SUMBAR

Fajar Terkini

Kota Padang

Kepala DSP3A Pariaman: "PKH Efektif Entaskan Kemiskinan"

Diposkan oleh On Sunday, February 24, 2019

>

Kepala DSP3A Padang Pariaman Hendra Aswara footo bersama dengan peserta Praktek Belajar Lapangan (PBL)

Padang Pariaman, fajarsumbar.com
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Hendra Aswara mengatakan, Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program terbaik di Asia. PKH sangat efektif dalam pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyampaikan, ketika membuka Praktek Belajar Lapangan (PBL) Peningkatan Kemampuan Keluarga kepada Pendamping PKH Regional I Sumatera di Mesjid Raya Limpato, Nagari Limpato, Kec. VII Koto, Jumat (22/2).

"Kita bangga Indonesia dinilai terbaik pada program bantuan tunai bersyarat di Asia. Dengan PKH, kita entaskan kemiskinan" ujar mantan Kepada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian.

Komitmen Padang Pariaman, kata dia, sangat tinggi dalam mendukung keberadaan pendamping PKH. Tahun ini telah dianggarkan dana sebesar Rp 500 juta untuk tambahan insentif kepada seluruh pendamping PKH.

"Di Padang Pariaman terdapat 71 orang pendamping PKH. Kita berikan insentif sebesar Rp 400-500  setiap bulannya kepada Koordinator, Operator dan Pendamping Kecamatan" kata Peraih Peringkat Pertama Kompetisi Pelayanan Publik 2018 tingkat Sumatera Barat.

Ia menambahkan,  jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memenuhi syarat sampai tahun ini sebanyak 17.473 KK. Pelaksanaan penyaluran bantuan tunai tersebut berjalan lancar selama ini.

"Pelaksanaan PKH sangat sukses di Padang Pariaman. Bantuan digunakan masyarakat untuk menunjang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial. Jadi bukan untuk konsumtif" ujar Alumni STPDN Jatinangor ini.

Sementara itu,  Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial diwakili Agus mengatakan, praktek lapangan dilaksanakan selama 5 (lima) hari mulai tanggal 22 s/d 27 Februari 2019 yang dipusatkan di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak. Adapun peserta PBL dari Propinsi Aceh hingga Lampung itu berjumlah 279 orang.

"Kami apresiasi sambutannya Pak Kadis yang sangat antusias dan sekaligus dititipkan peserta PBL. Semoga bisa mengaplikasi ilmu yang didapat kepada masyarakat" kata Agus.

Acara tersebut dihadiri Camat VII Koto Sungai Sariak Jose Rizal, Wali Nagari dan Wali Korong se- Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Korkab PKH Kabupaten dan seluruh pendamping PKH Kecamatan. (saco)

249 Pegawai Honorer Ikut Ujian CAT PPPK

Diposkan oleh On Saturday, February 23, 2019

>



Padang, fajarsumbar.com - Sebanyak 249 orang peserta Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Tahap 1 Pemprov Sumatera Barat tahun 2019 mengikuti ujian berbasis komputer oleh Badan Kepegawaian Daerah di dua tempat di SMK 2 dan SMK 6 Padang.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerha Drs. Alwis disela-sela kunjungan meninjau pelaksanaan Ujian Pengadaan Pegawai dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap I tahun 2019 di Provinsi Sumbar, Sabtu (23/2/2019).

Lebih lanjut Alwis menyampaikan ini merupakan penantian panjang dari pegawai honorer K 2 yang selama ini berharap menjadi pegawai negeri. Dan akhirnya keluar keputusan Kemen PAN RB menerima pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja ini berdasarkan peraturan men PAN RB Nomor 2 Tahun 2019.

Dan dari 249 orang peserta tersebut 211 orang untuk tenaga guru, 9 orang tenaga kesehatan, dan 29 orang penyuluh pertanian.

Pelaksanaan ujian berbasis komputer dengan Computer Assisted Test (CAT), dimana nilai hasil ujian dapat dilihat setelah selesai mengikuti ujian.

Hasil ujian ini nantinya akan dikirim ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB) sebagai yang menentukan diterima atau tidak P3K ini.

Kita berharap semua peserta yang ikut dalam pelaksanaan ujian hari ini akan lulus semuanya. Karena mereka rata-rata telah lama mengabdi bekerja malahan ada yang sudah berumur 56 tahun.

Peserta yang ikut ujian ini merupakan pegawai honorer yang telah masuk data bes Badan Kepegawai Nagera (BKN), ungkap Alwis.

Sekda juga menghimbau, dari melihat antusias para peserta ujian yang penuh berharap ingin menjadi pegawai PPPK,  seharus teman-teman pegawai Sumbar yang telah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat melihatkan kesungguhan dalam bekerja. Sehingga produktifitas pelayanan ASN Sumbar dapat meningkat lebih baik lagi dari waktu ke waktu.

Tidak saatnya lagi ASN Pemprov tidak bermalas-malasan dalam bekerja. Pelajari aturan dan ketentuan dalam bekerja sesuai tupoksi, kreatif dan berinovasilah untuk memberikan pelayanan dan kinerja pemerintahan yang lebih baik kepada masyarakat.

Mari bersama-sama bahu membahu memajukan Sumatera Barat disemua sektor pembangunan untuk wujudkan kesejahteraan masyarakat sesuai visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur  yang tertuang dalam RPJMD Sumatera Barat, harapnya.

Kepala Badan Kepegawai Daerah Yulitar, SH juga menambahkan, diakui pelaksanaan ujian sangat sempit waktu, peserta wajib mendaftar dari tgl. 10 s.d 16 Februari 2019.

Sementara database yang belum sinkron dari Badan Kepegawai Negara (BKN) maupun Kemen PAN RB ini yang mengakibatkan masa verifikasi peserta sangat pendek.

Kita senang antusiasme pendaftar dari eks Honorer k 2 sangat tinggi, sehingga walaupun waktu yang sempit mereka dapat juga mengikuti ujian PPPK Sumbar tahap I dengan baik, ujarnya

Yulitar juga mengatakan sesuai ungkapan Men PAN RB, formasi yang tersedia untuk PPPK baru pada posisi guru/dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian yang memenuhi syarat.

Selain itu, dalam rekrutmen para abdi negara, pemerintah berpegang pada enam prinsip, yakni kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari KKN, serta tidak dipungut biaya.

Ada pun rekrutmen PPPK bertujuan untuk akselerasi kapasitas organisasi serta mencapai tujuan strategis nasional. Dengan rekrutmen ini, pemerintah akan mendapat pegawai yang memiliki kompetensi teknis tertentu dan bersertifikasi profesional.

Tujuan lainnya, mendapatkan pegawai yang langsung didayagunakan dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, serta mendukung dinamika organisasi. Dengan skema ini, pemerintah juga hendak memulangkan para diaspora untuk berkarya di Tanah Air.

Terkait syarat batas usia minimal peserta PPPK, sudah ditetapkan adalah 20 tahun dan maksimal satu tahun sebelum batas usia pensiun untuk jabatan yang dilamar. Misalnya, untuk tenaga guru yang batas usia pensiunnya 60 tahun, bisa dilamar oleh warga negara Indonesia yang berusia 59 tahun, ujarnya.(ab)

Bupati Sijunjung Buka Selaju Sampan

Diposkan oleh On Saturday, February 23, 2019

>

musairil hadi sekretaris selaju sampan saat menerima dayung dari Bupati Yuswir Arifin

Sijunjung, fajarsumbar.comBupati kabupaten Sijunjung membuka lomba selaju sampan  yang digelar Persatuan Pemuda Nagari Muaro jumat ( 21/2) di arena selaju sampan Batang Sukam

Yuswir Arifin Bupati Kabupaten Sijunjung mengatakan Selaju Sampan di Batang  Sukam  sudah yang kedua kali nya diadakan,

untuk acara selaju sampan ini sebetulnya sudah sering di gelar di beberapa tempat, seperi di Batang Ombilin dan Batang Palangki.

Untuk itu kedepan acara ini akan dilaksanakan setiap tahunnya dan ditetapkan sebagai angenda tahunan disetiap HUT Kabupaten Sijunjung, jelasnya.

disamping lokasi ini sudah diserahkan oleh pemilik tanah ke pemda setempat untuk dikelola sebagai dermaga objek wisata Daerah, karena bersampan ini merupakan tradisi anak nagari yang harus terus dilestarikan. 


Selain itu, Festival Selaju Sampan bisa dijadikan iven pariwisata untuk mempromosikan wisata di Kabupaten Sijunjung yang baru saja ditetapkan sebagai kawasan Geopark Nasional di Silokek. 

Dalam kesempatan tersebut Bupati Yuswir Arifin mengapresiasi Pemuda Nagari Muaro yang sudah mengelar acara tersebut.

Sementara itu Anggota DPR RI Endre Saifoel juga mengapresiasi acara yang sudah digelar pemuda Muaro, dikatakannya acara selaju sampan ini perlu "didorong" kerena ini yang namanya selaju sampan merupakan kearifan lokal dan sekaligus untuk mempromosikan wisata di Kabupaten Sijunjung dan dulu sebelum lancarnya transpor tasi masyarakat yang ada di Durian Gadang ke muaro sudah mempergunakan perahu ini. 

