SUMBAR

Fajar Terkini

Kota Padang

Festival Titik Kulminasi Dimulai di Pasbar
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>

Bupati Pasbar Syahiran melakukan penanaman pohon di Pantai Muaro Sasak.

Pasbar, fajarsumbar.com - Festival titik Kulminasi di Sasak Ranah Pasisie resmi dimulai pada Rabu (21/3). Pembukaan festival tersebut dimulai dengan penanaman pohon bersama di Pantai Muaro Sasak oleh Bupati Syahiran dan Forkopimda Pasbar.

Festival titik Kulminasi dihadiri oleh Forkopimda Pasbar, Ketua TP PKK Ny Yunisra Syahiran Kepala OPD, kepala bagian dan dibuka secara resmi oleh Bupati Syahiran.

Rangkaian kegiatan titik kulminasi dimulai dengan penanaman pohon oleh Bupati Syahiran dan membagikan 2.200 batang bibit kepada masyarakat.

Kesenian layang-layang di Pantai Muaro, melihat titik kulminasi matahari pada siang hari, lomba gandang Rasa, turnamen volli tingkat Sumbar, Konservasi penyu, dan penanaman makrov.

Bupati Pasbar Syahiran menyampaikan bahwa festival titik kulminasi merupakan kegiatan yang sangat bagus dan perlu dilanjutkan. Pasalnya, kegiatan tersebut bisa mempromosikan objek wisata yang ada di Sasak Ranah Pasisie.

"Kegiatan ini perlu kita dukung bersama. Ini objek wisata kita yang perlu kita promosi kan kepada masyarakat luas. Melalui Asati dan penggiat wisata kami berharap sampaikanlah bahwa objek wisata Sasak Rancak Tacelak yang berada di Sasak Ranah Pasisie ini sudah bagus,"papar Syahiran.

Selain itu, Syahiran meminta kepada masyarakat untuk terbiasa menerima wisatawan dari luar. Karena pelayanan di objek wisata merupakan tolak ukur dalam kualitas objek wisata.

"Seperti pelayanan parkir, pelayanan rumah makan. Jangan sampai tukang parkir memalak, rumah makan memasang tarif tinggi. Kita biasakan berprilaku sopan,"papar Syahiran.

Syahiran juga mengapresiasi camat Sasak Ranah Pasisie dan Forkopimca wilayah tersebut atas kerja kerasnya. Selain itu, semangat masyarakat dalam menggerakkan objek wisata perlu terus dipupuk.

Kegiatan yang berlangsung dari 21-23 Maret tersebut disengaja kan karena melihat titik kulminasi tepat pada 21 Maret pukul 12.48 menit. Pada saat itu, titik kulminasi melewati Pantai Muaro Sasak. Pada kesempatan itu, BMKG Padang Panjang ambil bagian dalam kegiatan festival kulminasi.

Camat Sasak Ranah Pasisie Nur Fauziah Zein menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan semua pihak. Tanpa dukungan pihak yang peduli dengan Sasak Ranah Pasisie kegiatan tersebut tidak akan berjalan dengan baik.

"Terimakasih kepada pihak yang peduli dengan kegiatan ini. Kami ingin, festival ini bisa berjalan dengan baik selama rangkaian kegiatan berjalan. Tentunya, kami juga butuh dukungan semua pihak, agar kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan berkelanjutan,"harap Nur Fauziah Zein. (andrizal)

Satlinmas Pilpres dan Pileg Pasbar Dikukuhkan
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>

Bupati Syahiran  menyaksikan pelatihan Satlinmas di Balairong rumah dinas Bupati Syahiran.

Pasbar, fajarsumbar - Sebanyak 2.412 orang Satlinmas yang akan berperan aktif nantinya dalam kesuksesan Pilpres dan Pile, Rabu (21/3) dikukuhkan di Balairong rumah dinas Bupati Syahiran. Kegiatan tersebut sekaligus sosialisasi kepada Satlinmas yang akan melakukan tugas trantibum masyarakat nantinya.

Pengukuhan dan Sosialisasi Peran Satlinmas dalam pelaksanaan tugas trantibum masyarakat serta Pilpres dan Pileg pada Pemilu tahun 2019 diharapkan bisa memberikan kontribusi positif bagi kelancaran Pilpres dan Pileg.

Bupati Pasbar Syahiran dalam sambutannya menyampaikan Pemilu kali merupakan Pemilu yang cukup besar karena banyaknya surat suara yang akan dicoplos. Untuk itu, diminta kepada anggota Satlinmas untuk mengamankan jalannya Pemilu di TPS masing-masing.

"Sebab, satu saja TPS yang bermasalah akan menjadi besar. Sebab, Indonesia akan tahu. Untuk itu, kami berharap kepada anggota Satlinmas agar menggunakan perannya dan tugasnya dalam Pemilu,"papar Syahiran.

