Yayasan Bustanil Arifin dan TP-PKK Sepakat Dorong Penguatan uWisata Budaya -->

Iklan Atas

Yayasan Bustanil Arifin dan TP-PKK Sepakat Dorong Penguatan uWisata Budaya

Selasa, 04 Agustus 2026
Lokasi Pusat Dokumentasi Informasi Kebudayaan Minangkabau di Padang Panjang.


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) merupakan salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Kota Pasang Panjang.


Ketua TP-PKK, Ny. Maria Feronika bersama utusan Yayasan Bustanil Arifin melakukan kunjungan ke kawasan PDIKM, Senin (3/8).


Kunjungan ini  didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Porapar) Busmar Chandra, serta Kepala Bidang Pariwisata, Dessy Via Cardena. 


Peninjauan ini untuk melihat langsung kondisi kawasan sekaligus menggali potensi yang dapat dikembangkan agar PDIKM semakin menarik dan mampu memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan.


“Kita hari ini turun untuk meninjau secara langsung kondisi kawasan  PDIKM sekaligus menggali potensi yang dimiliki sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Padang Panjang. Peninjauan ini kita lakukan secara menyeluruh guna memperoleh gambaran yang lebih mendalam mengenai kondisi fasilitas, pengelolaan, serta peluang pengembangan kawasan PDIKM ini,” kata Maria.


Dalam kunjungan  rombongan juga berdialog dengan pengelola PDIKM. 

Sejumlah hal dibahas, mulai dari kondisi sarana dan prasarana, pengelolaan kawasan, hingga upaya memperkuat daya tarik PDIKM sebagai destinasi wisata budaya.


PDIKM memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena tidak hanya menawarkan daya tarik wisata, tetapi juga menjadi ruang  mengenalkan dan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap kekayaan budaya Minangkabau.


Pengembangan kawasan perlu dilakukan secara terarah dengan memperhatikan kebutuhan wisatawan, kenyamanan pengunjung, kualitas fasilitas, serta penguatan pengalaman wisata yang ditawarkan.


Kehadiran utusan Yayasan Bustanil Arifin dalam kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membuka ruang sinergi dengan berbagai pihak. Kolaborasi antara Pemerintah Daerah, yayasan, pengelola, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat menghasilkan gagasan serta dukungan yang konkret bagi pengembangan PDIKM.


Ia berharap hasil peninjauan  dapat menjadi bahan untuk menentukan langkah-langkah pengembangan PDIKM ke depan, sehingga kawasan ini semakin representatif, berkualitas, dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.


Penguatan PDIKM  diharapkan dapat semakin memperkokoh posisi Padang Panjang sebagai kota yang memiliki kekayaan budaya dan potensi wisata yang layak untuk terus dikembangkan. (syam)