Dan sekarang kita jadikan sebagai objek wisata Daerah. Nanti jika ada pengujung wisata yang ingin pergi ke Silokek harus mempergunakan perahu ini sehinga kesan wisatanya sangat terasa, di samping Kegiatan olahraga tradisi anak nagari ini terus dilestarikan.jelas Endre yang akrap disapa ji wen ini.

Sementara itu Murdi plt Nagari Muaro mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Anggota DPR RI atas dukungan yang diberikan atas terselengaranya acara ini, dan untuk kedepannya dia berharap agar kegian selaju sampan ini bisa masuk dalam angenda tahunan pengkab Sijunjung, sekligus bisa memperat persatuan antar pemuda nagari yang ada

Hal senada juga disampaikan ketua Pemuda Nagari Muaro Adi Candra dengan acara selaju sampan ini bisa lebih mempererat petsatuan antar pemuda yang ada kusunya di nagari Muaro dan agar lebih keaktif dengan kegiatan kegitan olah raga lainnya dan bukan untuk selaju sampan saja, sehinga hari hari kosong pemuda ini bisa diisi dengan kegiatan kegitan olah raga yang bermanfaat dan kira berharap acara hari ini bisa berjalan dengan sukse. 

Pada acara di awali dengan antar pemuda, sedangkan untuk antar TNI Polri dan OPD senin dengan total hadiah Rp. 6,5 yang dibagi dengan juara satu untuk umum rp. 2,5 juara 2 rp. 500 ribu dan  antar OPD TNI Polri. Juara satu Rp. 1 juta dan juara 2. 500 ribu. (def)

Tumbangkan Kamboja Timnas U22 Melaju ke Semifinal Ketemu Vietnam

Diposkan oleh On Friday, February 22, 2019

>


Phnom Penh, fajarsumbar.com  – Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 memastikan diri lolos ke semifinal Piala AFF U-22 2019 usai berhasil menang 2-0 atas Kamboja di laga pamungkas Grup B, pada Jumat (22/2/2019) malam WIB.
Dengan kemenangan tersebut, Timnas Indonesia U-22 menjadi runner-up Grup B dan bakal menemani Kamboja di babak semifinal kompetisi tersebut.

Vietnam pun dipastikan akan menjadi lawan Timnas Indonesia U-22 di semifinal nanti.

Tampil menghadapi tim tuan rumah, Timnas Indonesia U-22 tak gentar sama sekali. Hal itu dikarenakan sejak awal Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan memang membidik kemenangan di partai pamungkas tersebut.

Pasalnya kemenangan menjadi hal yang wajib diraih Timnas Indonesia U-22 jika ingin lolos dengan mulus dari fase grup.
Tekad ingin menang itulah yang terlihat sejak awal pertandingan. Tim asuhan Indra Sjafri itu kerap kali membahayakan lini pertahanan Kamboja dan baru pada menit ke-19 akhirnya Timnas Indonesia U-22 baru mencetak gol pertamanya.

Marinus menjadi aktor dibalik gol pertama Timnas Indonesia U-22 itu. Ia mampu mencetak gol usai menerima umpan matang dari Witan Sulaiman yang menyisir dari sisi kiri pertahanan Kamboja.

Usai berhasil unggul satu gol, Timnas Indonesia U-22 tak mengendurkan serangannya. Namun Kamboja pun tak menurunkan serangan dan malahan semakin sering bermain di wilayah tim berjuluk Garuda Muda itu.

Akhirnya timnas unggul 2-0. Pada perempat final nanti timnas U 22 ketemu dengan vietnam Minggu (24/2) sore. Sementara Kamboja ketemu Thailand pertandingannya dilangsungkan malam hari. (*)

Pungli Sertifikat Tanah? PNS Siap-siap Dipecat

Diposkan oleh On Friday, February 22, 2019

>


Jakarta, fajarsumbar.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan Djalil mengaku siap memberikan sanksi kepada pegawainya yang terbukti melakukan pungli pada program pembagian sertifikat tanah.

"Ada (pungli) kasih tahu, sanksinya sesuai administrasi," kata Sofyan di Gelanggang Remaja Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (22/2).

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) ini menyakini instansi yang dipimpinnya sudah tidak ada lagi pungli dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Meski demikian, dirinya tidak segan untuk memberikan sanksi kepada oknum yang meraup pundi dari program pemerintah ini. Apalagi, program pemberian sertifikat ini dinyatakan gratis.

Dia menceritakan, banyak pegawai BPN yang dipecat karena melakukan praktik pungli. Namun, hal itu terjadi di masa lalu. "Kalau BPN kita ambil tindakan, bahkan banyak orang kita yang kita berhentikan, dulu, sekarang sudah tidak ada lagi," tegas dia, seperti dikutip detikcom.

Dikatakan, jika masyarakat dalam program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) terkena pungli, maka segera laporkan ke aparat penegak hukum. "Kemudian itu diambil tindakan oleh aparat penegak hukum," kata Sofyan.

Dalam program pemberian sertifikat ini memang masyarakat tidak sepenuhnya gratis, karena ada beban yang telah diputuskan dalam SKB 3 Menteri Nomor 25 Tahun 2017.

Dalam SKB 3 Menteri itu, beban yang diterima masyarakat dalam rangka pelaksanaan persiapan pendaftaran tanah sistematis, seperti kegiatan penyiapan dokumen, kegiatan pengadaan patok dan materai, lalu kegiatan operasional petugas kelurahan/desa.

Adapun, besarannya sekitar Rp 150.000-Rp 450.000 sesuai wilayah atau kategori yang tertuang dalam SKB 3 Menteri. (*)

Polisi Bongkar Pemalsuan SIM B1 Umum di Padang, Seorang Sudah Dinyatakan Tersangka

Diposkan oleh On Friday, February 22, 2019

>


Padang, fajarsumbar.com - Sindikat pemalsuan surat izin mengemudi (SIM) dibongkar aparat kepolisian Padang. Dalam pengerebekan itu polisi menangkap satu orang pelaku dan saat ini diamankan di Mapolresta Padang.

Kapolresta Padang, Kombes Yulmar Try Himawan membenarkan penangkapan pelaku. Tersangka dibekuk berdasarkan laporan polisi (LP) / 126 / A / II / 2019 / SPKT Unit I, pada 19 Februari 2019 dan Surat Perintah Penangkapan No. SP. Kap / 40 / II / 2019 / Reskrim, 19 Februari.

Pelaku adalah Pardenis pangilan Een alias Bin Umar Said, ditangkap di kawasan Seberang Palinggam, Padang Selatan, beberapa hari lalu.

"Iya, pelaku kita tangkap atas dugaan pemalsuan akta autentik dengan cara mengubah golongan SIM,"ujar Kapolresta.

Tersangka ditangkap setelah petugas mendapat informasi. Atas kecurigaan anggota Lantas Polresta, akhirnya petugas dapat menangkap pelaku di kawasan Seberang Palinggam.

Dalam penangkapan petugas menyita SIM BI Umum atas nama Rahmadi dengan No. 0814180303034 yang terbit pada 21 Maret 2018. 31 unit SIM BI, salahsatunya atas nama Irpan Syahwil No. 940308140148 terbit pada  3 September 2014.

Selain itu, petugas juga menyita alat sablon SIM, satu botol tiner dan dokumen lainnya.

Dikatakan, SIM B1 tersebut dibuatkan setelah orang membuat SIM baru ke Satuan Lantas Polresta Padang dengan golongan A sesuai prosedur pembuatan SIM.

Setelah  selesai membuat SIM A, tersangka meminta SIM tersebut dan membawanya pulang ke rumah. Kemudian dia menghapus golongan yang ada di Kartu SIM tersebut dengan menggunakan tiner. Setelah tulisan golongannya hilang, tersangka sablon dengan menggunakan alat sablon dan membuat tulisan menjadi golongan B1 Umum. Kemudian SIM tersebut diserahkan pada orang yang memesannya.

Tersangka diancam pasal 266 jo 264 jo 263 UU No. 01 tentang  KUHP, dengan ancaman hukuman enam tahun penjara. (gepe)

Masyarakat Mentawai Diimbau Taati Aturan Lalulintas

Diposkan oleh On Friday, February 22, 2019

>


Tuapejat, fajarsumbar.com - Milineal Safety Road Festival (MSRF) menjadi ajang sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda untuk mentaati aturan berkendara di jalan raya, misalnya menggunakan helm dan melengkapi surat-surat kendaraan, baik kendaraan motor ataupun mobil.

KBO Satlantas Polres Mentawai Ipda. Januar mengatakan sekaitan program tersebut pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait tata tertib berlalu lintas di sekolah-sekolah, anak usia dini dan Masyarakat pengguna jalan raya, guna menjaga keselamatan diri sendiri ataupun bagi orang lain.

"Milineal Safety Road Festival artinya mempromosikan tentang keselamatan berlalu lintas terhadap kaum milineal. Sama -sama kita ketahui yang paling banyak mengalami kecelakaan adalah kaum Milineal, dimana pengguna jalan raya kaum Milineal ini, masuk kategori usia pelajar sampai usia 35 Tahun, jadi ini sengaja digelar festival, untuk meningkatkan kesetaraan pengguna jalan raya akan pentingnya keselamatan, " terangnya kepada sasarainafm.com baru-baru ini.