Ia menegaskan, Satlinmas jangan  sampai ikut bermain dalam Pemilu kelak. Karena, Satlinmas merupakan bagian dari penyelenggaraan Pemilu.

"Hati-hati kepada saudara anggota Satlinmas semuanya. Jangan saudara ikut bermain macam-macam pula. Jalankan saja perannya sebagai anggota Satlinmas,"tandas Syahiran.

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Imter menyampaikan bahwa Satlinmas bertugas nantinya dua orang tiap TPS. Anggota Satlinmas akan diberikan bekal dalam menjalankan tugasnya nanti selama mencoplosan.

"Anggota Satlinmas yang jumlahnya 2.412 akan mengamankan TPS waktu pencoplosan kelak. Masing-masing tiap TPS satlinmas bertugas dua orang,"papar Imter. (andrizal)

Bappeda Padang Panjang Sosialisasikan Renja 2020
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Padang Panjang, fajarsumbar.com- Bappeda Kota Padang Panjang gelar Forum Lintas Perangkat Daerah dalam rangka Pembahasan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah di Lingkungan Pemko Padang Panjang 2020, Kamis (21/3).

Rapat tersebut dibuka oleh Pejabat Sekda Martoni diikuti oleh seluruh Kepala Dinas dan pejabat fungsional di lingkungan Pemko Padang Panjang.

Kepala Bappeda Sonny Budaya Putra memaparkan tujuan Renja sendiri dapat membahas, memberi masukan, penajaman dan penyempurnaan Renja yang telah disusun masing-masing OPD.

"Diharapkan nantinya seluruh stakeholder dapat memberikan masukan terhadap Renja yang disampaikan oleh OPD tersebut, sehingga Renja Perangkat Daerah tersebut lebih sempurna sesuai visi misi yang ada," tutup Sonny.

Martoni mengatakan menyampaikan bahwa Forum Perangkat Daerah merupakan salah satu tahapan dalam proses perencanaan pembangunan, sebagaimana yang diamanatkan undang undang.

Forum Lintas Perangkat Daerah merupakan wadah penampungan dan penjaringan aspirasi masyarakat untuk penyempurnaan rancangan kebijakan penyusunan renja perangkat daerah.

"Renja dilaksanakan setelah perangkat daerah menerima surat edaran Kepala Daerah tentang penyusunan renja perangkat daerah," kata Martoni.

Pembahasan Renja tahun 2020, kata Martoni akan dilakukan penyesuaian dengan RPJMD tahun 2018/2023, dan berharap program kegiatan untuk lima tahun kedepan dapat tertampung pada RKPD tiap tahun dan RPJMD.(adek)

Dinkes Padang Panjang Sosialisasikan Istithaah Kesehatan Bagi Calhaj
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Padang Panjang, fajarsumbar.com-
Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang melakukan sosialisasi Istithaah kesehatan bagi calon jemaah haji Kota Padang Panjang, Kamis (21/3) di Aula Secata B/ Rindam 1 BB Padang Panjang.

Kadis Kesehatan Nuryanuar menyebutkan, pemeriksaan kesehatan ini sangat dibutuhkan untuk kebaikan calon jemaah haji menjelang keberangkatan dan mengetahui calon jemaah haji yang sakit dan tidak.

Kegiatan ini diawali jalan pagi, pemeriksaan kesehatan, tekanan darah, gula darah, kolesterol dan pemeriksaan lainnya yang berkaitan.

Selain Kadis Kesehatan, turut hadir sebagai pemateri Anggota DPR RI H.Suir Syam, Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI Imran, Perwakilan Kepala Kemenag Wahyu Salim, S.Ag, Kabid Dinas Kesehatan dr. faizah.

Imran menjelaskan bahwa penetapan istithaah kesehatan haji berada di Kabupaten /Kota, hal ini dilakukan agar jemaah haji dapat berangkat sesuai dengan Kloter yang telah ditetapkan.

Selain itu, pengecekan kehamilan dan pemberian vaksinasi meningitis paling lambat 2 minggu sebelum jemaah masuk asrama haji. Konsekuensinya, kartu vaksinasi meningitis menjadi persyaratan penerbitan surat perintah masuk asrama (SPMA).

"Setelah masuk asrama tak ada lagi pemberian vaksinasi. Sebab itu, kerjasama yang baik antara Kantor Kesehatan Pelabuhan, Dinkes Kemenkes dan Kemenag Kab/Kota harus sangat dibutuhkan,'' ujar Imran.(adek)

Jadwal Timnas U-23 AFC 2019 Live RCTI, Skuat Garuda Muda Siap Lawan Thailand
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Jakarta, fajarsumbar.com - Laga Timnas U-23 Indonesia vs Thailand akan membuka kualifikasi Piala AFC U-23 2020, pada Jumat (22/3/2019) pukul 16.00.

