![]() |
| Kapolres AKBP Nur Ichsan pimpin konferensi pers dengan awak media |
Tanah Datar, fajarsumbar.com - Polres Tanah Datar menggelar konferensi pers mengenai 4 kasus penipuan, yang dipimpin Kapolres Tanah Datar, AKBP. Dr. Nur Ichsan Dwi S., S.H., S.I.K., M.I.K, bertempat di Lobi Polres Tanah Datar, Rabu (4/3/2026) sekira pukul 14.00 Wib.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Kompol Nofri, S.H., M.H., Kabag Ren AKP Kamaluddin, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Surya Wahyudi, S.H., M.H., Kasi Humas AKP Jondriardi, serta tamu undangan dan sekitar 40 wartawan mitra Polres Tanah Datar.
Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres menyampaikan sejumlah pengungkapan kasus yang berhasil ditangani jajaran Polres Tanah Datar, diantaranya Polres Tanah Datar berhasil mengungkap kasus penipuan beras yang terjadi pada 24 November 2022. Dalam perkara ini, pelaku melakukan penipuan dengan menawarkan keuntungan yang cukup besar, dan terduga pelaku meyakinkan korban.
Kemudian tambah Kapolres, ada kasus penipuan umroh ini dilaporkan oleh pelapor berinisial T. Keberangkatan jemaah yang dijadwalkan pada 29 Desember 2025 batal dilaksanakan.
"Sebanyak 34 (tiga puluh empat) orang jemaah mendaftar umroh melalui referensi tersangka, dengan total kerugian kurang lebih Rp.1.019 miliar. Biaya yang dibayarkan bervariasi, mulai dari Rp.28.800.000 hingga Rp.35.600.000 per jemaah. Pembayaran dilakukan sejak April 2025 hingga 15 Desember 2025 di kediaman masing-masing korban, yang tersebar di berbagai kecamatan dalam wilayah hukum Polres Tanah Datar," urai Kapolres.
Kapolres terangkan lagi, modus operandi yang digunakan tersangka adalah menjual tiket di bawah standar harga resmi PT serta menerapkan skema ponzi atau "gali lubang tutup lubang". Selain itu, tersangka menggunakan rekening pribadi sebagai rekening usaha travel umroh, Dana yang diterima juga digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya, sehingga keberangkatan jemaah gagal dilaksanakan.
Selanjutnya kasus penipuan dengan modus Scam dan sindikat pelaku sudah berhasil ditangkap di Surabaya.
Terakhir kasus penggelapan satu unit mobil Toyota Avanza Veloz dengan korban warga jorong Malana Ponco, Nagari Baringin. Dan terduga pelaku masih dalam pencarian, sedangkan mobil sudah berhasil diamankan di Payakumbuh dan mobil telah diserahkan kepada pemilik mobil. (F12)
Komentar