Ia menyebutkan acara puncak, pada Sabtu (09/03) nanti, pihaknya akan mengadakan berbagai hiburan dan berbagi door prize yang berkaitan atribut keselamatan berkendaraan salah satunya helm," Jadi pada festival nanti, kita akan mengadakan berbagai hiburan dan bagi-bagi door prize yang berkaitan dengan atribut keselamatan berlalu lintas seperti helm dan selain itu kita akan bagi-bagi baju festival," paparnya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi pada festival tersebut akan meningkatkan kesadaran masyarakat atas keselamatan di jalan raya, dimana menurutnya kecelakaan lalu lintas terjadi berawal adanya pelanggaran terhadap pengguna jalan raya yang bisa membahayakan pengendara lain.

"Sebetulnya kami tidak bangga dengan banyak tilang terhadap pelanggaran lalu lintas, karena menurut kami, jika masih banyak pelanggaran artinya program kita berhasil untuk mensosialisasikan keterbatasan berlalu-lintas, jangan hanya ada razia baru pengendara menggunakan helm, " timpalnya.

Ia juga mengajak masyarakat Mentawai, khususnya pengguna jalan raya baik pengendara sepeda motor ataupun kendaraan roda empat untuk melengkapi surat-surat kendaraan dan membuat Surat Izin Mengemudi (SIM), selain itu ia juga mengundang masyarakat untuk beramai-ramai datang mengikuti festival tersebut. (*/ab)

Tenaga Kontrak Diberi Pembinaan di Mentawai

Diposkan oleh On Friday, February 22, 2019

>


Tuapejat, fajarsumbar.com - Dalam rangka meningkatkan disiplin, tata krama, dan profesionalisme dalam bekerja, Dinas Perhubungan Mentawai melakukan pembinaan selama 4 hari dari jumat (22/02) hingga senin (25/02) kepada petugas pelabuhan UPTD Tuapejat, Siberut, Sikabaluan, dan Sikakap sebanyak 65 orang.

"Tenaga kontrak kita bekali kedisiplinan dengan latihan baris berbaris oleh TNI AL. Kemudian, besoknya bagian hukum akan memberikan pembekalan tentang sosialisasi peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk menghindari  praktik pungli di kawasan pelabuhan," tutur Edi Sukarni Kepala Dinas Perhubungan Mentawai, saat diwawancari Sasaraianfm.com di Tuapejat, Jumat (22/2).

Selain itu tenaga kontrak Dishub akan melakukan giat bersih-bersih pantai dalam gerakan Hari Peduli Sampah Nasional.

Selanjutnya Edi mengungkapkan para tenaga kontrak itu juga akan melakukan giat bersih-bersih pantai dalam gerakan Hari Peduli Sampah Nasional.

Kata dia, para tenaga kontrak tersebut sebelum menerima SK dari Dinas Perhubungan, mereka akan dilatih Standar Operasional Prosedur (SOP) di lapangan agar dapat memberikan pelayanan yang memuaskan sebagai petugas pertama yang dijumpai di pintu gerbang pelabuhan Mentawai.

"Kita  berharap tenaga kontrak ini dapat  melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan menjunjung tinggi 5 citra perhubungan sebagai wujud pribadinya, " pungkasnya. (ab)

Polres Mentawai Adakan Baksos Kesehatan

Diposkan oleh On Friday, February 22, 2019

>


Tuapejat, fajarsumbar.com - Wakapolres Mentawai Kompol A. Surya Negara mengajak masyarakat Mentawai untuk hadir pada kegiatan Bakti Sosial (Baksos) kesehatan, yang akan diselenggarakan pada tanggal 25 Februari 2019 mendatang.

"Saya selaku Wakapolres Mentawai menghimbau masyarakat terutama bagi yang membutuhkan pelayanan kesehatan, untuk beramai-ramai datang mengikuti kegiatan bakti sosial, diantara kegiatannya ada sunatan massal, pemeriksaan dan pengobatan gigi, serta pelayanan KB," tuturnya kepada wartawan di Polres Mentawai, Jumat (22/02).

Ia menyebutkan kegiatan baksos kesehatan tersebut merupakan kegiatan Bidang Dokter dan Kesehatan (Biddokes) Polda Sumbar yang bekerja sama dengan Badan Kependudukan, Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumbar, Dinkes Provinsi, Dinkes Mentawai dan instansi terkait pelayanan Keluarga Berencana (KB) Mentawai, yang akan dilaksanakan pada (25/02).

"Rangkaian kegiatannya antara lain berupa Sunatan masal, pelayanan KB, pemeriksaan Gigi dan penyakit dalam lainnya," beber Surya Negara.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai lahmudin Siregar sebagai pihak yang membantu kegiatan tersebut secara teknis mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Polres setempat

Kita sudah melakukan rapat koordinasi bersama polres mentawai dan stakeholder terkait untuk melakukan kegiatan kegiatan bakti sosial pelayanan kesehatan secara gratis yang akan diselenggarakan pada waktu dekat.

"Dalam kegiatan tersebut, ada kegiatan sunatan massal dan diperkirakan pesertanya sebanyak 120 orang dan pengobatan penyakit dalam lainnya kurang lebih pesertanya ada 250 orang dan jumlah ini mungkin akan bertambah pada saat Hari H." terangnya.

Sementara itu, Lahmudin mengatakan berdasarkan hasil koordinasi dengan Polres Mentawai, menyepakati bahwa pelaksanaan baksos tersebut dilakukan di tiga tempat diantaranya Polres Mentawai, Puskesmas Mapadegat dan RSUD Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Untuk sosialisasi Keluarga Berencana (KB) dan pemasangan implan yang rencananya akan dilakukan di puskesmas Mapadegat dan pemutaran film tentang Keluarga Berencana di KM 8, kemudian pemeriksaan gigi untuk anak-anak Sekolah dan pengobatan gigi yang akan dilaksanakan di RSUD Kabupaten Kepulauan Mentawai, kemudian pengobatan penyakit dalam di Polres Mentawai," jelasnya.

Ia menyebutkan selain Tim medis dari Padang, pihaknya juga akan mempersiapkan petugas yang akan melaksanakan pengobatan massal baik di Polres Mentawai di RSUD maupun di Puskesmas Mapadegat.," Peserta, nanti akan difasilitasi dengan transportasi, hal ini berdasarkan koordinasi kita bersama dengan Kabag Ops Polres Mentawai," terangnya.

Sementara itu untuk Animo masyarakat terkait dengan pelaksanaan bakti sosial pelayanan kesehatan secara gratis kata lahmudin di Kepulauan Mentawai cukup tinggi, apalagi tim Dokter spesialis juga akan dihadirkan pada kegiatan ini.

Ia berharap pada hari pelaksanaan nanti masyarakat bisa hadir dan ia juga meminta kepada lembaga-lembaga apa saja untuk mau melaksanakan kegiatan serupa agar tingkat kesehatan di Kabupaten Kepulauan Mentawai lebih baik lagi.(ab)

SMA 2 Sipora Siap Laksanakan UASNBK, Begini Persiapan Siswa

Diposkan oleh On Friday, February 22, 2019

>


Tuapejat, fajarsumbar.com - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Sipora sudah mulai mempersiapkan diri jelang Ujian Akhir Sekolah Nasional Berbasis Komputer (UASNBK) yang mulai dilaksanakan pada 11 sampai 25 Maret 2019 mendatang, sementara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mulai tanggal 1,2,4 dan 8 April 2019.

“Kalau UNBK dia empat hari, karena ada Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris,  Matematika kemudian bidang studi pilihan, misalnya IPA ada Kimia, Fisika dan Biologi, kalau di IPS ada Sosiologi, Ekonomi sama Geografi, jadi mana yang mereka pilih itu yang mereka ujian, makanya empat hari mereka ujian, kalau dulu kan sampai enam hari,” kata Kepala Sekolah SMAN 2 Sipora, Helimursida, Jumat (22/2).

Sebelum masuk UASNBK siswa akan mengikuti ujian praktek yang dimulai dari tanggal 4 sampai 9 Maret mendatang, selain itu siswa SMAN 2 Sipora akan menggelar pagelaran seni budaya 2 Maret termasuk bagian dari penilaian guru-guru sebagai tambahan nilai praktek siswa.

Dikatakan Helimursida, UASNBK lebih penting ketimbang UNBK, sebab penentu kelulusan siswa adalah masing-masing Sekolah, bukan lagi dari hasil UNBK Provinsi atau pusat.

“Penentu kelulusan itu adalah pihak sekolah, tapi ada beberapa kriterianya yaitu sikap (kehadiran, tingkah lakunya, tidak terlibat narkoba, pergulan bebas, LGBT). Kalau kehadiran ini misalnya 80 persen, nah kalau kurang dari 80 persen ini, bukan berarti tidak lulus tapi mungkin kita tunda kelulusannya, dia penuhi dulu,bukan hanya itu, misalnya juga nilai-nilai lain yang tidak memenuhi syarat, atau tugasnya, di perbaiki dulu, di lengkapi, kalau sudah baru nanti kita nyatakan lulus,” ujar Helimursida.

Ia menyebutkan, kenapa UASNBK sangat penting bagi siswa, sebab UASNBK juga merupakan ujian sistem online, dan kelulusan siswa ditentukan oleh sekolah terkait kriteria dan kemampuan siswa dilihat langsung oleh guru-guru yang mengajar di sekolah masing-masing, maka sekolah bisa menentukan siswa tersebut layak lulus atau tidak dengan cara musyawarah bersama Kepala Sekolah serat guru-guru, selain itu UNBK tidak memiliki standar kelulusan siswa.

