Galodo Terjang Arosuka, 500 Personel Gabungan Berjibaku Lawan Lumpur -->

Iklan Atas

Galodo Terjang Arosuka, 500 Personel Gabungan Berjibaku Lawan Lumpur

Selasa, 22 September 2026


                                                                        

terlihat personil gabungan TNI, Polri dan tim BPBD bersama-sama masyarakat membersihkan material lumpur (foto, Def)


Kab, Solok. fajarsumbar.com - Pemandangan dramatis terlihat di kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok, Selasa (22/9/2026). Sehari setelah diterjang banjir bandang (galodo), lumpur dan material bawaan arus masih memenuhi sejumlah titik dan mengganggu akses masyarakat.


Tak ingin material bencana semakin menghambat aktivitas warga, ratusan personel langsung diterjunkan ke lapangan. Sejak malam pascagalodo, personel Brimob Polda Sumbar telah berjibaku membersihkan lumpur yang menutupi badan jalan di sekitar kawasan Rumah Makan Kayu Aro.


Sedikitnya 300 personel Brimob dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan. Dengan peralatan yang tersedia, mereka mengeruk lumpur dan menyingkirkan material berupa tanah, kayu, serta berbagai benda yang terbawa derasnya arus galodo.


Pembersihan juga diperkuat dengan mengerahkan dua unit water cannon. Semprotan air bertekanan digunakan untuk membantu mengurai lumpur yang menempel di badan jalan dan kawasan terdampak.


Komandan Batalyon Brimob, Hendri, mengatakan personel sudah bergerak sejak malam setelah bencana terjadi. Pihaknya berupaya mempercepat pembersihan agar akses di sekitar lokasi terdampak dapat segera kembali normal.


“Kami mengerahkan personel untuk membantu membersihkan material lumpur dan sisa bencana di lokasi terdampak,” kata Hendri saat dikonfirmasi fajarsumbar.com di lokasi kejadian, Selasa (22/9/2026).


Tak hanya Brimob. Kapolres Arosuka AKBP Rini Anggraini, S.S., S.I.K., juga menerjunkan sekitar 150 personel dan lebih kurang 50 personil TNI untuk membantu penanganan pascabanjir bandang. Personel disebar untuk membersihkan material sekaligus menelusuri rumah-rumah warga yang terdampak.


Di lapangan, kekuatan gabungan terlihat bekerja tanpa mengenal lelah. Personel Polda Sumbar, Polres Arosuka, TNI, BPBD dan masyarakat bahu-membahu mengangkat lumpur serta menyingkirkan material yang menghambat akses jalan dan memenuhi lingkungan warga.


Di tengah sisa-sisa galodo yang masih terlihat jelas, upaya pembersihan terus dikebut. Sebanyak 450 personel Brimob dan Polres Arosuka, ditambah unsur TNI, BPBD serta masyarakat, bergerak bersama memulihkan kawasan terdampak agar aktivitas masyarakat dan pemerintahan dapat kembali berjalan, (def)