. 


Dalam forum tersebut, setiap perwakilan cabang olahraga diminta untuk memaparkan secara rinci mengenai progres pembinaan atlet, skema program latihan jangka panjang, kebutuhan anggaran yang rasional, hingga pemetaan kekuatan lawan menjelang babak kualifikasi.


​Wakil Ketua KONI Sawahlunto, Boy Purbadi, menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam masa persiapan adalah harga mati. Beliau memandang Porprov 2026 sebagai panggung pembuktian identitas daerah. 


"Porprov bukan hanya soal partisipasi, tapi tentang prestasi dan harga diri daerah. Kita ingin seluruh cabor benar-benar siap, baik dari sisi atlet, pelatih, maupun manajemen tim," tegas Boy Purbadi di hadapan para pengurus cabang olahraga. 


Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa Sawahlunto tidak ingin datang ke medan laga hanya sebagai pelengkap daftar peserta, melainkan sebagai pesaing yang patut diperhitungkan.


​Fokus pembicaraan dalam rapat tersebut juga meluas pada peran strategis Sawahlunto yang direncanakan menjadi tuan rumah bagi tiga cabang olahraga bergengsi, yakni kempo, binaraga, dan road race. Menjadi tuan rumah adalah tanggung jawab ganda; selain sukses secara prestasi, Sawahlunto juga memikul beban untuk sukses secara penyelenggaraan. 


Sekretaris Umum Hendri Febri Yudi mengingatkan bahwa predikat tuan rumah harus dijawab dengan profesionalisme tinggi, terutama dalam hal koordinasi lintas sektor dan pembenahan infrastruktur pendukung.


​"Kita tidak hanya menyiapkan atlet, tetapi juga sarana prasarana, panitia pelaksana, hingga dukungan masyarakat," ujar Hendri Febri Yudi menambahkan. 


Kesiapan ini menjadi sangat krusial mengingat KONI Sumatera Barat baru saja mengeluarkan instruksi melalui surat resmi nomor 330/K-SB/KU/II/2026 yang menuntut kelengkapan berkas administratif bagi calon tuan rumah. Dalam regulasi tersebut, daerah diwajibkan menjamin dukungan pendanaan yang meliputi akomodasi perangkat pertandingan, transportasi lokal, hingga biaya keamanan dan kesehatan. 


Hal ini menuntut sinergi yang kuat antara KONI dengan Pemerintah Kota Sawahlunto agar komitmen pendanaan dan fasilitas dapat terpenuhi sesuai tenggat waktu yang diberikan oleh provinsi.


​Di sisi lain, Ketua Bidang Organisasi Vicky Vilfadli menyoroti pentingnya keharmonisan di internal organisasi sebagai kunci keberhasilan teknis di lapangan. Beliau meyakini bahwa kendala sekecil apa pun dalam proses pembinaan harus segera didiskusikan secara terbuka agar tidak menjadi penghambat saat kompetisi dimulai. 


Komunikasi yang intensif dan pelaporan berkala antara cabang olahraga dengan KONI menjadi instrumen vital dalam mendeteksi kebutuhan mendesak atlet, mulai dari peralatan tanding hingga suplemen nutrisi.


​Melalui rangkaian Monev yang komprehensif ini, KONI Sawahlunto berupaya menciptakan ekosistem olahraga yang kompetitif dan terukur. Harapan besar kini tertumpang pada pundak para pengurus cabang olahraga untuk segera menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut dengan peningkatan intensitas latihan. 


Dengan persiapan yang matang dan pemenuhan persyaratan administratif yang disiplin, Kota Arang optimis dapat mengukir tinta emas pada Porprov Sumbar 2026, sekaligus membuktikan kapasitasnya sebagai tuan rumah yang ramah dan kompeten bagi insan olahraga Sumatera Barat. (ton)