“Kalau kita berpatokan ke UNBK saja, smentara anak ini bagus nilainya di UASNBK, kan kasihan juga anak-anak tidak lulus, maka ini diserahkan ke sekolah, sistem seperti ini sudah jalan dua tahunlah,” ungkapnya.

Sementara jumlah siswa Kelas XII SMAN 2 Sipora sebnayak 174 orang, 100 jurusan IPA dan 74 jurusan IPS. (ab)

Peringati 3 Tahun 7 Pesan Sikerei, Pemkab Mentawai Adakan Aksi Bersih Pantai

Diposkan oleh On Friday, February 22, 2019

>


Tuapejat, fajarsumbar.com - Dalam rangka memperingati 3 tahun 7 Pesan Sekerei, 22 Februari 2016-22 Februari 2019, Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai bersama Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga,  Kantor Lingkungan Hidup, dan Polres Mentawai melakukan aksi bersih pantai dari sampah plastik di kawasan pantai Mapaddegat pagi tadi.

Desti Seminora Kepala Disparpora Mentawai mengatakan bahwa untuk menuju  pariwisata sehat, pihaknya masih akan melengkapi fasilitas di kawasan destinasi wisata agar bersih dari sampah dan wisatawan merasa nyaman.

"Ke depan, menuju Mentawai bersih dari plastik, kita akan mencoba mengurangi penggunaan plastik. misalnya, proses pengemasan barang menggunakan kantong atau bahan yang bisa dipakai berulangkali tanpa harus menggunakan kantong plastik dari toko atau warung. Begitu juga di perkantoran dengan membawa botol atau gelas masing-masing dan tentunya butuh kerjasama dari semua pihak, " kata Desti usai goro di pantai Mapaddegat, Jumat(23/02).

Sementara Lahmuddin Siregar Kadis Kesehatan Kepulauan Mentawai menyampaikan bahwa pada peringatan 3 tahun 7 pesan Sikerei ini ada peningkatan pola hidup sehat masyarakat Mentawai.

"Saat ini untuk pola hidup sehat sudah mulai tampak dari munculnya aktivitas fisik para ibu-ibu, lansia,  dan kelompok lainnya berpartisipasi dalam kegiatan senam. Selain itu banyak juga dari masyarakat kita yang berhenti merokok.

Belakangan juga masyarakat sudah sadar untuk ke posyandu, membersihkan lingkungan, dan menanam tanaman obat di pekarangan rumahnya, dan banyak lagi aspek lainnya yang berkembang," ujar Lahmuddin.

Ia berharap semua elemen masyarakat berperan menjadi pembaharu di lingkungan masing-masing, seperti memecahkan persoalan sanitasi, pembangunan jamban, dan air bersih, serta penyuluhan hidup sehat. (ab)

Dinsos Sumbar Susun Sinergitas Program, 19 Kab/Kota Ikut Hadir

Diposkan oleh On Friday, February 22, 2019

>


Suasana pertemuan dan sinergitas penyusunan program sosial diselenggarakan Dinsos Sumbar, dengan peserta dari dinas sosial kabupaten/kota di Hotel Hayam Wuruk, Padang, kemarin.
Padang, fajarsumbar.com - Sedikitnya, 80 peserta dari 19 kabupaten/kota di Provinsi Sumbar, tengah ikuti penyusunan sinergitas program Dinas Sosial Provinsi di Hotel Hayam Wuruk, Kota Padang, 20 hingga 22 Februari.

Hasil penyusunan tersebut, menjadi bahan pada Rakortek dan Musrenbang Provinsi Sumbar, pada April 2019 ini. Untuk itu, perlu penyusunan perencanaan pembangunan, sekaligus memerhatikan prioritas nasional, dimana terdapat lima program, ksususnya program terkait Kementrian Sosial RI, yakni pembangunan manusia lewat pengurangan kemiskinan dan peningkatan layanan dasar.

"Sebagai nara sumber kami datangkan dari BPKP, KPK dan instansi terkait lainnya," tutur Sekretaris Dinas Sosial Sumbar, Ramawi kepada di kantornya, kemarin.

Disebutkan, jaminan dan bantuan sosial tepat sasaran, dilaksanakan melalui penyaluran bantuan tunai bersyarat bagi keluarga miskin secara non tunai kepada 10 juta KPM. Selain itu, juga menyalurkan bantuan pangan lewat voucher/layanan keuangan digital kepada 15.600.000 KPM.

"Juga kesejahteraan sosial anak integratif dengan jumlah sasaran 101.362 anak. Kemudian, verifikasi dan validasi data terhadap 96.700.000 jiwa serta SDM yang mengikuti pelatihan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) untuk 3.392 orang," kata Ramawi.

Ditambahkan, untuk pemenuhan kebutuhan dasar, dilakukan melalui pemberian rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas, dengan sasaran 28.383 orang. Dan, literasi khusus bagi penyandang disabilitas netra dengan 35 jenis.

Di samping itu, pemberian alat bantu bagi penyandang disabilitas untuk 3.000 unit. Pemberian rehabilitasi sosial bagi lanjut usia kepada 25.430 orang dan lainnya.

"Berikutnya, perluasan akses usaha mikro, kecil, dan koperasi. Ini diberikan lewat KUBE dengan sasaran 119.020 orang serta rehabilitasi sosial orang dengan HIV/AIDS terhadap 821 orang, termasuk rehabilitasi sosial korban tindak kekerasan kepada 750 orang," sebutnya lagi.

Selanjutnya, sesuai PP No. 2 Tahun 2018, tentang standar pelayanan minimal, Permensos No. 9 Tahun 2018 tentang standar teknis pelayanan dasar pada SPM dan Permendagri No. 100 Tahun 2018 tentang penerapan SPM, merupakan  urusan pemerintahan wajib yang berhak diperoleh setiap warga negara secara minimal.

"Karenanya, sangatlah tepat pada kegiatan sinergitas program kali ini dihadirkan Bappeda kabupaten/kota, sebagai peserta. Sehingga, harapan kita pada tahun 2020 dapat terealisir. (yas)

LPI Tingkat Pd. Panjang Kembali Digelar, Jaring Pemain  Berbakat

Diposkan oleh On Friday, February 22, 2019

>

Trinov

Padang Panjang, fajarsumbar.com
-Kegiatan tahunan untuk pembinaan pemain sepak bola berbasis pelajar, Liga Pelajar Indonesia (LPI)  tingkat Padang Padang kembali digelar mulai, 25 Februari hingga 12 Maret 2019 mendatang.

Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Trinov menyampaikan, sebanyak 14 sekolah SLTP dan 17 SLTA sekota Padang Panjang telah mendaftar untuk ikut dalam Liga Pelajar Indonesia (LPI) 2019.

Menurut rencana  Walikota Fadly Amran akan didaulat melakukan kick off ajang  perebutan piala bergilir Walikota Padang Panjang ini, Senin (25/5) nanti di Lapangan Anas Karim, Padang Panjang.

Dikatakan Trinov, selain ajang penjaringan bakat, arena ini setidaknya menjadi proyeksi dalam pembinaan dan pemantauan terhadap bibit-bibit pemain sepak bola asal Padang Panjang yang berbakat.

Adapun tujuan liga LPI ini adalah untuk memotivasi kita semua, baik pihak sekolah maupun dari komunitas club-club sepak bola kedepan, bagaimana kita meningkatkan prestasi sepak bola di Kota Padang  Panjang dan Sumatera Barat pada umumnya.

Keberadaan kompetisi liga pendidikan sangat penting dan patut dikembangkan serta  didukung oleh semua pihak,kedepannya diharapkan mampu berkiprah tidak hanya ditingkat lokal dan regional, tetapi juga di tingkat Nasional.

Diharapkan kompetisi sepak bola  liga pendidikan 2019,akan mampu menyajikan permainan menarik, enak ditonton oleh kalangan pencinta sepak bola karena setiap tim kesebelasan yang berlaga memiliki pola permainan yang beragam.

"Kita menginginkan para pelajar yang ikut nantinya memberikan yang terbaik, dengan menampilkan permainan dan skill masing-masing dengan baik dan maksimal," ujarnya kepada fajarsumbar.com diruang kerjanya, Jumat (22/2).

Trinov berharap pemerhati sepakbola, club dan PSSI Padang Panjang bisa memanfaatkan LPI untuk memantau bakat baru, sehingga akan berdampak baik terhadap perkembangan sepakbola Padang Panjang. (adek)

Disnaker Pessel Tinjau Keberadaan TKA di Ranah Pesisir

Diposkan oleh On Friday, February 22, 2019

>

Sirdin Masrul

Pessel, fajarsumbar.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pesisir Selatan kini tengah mengidentifikasi keberadaan tenaga kerja asing (TKA) di daerah itu.

Kepala Dinas, Sirdin Masrul menyampaikan, identifikasi guna memastikan jumlah tenaga kerja asing pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Pelangai Gadang Kecamatan Ranah Pesisir.

"Tim telah turun. Itu dipimpin Bidang Ketenagakerjaan," ungkapnya pada wartawan di Painan, Jumat (22/2).

Seperti diberitakan salah satu media online, keberadaan tenaga asing di daerah itu sangat banyak. Awalnya hanya lima orang.

Namun seiring berjalannya waktu, jumlah itu kian bertambah. Bahkan, menurut media itu tenaga kerja asing itu telah mengisi tiga kontrakkan yang cukup besar.

Mereka merupakan pekerja proyek PLTMH, dengan kapasitas terpasang mencapai 13 MW.