Laga Timnas U-23 Indonesia vs Thailand akan tayang secara live di RCTI mulai pukul 16.00 WIB.

Skuat Garuda Muda terus mematangkan persiapan mereka untuk menghadapi Thailand.

Mereka kembali mengggelar latihan di Lapangan VFF Training Centre, Hanoi selama dua jam, Rabu (20/3/2019), untuk memantapkan taktik jelang laga kontra Thailand.

Pelatihskuat Garuda Muda, Indra Sjafri, menginginkan kemenangan di laga pembuka Jumat ini.

"Kami terus mematangkan taktik dan permainan jelang laga lawan Thailand. Kami tentu ingin meraih kemenangan di laga perdana demi memuluskan jalan lolos ke putaran final Piala AFC U-23 tahun 2020 mendatang," kata Indra Sjafri, TribunJogja.com dilansir dari laman resmi PSSI.

Pada ajang Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 yang berlangsung di Stadion My Dinh, Hanoi tanggal 22-26 Maret 2019, Indonesia tergabung di grup K bersama tuan rumah Vietnam, Thailand dan Brunei Darussalam.

Bila Timnas U-23 Indonesia berhasil menjadi juara grup, maka Garuda Mudaakan melaju ke putaran final Piala AFC U-23 yang akan berlangsung di Thailand, pada Januari 2020 mendatang.

Striker Timnas U-23, Ezra Walian, mengatakan bahwa dirinya sudah dapat beradaptasi dengan baik bersama rekan satu tim dan menikmati setiap latihan yang dijalankan.

Ia pun mengaku sudah siap untuk melawan Thailand maupun tim lain di babak kualifikasi ini.

"Kami sudah siap melawan Thailanddan semua tim yang ada di grup K ini. Tentunya kami bertekad berjuang keras dan maksimal demi lolos ke putaran final di Thailand tahun 2020 mendatang," kata Ezra.

Untuk diketahui, pelatih Indra Sjafri memboyong 24 pemain ke Vietnam.

Namun saat match coordination meeting (MCM), tim pelatih Timnas U-23 akan menyerahkan 23 nama pemain yang bakal ikut bertanding di Kualifikasi Piala AFC U-23. Ini karena batas waktu akhir pendaftaran pemain adalah 21 Maret besok.

Jadwal dan Info Link Live Streaming
Pertandingan Timnas U-23 Indonesia vs Thailand dalam kualifikasi Piala AFC U-23 2020 akan digelar pada Jumat (22/3/2019) pukul 16.00 WIB dan tayang secara live di RCTI.(*)

Buntut Kasus Rommy, Polemik Jual Beli Jabatan Rektor UIN Seharga Rp5 Miliar
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Jakarta, fajarsumbar.com - Penangkapan  mantan Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy atas kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama berbuntut panjang. Kini, terungkap fakta baru mengenai dugaan jual beli jabatan rektor Universitas Islam Negeri (UIN).

Hal itu diungkapkan oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Dalam acara Indonesia Lawyers Club TV One bertema ‘OTT Romy, Ketua Umum PPP: Pukulan Bagi Kubu 01?’, Mahfud membeberkan sejumlah bukti adanya mahar senilai Rp 5 miliar untuk bisa menduduki kursi rektor di UIN.

Berikut Suara.com merangkum sejumlah fakta mengenai dugaan jual beli jabatan rektor di UIN.

Jabatan Rektor UIN Dijual Rp 5 Miliar
Mahfud menyebut adanya jual beli jabatan agar bisa menduduki kursi rektorat UIN. Bukan tanpa data, Mahfud pun menjelaskan adanya korban dari jual beli jabatan yang dilakukan.

Andi Faisal Bakti sudah dua kali mengikuti seleksi rektor dan selalu menang di UIN Makassar dan UIN Jakarta. Saat menang dalam seleksi rektor UIN Makassar, tiba-tiba dibuat aturan baru, bahwa yang boleh menjadi rektor di UIN Makassar adalah mereka yang sudah tinggal di 6 bulan terakhir. Ementara, Andi merupakan dosen baru pindahan dari Kanada.

Andi pun memperkarakan ke jalur hukum. Sesuai putusan pengadilan, Andi harus dilantik. Namun pelantikan tidak pernah terjadi.

Hal serupa pun terjadi saat Andi mengikuti seleksi rektor di UIN Jakarta dan kembali memenangkannya. Meski telah menang, Andi tidak pernah dilantik, ia justru dimintai uang sebesar Rp 5 miliar untuk memuluskan jalannya menuju kursi rektorat.