Sedangkan investasi yang digelontorkan PT Dempo Sumber Energi sebagai pengembang hingga Rp270 miliar.

Dari hasil koordinasi dengan pihak Imigrasi di Padang, lanjut Sirdin, terdapat sebanyak 17 orang yang terdaftar.

Sebelumnya, di luar yang 17 itu juga telah ada sebanyak empat orang yang ada di Pelangai Gadang.

"Untuk kepastian yang di Balaiselasa, kita tunggu dulu pernyataan tertulis. Tunggu tim kami pulang duli," tutup Sirdin. (tsf)

Sukseskan Rakor Pengawasan Kearsipan di Sumbar, Ini Harapan Sekdaprov

Diposkan oleh On Friday, February 22, 2019

>

Sekdaprov Alwis

Padang, fajarsumbar.com - Mari  sukseskan penyelenggaraan Rakor Pengawasan Arsip Nasional di Padang Sumatera Barat.

Ini juga keberhasilan pada tahun 2018 Arsip Nasional RI telah melaksanakan pengawasan kearsipan terhadap kementerian/ lembaga dan pemerintah daerah provinsi/ kabupaten/ kota Se-Indonesia.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Drs. Alwis disela-sela kesibukannya hari ini,  Jum'at (22/2/2019).

Alwis lebih jauh menyampaikan, untuk itu Sumatera Barat mendapat kehormatan untuk menyelenggarakan
Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan Nasional tahun 2019.
Sekaligus penyampaian penghargaan kepada Kementerian/ lembaga dan pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota yang telah memperoleh penilaian hasil pengawasan dalam kategori”sangat baik” dan “baik”, serta penyerahan hasil pengawasan kearsipan tahun 2018 terhadap pemerintah daerah provinsi.

Acara tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 27 Februari s.d  1 Maret 2019 di hotel pangeran beach padang Sumatera Barat. Peserta rapat berasal dari kementerian/ lembaga dan lembaga kearsipan daerah provinsi/ kabupaten/kota seluruh Indonesia dengan jumlah diperkirakan sebanyak 746 orang.

Tentunya ini acara sebesar ini akan manpu meningkatkan kunjungan wisata ke Sumatera Barat, walau masih dalam kondisi tiket pesawat yang masih tinggi.

Mudah-mudahan acara ini dapat berlangsung dengan baik. Kepada para panitia penyelenggaraan diharapkan melayani tamu dengan sebaik mungkin dan ini untuk kebaikan nama Sumatera Barat, ajaknya.

Sekretrlaris Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumbar Drs. Alfindri MSi juga menambahkan,  Sumatera Barat dalam kegiatan kali akan mendapat Penghargaan Penyelenggaraaan Kearsipan dengan kategori “baik” berdasarkan hasil pengawasan tahun 2018.

Dan yang akan hadir nantinya Kementerian / lembaga dan pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota seluruh Indonesia. Serta lokasi acara di Pangeran Beach Hotel, Padang .

Adapun maksud dan tujuan Acara Rakor untuk mengetahui sampai sejauh mana kualitas penyelenggaraan kearsipan di masing-masing Kementrian/ Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi/ kabupaten/ kota seluruh Indonesia.

Keberhasilan Sumatera Barat
dalam penyelenggaraan kearsipan yang mendapatkan penilaian hasil pengawasan kearsipan dengan kategori “ baik “.  Karena diketahui sementara itu masih banyak provinsi lainnya dengan kategori nilai “Kurang” bahkan “Buruk".

Penghargaan ini tidak terlepas dari dukungan kerjasama yanga kawan-kawan di Badan Arsip serta para peneliti, dari berbagai pergurian tinggi di Sumatera Barat, pungkas Alfindri.(*)

Sekdaprov Sumbar Imbau Pegawai Ramaikan Wirid Jum'at

Diposkan oleh On Friday, February 22, 2019

>


Padang, fajarsumbar.com - Hari ini kita miris melihat teman-teman hanya sibuk dengan mencari absen saja,  bukan pergi wiridnya yang utama, padahal menghadiri wirid pengajian sebagai amalan ibadah sebagai umat muslim.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Drs. Alwis dalam sambutannya pada acara wirid pengajian agama 2 kali dalam sebulan dimasjid Raya Sumatera Barat, Jum'at (22/2'2019).

Lebih lanjut Sekdaprov menyampaikan, sudah hampir beberapa bulan terakhir ini wirid pengajian kita terasa belum ramai,  masih banyak juga para pejabat eselon II, III dan VI serta teman-teman yang belum mau datang ke Masjid Raya Sumbar yang kita cintai ini.

Untuk kami meminta dan menghimbau jum'at - jum'at selanjutkan kita ramaikan secara bersama dalam silaturrahmi sesama ASN pemprov Sumbar. Kepada Kabiro Bina Mental agar kegiatan ini kita evaluasi kembali agar sesuai dengan yang diharapkan.

"Ilmu agama bertambah, ibadah semakin banyak, hati senang dan tentram bertemu teman-teman dalam silaturrahmi ukhuwah islamiah", ujarnya.

Sekdaprov Alwis juga mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada panitia yang telah sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI)di Grand Inna Muaro Padang.

Kita juga senang dengan  kemaren pagi,  sosok gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan kultum di Masjid Raya Sumatera Barat.  Beliau merasa nyaman dan senang berada di masjid raya ini.

Dan banyak juga gubernur yang lain sholat dan menyaksikan dari dekat kemewahan arsitektur Masjid Raya Sumatera Barat. Ini menyakinkan rasa bangga kita bahwa negeri kita disenangi dan disukai banyak orang, ungkap Alwis

Sekda juga mengingatkan kembali kepala OPD agar mengikuti wirid penganjian ini dan juga mengarahkan teman-teman kita yang lain.

Mari kita bangun kebersamaan dalam memakmurkaj masjiid raya yang kita banggakan ini, himbaunya.

Uztaf Dr. Suhefri MA  juga menyampaikan,  tempat paling mulia dimuka bumi adalah masjid, karena itu perlu kita menunjukan semangat belajar ilmu agama dan beribadah do masjid.

Satu malam sholat sunat lebih baik mendengar wirid pengajian agama selama satu jam di masjid.

Dan menutut ilmu adalah bernilai ibadah apalagi di dalam masjid.  Kita amat prihatin sekali ada teman-teman kita takut masuk masjid hanya tujuan mengisi absen saja, ujarnya.(ab)

Fadli Zon-Fahri Hamzah Hadiri Munajat 212 di Monas

Diposkan oleh On Thursday, February 21, 2019

>


Jakarta, fajarsumbar.com -  Makin malam makin banyak tokoh yang datang ke acara zikir dan doa Munajat 212 di Monas, Jakarta Pusat. Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah juga datang.

Fahri dan Fadli tiba masuk ke Monas lewat pintu di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (21/2) sekitar pukul 21.41 WIB. Keduanya hadir satu mobil menggunakan Toyota Crown warna hitam.

Kedatangan Fadli dan Fahri diketahui oleh peserta Munajat 212. Banyak yang memanggil nama Fadli Zon, khususnya kaum ibu. "Pak Fadli....Pak Fadli!" teriak sejumlah ibu menyapa, dikutip dari detikcom

Kaca mobil dibuka. Fadli dan Fahri tersenyum kepada massa yang memanggil nama mereka. Fadli sempat menunjukkan salam dua jari. Dia kemudian masuk ke lokasi acara.

Sebelumnya, di lokasi juga hadir Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dan Titiek Soeharto. Hadir pula Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Wakil Ketua MPR yang juga Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. Neno Warisman dan Sekjen Forum Ulama Indonesia (FUI) Muhammad Al-Khaththath. (*)

Ketua Panitia Munajat 212, Persatuan Nomor Satu! Takbir!

Diposkan oleh On Thursday, February 21, 2019

>


Jakarta, fajarsumbar.com Ketua Panitia Pelaksana Munajat 212, Habib Idrus Alhabsyi mengatakan acara malam munajat itu semata-mata untuk meninggikan kalimat Allah SWT. Habib Idrus tidak lupa mengajak massa menjaga persatuan.

"Kita berkumpul di sini hanya untuk meninggikan kalimat Allah SWT. Takbir! Takbir! dan semata-mata kita yakin pada ulama yang istikamah yang perkataan beliau jujur. Makanya di sini saya tanya, umat Islam siap bersatu? Mau diadu domba atau tidak? Makanya kita umat Islam di sini wajib mengedepankan persatuan, persatuan nomor satu. Jangan mau dipecah belah. Makanya, siap bersatu? Siap bersatu? Takbir!" kata Habib Idrus saat memberikan sambutan di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (21/2).

Habib Idrus mengaku terkesan atas partisipasi peserta dalam malam Munajat 212. Tidak lupa, ia menyampaikan terima kasihnya kepada Habib Rizieq Syihab yang menyerukan massa untuk hadir pada munajat.

"Luar biasa, saya sedih terharu karena ini luar biasa berkat bantuan antum semua yang di mana mereka ikhlas mencari Ridha Allah dan tidaklah kita yakinkan, tidak mungkin bisa banyak hadir kecuali gerakan Allah dan juga tidaklah hadir berkat wasilah alim ulama yang hadir ulama minal mukhlasin, wabilkhusus imam besar kita, Mohammad Habib Rizieq Syihab dengan keikhlasan beliau, Allah menggampangkan perkumpulan kita di sini," kata Habib Idrus, dikutip dari detiknews.

Habib Idrus menambahkan, malam munajat yang digelar malam ini bersamaan dengan malam '212'. Ia berharap semangat 212 untuk meninggikan kalimat Allah SWT dan Rasulullah SAW. "Tidaklah hadir di sini tidak lain tidak bukan bersamaan dengan malam 212," ujarnya.

Acara yang diselenggarakan di Monas ini diselenggarakan oleh MUI DKI Jakarta. Dalam pernyataannya, MUI DKI menyatakan acara dengan tajuk 'senandung selawat dan zikir' ini digelar pada tanggal '212' lantaran untuk mencegah ada pihak yang memanfaatkan momentum tertentu berkaitan dengan tanggal acara. MUI DKI juga menyatakan acara ini tidak berkaitan dengan kepentingan politik tertentu. (*)

Polresta Padang Sita 10 Paket Sabu dan Pil Ekstasi

Diposkan oleh On Thursday, February 21, 2019

>


Padang, fajarsumbar.com - Sepuluh paket sabu dan setengah butir pil ekstasi disita anggota Narkoba Polresta Padang. Dalam operasi itu, petugas menyita lima tersangka di beberapa tempat.  Kini, mereka telah diamankan di Mapolresta.

Kasat Narkoba Polresta Padang, Kompol Abriadi mengatakan kelima tersangka diamankan berdasarkan dari laporan masyarakat yang sering melihat tersangka melakukan transaksi.

Tersangka adalah, Chandra Warman, (38) ditangkap di Jalan Adinegoro Simpang Tabing. Barang bukti dua paket kecil butiran kristal bening diduga sabu.

Di lain tempat, Jalan Selaguri, Parupuk Tabing, ditangkap Romel, (38). Dari dia disita dua paket kecil sabu.

Kemudian, di Pasir Jambak depan Wisma Uncle Pasia Nan Tigo diamankan Rio Rinaldo, (23). Dari dia ditemukan empat paket kecil sabu, setengah butir pil ekstasi.

Di sana, petugas juga menangkap Romi Alfa, (37), dengan barang bukti satu paket kecil sabu.

Tersangka lainnya, Febri Sandi, (23) sekitar pukul 01.30 WIB. Dari tersangka disita satu paket kecil yang terbungkus plastik klip bening yang tersimpan dalam pipet plastik warna bening. (*)

Kader Ditangkap Polisi, DPC PBB Padang Nyatakan Sikap

Diposkan oleh On Thursday, February 21, 2019

>



Padang, fajarsumbar.com - Pasca ditangkapnya salah seorang calon legislatif (caleg) dari Partai Bulan Bintang (PBB) dalam dugaan kasus pencabulan oleh Polresta Padang, DPC PBB Padang menggelar rapat pleno.

Pada gelaran rapat tersebut, DPC PBB Padang mengeluarkan lima sikap, terkait dugaan kasus yang dilanggar salah seorang caleg.

"Kita sudah lakukan rapat pleno di internal PBB Padang. Dalam rapat itu, kita menghasilkan sikap, baik itu dari segi bersalah atau tidaknya caleg yang sedang menghadapi proses hukum," kata Ketua DPC PBB Padang, Zulkifli Aziz, Kamis (21/2).

Zulkifli mengatakan, untuk persoalan hukum, pihaknya menyerahkan secara penuh kepada kepolisian. Namun, pihaknya menyayangkan terjadi insiden yang melanda salah satu caleg.

"Untuk "YR" dalam kesehariannya di partai dinilai baik dan taat. Namun‎ kami merasa prihatin terkait perkara yang sedang diproses oleh kepolisian ini," ujar Zulkifli.

Dikatakan, meski begitu, pihaknya tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan meminta kepolisian untuk segera mengusut tuntas perkara yang diduga dilakukan YR.

"Dari partai kita akan support, apabila ada permintaan dari keluarga untuk pendampingan hukum. Saat ini, YR belum bisa dipastikan bersalah, karena masih dalam proses hukum," katanya.

Dijelaskannya, ‎dari partai sendiri tetap mengedepankan azaz praduga tidak bersalah. Selain itu, untuk caleg YR, sendiri statusnya di partai bukan kader, melainkan YR adalah dari eksternal partai.

"Kita saat ini masih mengedepankan azaz praduga tidak bersalah. Apabila dari proses hukum YR dinyatakan bersalah, kita akan memecat YR dari partai. Apabila, YR tidak bersalah, kita meminta seluruh pihak segera membersihkan nama baik YR," ujarnya.

Zulkifli mengatakan, kepada seluruh peserta pemilu, pihaknya meminta agar jangan menggoreng dugaan perkara yang dilakukan salah satu caleg PBB.

"Kita sama-sama mengetahui ini tahun politik. Jadi kami harapkan bagi seluruh peserta pemilu, jangan menjadikan perkara ini, untuk saling hujat. Mari berpolitik dengan santun," tutupnya. (*(

Timnas Warpadai Tuan Rumah Kamboja, Live Piala AFF U-22 di RCTI Pukul 18.30, Jumat Ini

Diposkan oleh On Thursday, February 21, 2019

>


Jakarta, fajarsumbar.com - Timnas Indonesia U-22 membutuhkan kemenangan jika ingin menembus semi-final Piala AFF 2019.

Laga terakhir Grup B Piala AFF U-22 2019 akan mempertemukan timnas Indonesia dan tuan rumah Kamboja, besok (22/2) malam, di Stadion Olympic, Phnom Penh.

Kamboja sebenarnya sudah aman untuk melaju ke semi-final, dengan enam poin hasil menumbangkan Malaysia dan Myanmar. Namun, bukan berarti mereka akan santai melawan Indonesia.

Sementara untuk Indonesia, tiga poin sangat dibutuhkan untuk bisa memantapkan jalan mereka ke babak berikutnya. Karena pada dua laga awal, Garuda Muda ditahan Myanmar dan Malaysia.

"Besok kami akan berjuang maksimal demi meraih kemenangan. Pada dua laga sebelumnya kami bermain imbang terus, jadi dengan kemenangan akan membuat kami ke semi-final," kata Andy Setyo, kapten Indonesia.

"Namun, kami harus tetap mewaspadai Kamboja. Apalagi mereka bermain di kandang sendiri. Kondisi saya dan tim dalam kondisi bagus," sambung mantan pemain Borneo FC yang kini membela TIRA-Persikabo tersebut.

Sementara itu, Nova Arianto selaku asisten pelatih Indonesia membeberkan bahwa timnya harus bisa lebih bagus dalam mengantisipasi bola mati. Karena, dua gol Malaysia pada laga sebelumnya berasal dari bola mati.(*)

Pada 2019, Payakumbuh Peroleh Dana Kelurahan Rp370 Juta

Diposkan oleh On Thursday, February 21, 2019

>


Payakumbuh, fajarsumbar.com - Tahun 2019, alokasi dana kelurahan (ADK) di Kota Payakumbuh sebesar Rp370 juta lebih. Hal itu disampaikan walikota yang diwakili Sekretaris Daerah, Amriul Dt. Karayiang pada sambutannya dalam acara Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Kec. Payakumbuh Utara, di Aula Kantor Camat Payakumbuh Utara, Jln. Puti Padang Kaduduak, Kamis (21/2).

"Kebijakan Nasional untuk tahun 2019 ini setiap kelurahan di Kota Payakumbuh mendapatkan Alokasi Dana Kelurahan (ADK) sebesar Rp370 juta lebih tepatnya Rp370.138.000,-," ungkap Amriul.

Kemudian, dana tersebut tentu diperuntukkan untuk pembangunan sarana dan prasarana kelurahan serta pemberdayaan masyarakat kelurahan.

Amriul juga menyebutkan bahwa dari dana alokasi umum (DAU) tambahan, peluang tersebut akan menjadi dukungan bagi kelurahan sebagai ujung tombak pemerintahan dalam peningkatan pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.

"Dengan pengalokasian anggaran ini semoga masyarakat Payakumbuh semakin merasakan keberadaan pemerintah yang senantiasa mengayomi dan melayani masyarakat," ujar Amriul.

Selain itu, Amriul juga menekankan agar memprioritaskan program kegiatan mana yang lebih penting dan mendesak untuk dilaksanakan dari sekian banyak yang diajukan dalam Musrenbang tersebut.

"Kami percaya Camat Payakumbuh Utara bersama jajaran telah merumuskan prioritaskan kecamatan untuk tahun 2020 sebagai pedoman dalam pelaksanaan musrenbang ini sehingga musrenbang dapat lebih fokus dan menghasilkan rumusan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujar Amriul.

Sementara itu, Camat Payakumbuh Utara, Nurdal menyampaikan bahwa Musrenbang yang dilaksanakan tersebut merupakan salah satu wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat yang dimulai dari setiap kelurahan dalam upaya mewujudkan pembangunan yang partisipatif.

"Selain itu, melalui musrenbang kecamatan diharapkan terjadi penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan kecamatan yang diintegrasikan dalam prioritas pembangunan," imbuh Nurdal.

Turut hadir pada kesempatan tersebut unsur musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) Payakumbuh Utara, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), lurah, ketua KAN, niniak mamak, bundo kandung, tokoh masyarakat, hadirin dan undangan lainnya.

Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Bappeda, pemaparan Camat Payakumbuh utara, kemudian diskusi dan tanya jawab.(amp)

Masih Banyak Toilet Sekolah Belum Memadai di Sijunjung

Diposkan oleh On Thursday, February 21, 2019

>

Ramler

Sijunjung, fajarsumbar.com - Masih banyak yang minim MCK/toilet di beberapa sekolah di Kabupaten Sijunjung baik itu SD Maupun SMP, hal ini disampaikan Syafridas kepala Sekolah SDN 20.  Muaro, pada acara pertemuan dengan Endre Saifuel Anggota DPR RI di Nagari Muaro Kabupaten Sijunjung baru baru ini

Menurut kepala Sekolah SDN 20 tersebut mengatakan, dari jumblah anak murit 300 lebih di SDN 20 hanya mempunyai toilet 4 buah dan termasuk guru ke toilet itu juga untuk buang air, dan harus menunggu antri jika untuk buang air, jelasnya.

Untuk itu dia berharap agar Endre bisa membantu untuk masalah ini, karena dari pihak sekolah sudah mengusulkan ke Dinas Pendidikan untuk penambahan wese dimaksut namun sampai sekarang masih belum mendapat jawaban, ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung  Rambler.SH, saat dikonfirmasi fajarsumbar.com  di ruangannya membenarkan hal tersebut masih ada sekolah baik SD maupun SMP, yang masih kekurangan toilet karena banyak kebutuhan lain, seperti mobiler di sekolah dimaksut seperti meja dan kursi yang sudah usang dan perlu diperbaharui  tentu itu terlebih dahulu di penuhi menurut Rambler.

Menurut Rambler, kurangnya toilet disekolah disebapkan berbagai hal. Seperti areal lokasi sekolah yang tidak cukup Tanah, dan ada juga ketidak cukupan air dilokasi sekolah tersebut, namun demikian dari pihak Dinas akan terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan dunia pendidikan ini, dari kekurangan kekurangan hal tersebut diatas jelasnya.(def)

Simulasi Ujian PPPK Dilakukan di Mentawai

Diposkan oleh On Thursday, February 21, 2019

>


Tuapejat, fajarsumbar.com - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kepulauan Mentawai, lakukan simulasi ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK/P3K) Kamis (21/2) di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 (SMAN 2) Sipora.

Simulasi tersebut guna memantapkan ujian PPPK tanggal 23 Februari mendatang, dimana sistem ujian yakni Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dalam simulasi tersebut diikuti sebanyak 27 peserta dari 33 yang lulus verifikasi, selebihnya tidak bisa mengikuti simulasi karena masih dalam perjalanan dari pulau Siberut dan Sikakap menuju Tuapejat.

“Jadi hari ini sesuai dengan ketentuan Nasional merupakan simulasi, mulai jam 14.00 Wib sampai selesai, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan itu satu jam tiga puluh menit, atau kurang lebih tiga jamlah . Ini sistemnya online jadi kalau lewat dari tiga jam itu tidak bisa lagi dibuka, maka dari itu yang terlambat sampai sore itu tidak bisa lagi,” kata Kepala BKPSDM Mentawai, Oreste Sakeru saat diminta keterangan di lokasi simulasi ujian, Kamis (21/2).

Selanjutnya, peserta yang terlambat sebanyak 6 orang dari Sikakap dan Siberut tidak bisa mengikuti simulasi, sebab pihak pusat sudah menutup link setelah simulasi selesai hari ini. Oreste juga menjelaskan, untuk ujian PPPK nanti, akan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 23 - 24 Februari 2019.

“Karena kita hanya diikuti 33 peserta ujian, maka kita hanya satu sesi saja, yaitu tanggal 23 saja, mulai dari pukul 10.00 Wib sampai 11.30 wib atau 90 menit,” ujarnya.

Sementara jumlah yang mendaftar secara online sebanyak 35 orang, sementara yang lulus persyaratan hanya 33 orang, salah satu persyaratan yang tidak terpenuhi bagi peserta yaitu pendidikan belum Strata satu (S1). Dari data Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang termasuk eks kategori K2 yakni guru-guru yang berjumlah 121 orang.

“Yang memenuhi syarat hanya 33, karena yang lain ada Ijazahnya masih SMA walaupun guru, ada yang sedang kuliah, dan yang diterima adalah S1,” kata Oreste.

Kemudian pelaksanaan ujian sengaja dilakukan di SMAN 2 Sipora sebut Oreste terkait kebijakan,  dimana sebelumnya pihak BKPSDM mengusulkan sistem Computer Assisted Test (CAT), namun ada kebijakan nasional memakai UNBK yang dimiliki oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), maka ujian perekrutan PPPK tahun ini tahap pertama menggunakan UNBK Kemendikbud, untuk itu BKPSDM serta panitia pusat memilih SMAN 2 Sipora yang memenuhi syarat.

Ia menyebutkan terkait dengan nilai ambang batas kelulusan seleksi PPPK sendiri, pihaknya belum mengetahuinya, karena Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) atau Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum menyampaikan hal tersebut. "Sampai hari ini kita belum mengetahui Berapa nilai kelulusan pada perekrutan PPPK yang akan ditetapkan oleh Kemenpan RB mengikuti seleksi ini Namun yang pasti ambang batas nilai kelulusan itu pasti ada," ungkapnya.

Sementara yang dinilai antara lain Kompetensi Teknis, Manajerial, Sosio Kultural, dan Wawancara tertulis di UNBK, namun masing-masing nilai sub skortesnya belum ditentukan berapa nilai yang dicapai peserta.

Kepala Sekolah SMAN 2 Sipora, Helimursida menyampaikan kesediaannya penggunaan Komputer UNBK milik SMAN 2 Sipora dijadikan sebagai tempat pelaksanaan ujian PPPK eks K2.

“Kami dari pihak Sekolah dengan senang hati menyediakan sarana baik tenaga teknis maupun tenaga pembantu, karena memang ini instruksi dari Kemendikbud, bahwa ujiannya di Sekolah yang sudah UNBK, karena kita sudah UNBK maka kita bersedia menyediakan sarana,” katanya.

Helimursida juga menyampaikan di luar sarana adalah tanggung jawab panitia atau pelaksana. Sementara kendala hingga saat ini tidak tidak ada komputer dan server dalam kondisi baik.

Selain itu,salah satu peserta ujian PPPK eks K2, Heni Susidar (37) menyebutkan dalam pelaksanaan simulasi ia tidak mengalami kendala, namun yang membuat dia sulit pada saat muncul soal berat seperti Bahasa Asing dan Menghitung (Matematika).

“Tidak ada sih pak, kalau soal penggunaan alat meskipun agak lambat tapi bisalah, ca sulit kami saat menjawab soal seperti Bahasa Inggris dan hitung-menghitung, karena akan memakan waktu, tentu kita cari dulu, sementara waktu berjalan,” jelasnya.(*s/ab)

Pemkab Pessel Tahun Ini Usulkan 10.000 Sertifikasi Tanah

Diposkan oleh On Thursday, February 21, 2019

>

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Erizon

Pessel, Fajarsumbar.com -Pemerintah Kabupate Pesisir Selatan (Pessel) tahun ini mengusulkan sertifikasi tanah seluas 10.000 bidang pada pemerintah pusat.

Sekretaria Daerah (Sekda), Erizon mengungkapkan usulan itu merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui kepemilikan lahan.

"Kami berharap dikabulkan. Usulan itu melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)," ujar Sekda pada wartawan di Painan, Kamis (21/2).

Sepanjang 2018, pemerintah pusat menjatah Kabupaten Pesisir Selatan mendapatkan jatah program sertifikasi lahan sebanyak 2.000 bidang tanah.

Jumlah tersebut tersebar diberbagai kecamatan antara lain Batangkapas, Linggo Sari Baganti, Ranah Pesisir dan Lengayang. Beberapa diantaranya telah dibagikan.

Dari catatan pemerintah daerah, lanjut Sekda, kini di daerah berjuluk 'Negeri Sejuta Pesona' itu terdapat 59.444 bidang tanah yang layak disertifikatkan, tapi belum tersertifikasi.

Karenanya, pemerintah daerah terus berupaya agar luasan itu tersertifikasi. Sebab, dengan sertifikat, masyarakat memiliki kepastian hukum dan memiliki kedaulatan atas tanahnya.

"Ini kaitannya juga untuk mencegah konflik agraria. Baik orang per orang. Kelompok per kelompok maupun dengan perusahaan," jelasnya

Selain itu, sertifikat lahan merupakan pegangan yang bisa dijadikan agunan. Selama ini, ulasnya, salah satu kendala pelaku usaha dalam mengambangkan usahanya adalah masalah agunan.

Untuk itu, ia berharap pada seluruh unsur, baik lembaga adat maupun pemerintah nagari agar memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusan sertifikat.

"Jadi, pada pemerintahan nagari supaya dapat membantu dan memfasilitasi warganya dalam mengurus sertifikasi lahan. Karena tidak semuanya bisa mengurus sendiri," tutup Sekda. (tsf)

Padang Panjang Pilih Duta Genre, Ini Hasilnya

Diposkan oleh On Thursday, February 21, 2019

>


Padang Panjang, fajarsumbar.com-Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Kantor Dinas Sosial dan KB kembali menggelar  Pemilihan Duta Genre 2019, dibuka secara resmi oleh  Walikota Padang Panjang yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Iriansyah Tanjung

Iriansyah Tanjung mengatakan BKKBN termasuk dalam dimensi pembangunan manusia dalam prioritas kesehatan dan pembangunan mental berkarakter.

Untuk menciptakan generasi yang baik, cerdas dan berkarakter diperlukan suatu gerakan revolusi yang di buat suatu organisasi dengan nilai esensial yang dimulai dari individu, keluarga, masyarakat dan institusional.

Saat ini jumlah penduduk berusia 10 sampai 28 tahun terakhir lebih-kurang 25,6% adalah remaja. Itu berarti 1 dari 4 orang penduduk di Indonesia adalah remaja

Karena itulah kita harus bangun dari sekarang remaja cerdas, komprehensif dan berkarakter.

Untuk mencapai tujuan di atas maka diadakanlah program genre.

"Yang salah satu kegiatannya membahas tentang reproduksi remaja yang sangat berguna bagi remaja,"ujar Iriansyah, Kamis (21/2) di Auditorium Minang Fantasi (Mifan)

Siapa nanti yang terpilih menjadi pemenang itulah yg terbaik yang lain jangan bersedih, karena itu adalah kita. Kita satu batang tubuh yang membutuhkan satu sama lain.

Iriansyah berharap siapa yang terpilih dapat bertanggung jawab pada remaja kota Padang Panjang khususnya dan Indonesia tentunya. Sebab tanggung jawab telah berada pada pundak mereka.(adek)

Pemkot Padang Panjang Laksanakan Musrenbang, Ini Pesan Wako

Diposkan oleh On Thursday, February 21, 2019

>


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2018-2013 untuk menentukan arah pembangunan lima tahun mendatang.

Berbagai elemen pemerintahan, DPRD, organisasi  dan masyarakat mengikuti Musrenbang yang digelar Kamis (21/2) di Hall Lt. III Balaikota setempat,

Musrenbang merupakan media untuk menampung aspirasi masyarakat sebagai bahan untuk menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). RPJMD tersebut kelak akan dituangkan ke dalam sebuah Peraturan Daerah.

Pemkot Padang Panjang  telah menetapkan program prioritas dalam lima tahun ke depan. Program-program tersebut telah melalui berbagai tahapan, mulai dari penyusunan rencana awal, pembahasan dengan DPRD Kota Padang Panjang , hingga proses Musrenbang ini.

Fadly mengatakan pembahasan Musrenbang RPJMD ini diharapkan sesuai dengan visi misi Walikota dan Wakil Walikota yang telah disampaikan waktu kampanye.



"RPJMD ini tidak boleh keluar dari visi dan misi kami, tidak boleh ditukar karena inilah komitmen yang telah kami sampaikan", katanya.



Fadly juga menyampaikan bahwa seyogyanya program lurah harus seiring dengan visi camat, visi camat harus seriring dengan Visi Walikota maka dengan begitu akan tercipta tata kelola daerah yang baik nantinya.



Kesetaraan hak diantara manusia sangat perlu ditumbuhkan terutama di Padang Panjang ini, karena ini adalah suatu perubahan yang baik untuk suatu daerah yang akan maju, tambah Fadly.



"Kita harus menyadari mulai saat ini kita harus maju, kita harus wujudkan kota kita ini lebih baik kedepannya, baik dalam dunia pendidikan, sosial ekonomi, dan lain sebagainya", harap Fadly.

Wakil Walikota Asrul menambahkan soal pelaksanaan program prioritas,pihaknya optimis bahwa program-program strategis itu bisa berjalan dengan baik. Pemkot PAdang Panjang telah mengatur anggaran secara efektif, efisien, dan proporsional.

"Pembangunan kita harus ada output, outcome, dan benefitnya. Itu yang penting. Sehingga dengan seperti itu diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Jadi artinya anggaran ini harus bisa berpihak pada masyarakat dan bisa dirasakan," katanya.(adek)

Anggota DPR RI Andre Saifoel Bantu Pelajar Sijunjung

Diposkan oleh On Thursday, February 21, 2019

>


Sijunjung, fajarsumbar.com - Sebanyak 333 orang anak SD dan SMP di Nagari Muaro Kabupaten Sijunjung menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP)  Rabu (20/2)  yang diserahkan Anggota DPR RI Andre Saifoel di SKB Nagari Muaro.

Dalam kesempatan tersebut masing masing siswa menerima sebesar Rp.225 ribu untuk anak kelas satu SD, sedangkan untuk kelas  dua sampai kelas 6 SD menerima Rp450 ribu per orang

Sedankan untuk SMP kelas tujuh menerima. Rp375 ribu perorang sedangkan untuk kelas 8 dan kelas 9 menerima masing masing Rp.750 perorang.

Hadir dalam kesempatan tersebut para orang tua murit  dan para guru yang mewakili masing masing sekolah keacara itu.

Disamping acara penyerahaan dana PIP dilakukan tanya jawab antara orang tua murit dan guru dengan Endre Saifoel seputar kebutuhan
Dunia pendidikan dan untuk pembenahan gedung sekolah baik di SD maupun di SMP yang ada di Nagari Muaro, seperti untuk pembuatan MCK dan pagar sekolah yang masih kurang di sekolah dimaksut. (def)

Wako Padang Panjang Menerima Tamu dari IPM Sumbar

Diposkan oleh On Wednesday, February 20, 2019

>


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Kominfo - Walikota Padang Panjang Fadly Amran, Datuak Paduko Malano menerima kunjungan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sumbar di ruang kerja Walikota, Rabu (20/2).

Seperti diketahui bahwa, saat ini tengah hangat berita mengenai adanya pengeroyokan yang terjadi antar pelajar di lingkungan pesantrenpelajar, salah satunya di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas,kunjungan tersebut bertujuan untuk menyampaikan gerakan akur sebaya.

Rombongan IPM Sumbar Padang Panjang diketuai oleh Farid Anshar Alghifari menyampaikan IPM merupakan organisasi yang bergerak dalam memberikan masukan dan perjuangan terhadap pelajar.

"Kami berharap dengan kejadian ini tidak ada lagi alasan terjadinya kekerasan di tingkat pelajar, apalagi menyebabkan kematian, meskipun masih pelajar, yang namanya hukum harus tetap dijalankan, bagaimana prosesnya kita serahkan kepihak yang berwajib," timpalnya.

Walikota Fadly mengaku sangat prihatin dengan situasi yang terjadi saat ini,dan berharap jangan ada lagi kejadian seperti ini, ini akan berdampak buruk terhadap pendidikan dan mental pelajar.

Sebagai kepala pemerintah daerah, Fadly mengaku akan mengantisipasi agar kejadian bully sekaligus penganiayaan terhadap pelajar tidak terjadi di Kota Padang Panjang.

Fadly menghimbau kepada seluruh pelajar, jika ada yang terkena bully yang melampaui batas, segera laporkan ke pihak sekolah atau yang berwajib, jangan karena takut menerima saja.

Dikatakan Fadly , pihaknya menyiapkan beberapa akun pengaduan diantaranya Pengaduan Lapor Walikota, Lapor Bully dan lain sebagainya yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Padang Panjang.(adek)

IKBAR Indonesia Bantu Warga Barulak Kurang Mampu

Diposkan oleh On Wednesday, February 20, 2019

>

Penyerahan bantuan rehab rumah oleh ketua umum IKBAR Kota Padang H. Afrizal kepada epi warga 
sawah liek barulak baru-baru ini

Padang, fajarsumbar.com - Ikatan Keluarga Barulak (IKBAR) Indonesia memprakarsai pemberian bantuan pembangunan rumah layak huni serta pemberian itik petelur kepada salah seorang warga Barulak, Tanah Datar, kurang mampu.

Warga yang menerima bantuan itu atas nama Epi di Sawah Liek, Kapuak Koto Panjang Barulak. Warga miskin tersebut bertahun-tahun hidup dalam ketiadaan serta anak yang kurang gizi alias gizi buruk.

Sekretaris Umum IKBAR, Kota Padang Zalfitra yang didampingi Ketua IKBAR Kota Padang H. Afrizal, Rabu (20/2) mengatakan, saatnya keberadaan organisasi  dirasakan warga kampung yang dulunya tempat mereka dilahirkan dan dibesarkan.

Menurutnya, bantuan yang diberikan kepada keluarga Epi, karena kondisinya sangat memprihatinkan. "Timbul ide dari kami untuk memberi bantuan kepadanya dengan mengumpulkan dana dari perantau yang ada, dengan menghubungi ketua-ketua di masing-masing daerah di perantauam. Alhamdulillah terkumpul dana sebanyak Rp15 juta, tidak itu saja, camat juga ikut mengurus dan menghubungi BAZNAS Tanah Datar dan Alhamdulillah dapat Rp25 Juta dan Camat Barulak juga menyerahkan bantuan sebesar Rp15 juta," jelas Zalfitra.

Sementara itu Pembina IKBAR, H.Indra Riswan secara pribadi memberikan beberapa ekor itik petelur sebagai mata pencaharian bagi Epi yang nantinya mampu menopang ekonomi keluarganya ke depan kelak, dengan bantuan ini diharapkan hendaknya Epi dan keluarga mampu hidup layak sebagaimana keluarga lainnya yang ada di Barulak.

Kepada para perantau, camat, walinagari, jorong, ketua KAN dan tokoh masyarakat yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu saudara yang kekurangan. "Atas nama masyarakat Barulak Tanah Datar, kami ucapkan banyak terima kasih, semoga Allah membalas sedekah berlipat ganda," katanya.(andy)

Contact Form

Name

Email *

Message *