“Andi Faisal Bakti ini orangnya masih ada, dan dia pernah didatangi orang dimintai Rp 5 miliar untuk jadi rektor,” ungkap Mahfud.

Desak KPK Usut Tuntas
Berangkat dari pernyataan Mahfud MD, Indonesian Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam mengenai dugaan jual beli jabatan rektor UIN. Pernyataan Mahfud bisa menjadi data tambahan bagi KPK untuk membongkar skandal korupsi di Kementerian Agama.

“Ini bisa dijadikan informasi tambahan, apakah ini berkaitan atau tidak, dengan kasus yang sekarang ditangani KPK. Tentu harus  diverifikasi informasinya,” kata peneliti ICW Agus Sunaryanto.

Demo Mahasiswa
Pernyataan Mahfud mengenai jual beli jabatan di rektorat UIN menjadi bola saju yang kian membesar. Buntut dari pernyataan itu, ratusan mahasiswa UIN Jakarta melakukan ksi unjuk rasa di kampusnya. Mereka mendesak agar rektor UIN Jakarta saat ini yakni Amany Burhanuddin Umar Lubis agar mundur dari jabatannya.

Tak sampai disitu, mahasiswa pun meminta agar KPK bisa mengusut tuntas skandal jual beli jabatan rektor. Pasalnya, UIN merupakan kampus Islam yang tidak pantas dikotori dengan aksi korupsi.

“Seperti dikatakan Prof Mahfud juga, seharusnya Prof Andi yang menang tapi Prof Amany yang dilantik. Kita mendorong KPK untuk memeriksa ke UIN. Apakah ada kaitannya dengan kasus Kementerian Agama. Karena bagaimana pun kampus kita kampus Islam jangan sampai dikotori oleh orang tak bertanggungjawab,” ujar penanggung jawab aksi Adi Raharjo.

PKH  Dapat Berantas Kemiskinan, Ini Kata Gubernur Sumbar
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersama Kepala BBPPKS Regional Sumatra, Soerjo Darsono, pada  Diklat P2K2 FDS) PKH E-Learning Luring Putaran IV Tahun 2019, di Hotel Imelda Padang, Selasa (20/3).

Padang, fajarsumbar.com - Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengaku bangga dan senang atas digulirkannya program keluarga harapan (PKH) oleh pemerintah pusat.

Program tersebut dinilai orang nomor wahid ranah Minang itu, adalah terobosan untuk menjangkau masyarakat miskin hingga ke wilayah pelosok sekalipun. Karena itu, ia mengapresiasi PKH sebagai upaya guna mengentaskan masalah kemiskinan di seantero tanah air ini.

Lewat PKH masyarakat kurang mampu tersentuh, terbantu dan tertangani. Tidak saja di provinsi ini, tapi juga di Indonesia secara keseluruhan.

"Untuk Sumbar program itu pacah talua (pecah telor), dimana PKH mampu  mengurangi angka kemiskinan, bahkan kurang satu digit," tegas gubernur dihadapan 280 peserta Diklat Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2)/Family Development Session (FDS)
PKH E-Learning Luring Putaran IV Tahun 2019, di Hotel Imelda Padang, Selasa (20/3) malam.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional Sumatra, GRM Soerjo Darsono, Dirbinmas Polda Sumbar, AKBP. Nasrun Fahmi, pejabat pengawas, administrator dan fungsional.

Menurut gubernur, program PKH sangat cocok dengan ibarat membantu masyarakat, dimana tidak memberikan ikan secara langsung, melainkan umpan yang disajikan. Pola ini jelas bermanfaat, sehingga masyarakat terbantu dengan sistem pemberian umpan tersebut.

"Jadi, PKH bukan beri ikan, tapi umpan untuk pancingan," sebutnya lagi.
Sementara itu, Kepala BBPPKS Regional Sumatra, Soerjo Darsono mengemukakan,  Diklat P2K2/FDS  ini bertujuan  untuk meningkatkan pengetahuan, nilai, dan keterampilan para pendamping PKH dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya   dalam meningkatkan kemampuan  peserta PKH (Keluarga Penerima Manfaat/KPM) dalam mengelola kehidupannya agar lebih berkualitas.

"Kita ketahui pendamping PKH menjadi ujung tombak dalam keberhasilan program PKH. Pendamping PKH memiliki tugas yang luar biasa antara lain melakukan sosialisasi tentang PKH kepada kecamatan kelurahan, fasilitas kesehatan maupun fasilitas pendidikan, melakukan pertemuan awal, verifikasi komitmen  peserta PKH kepada fasdik dan faskes," ujarnya.

Selain itu, juga memiliki tugas untuk pemutakhiran data, memfasilitasi permasalahan dan pengaduan terkait PKH, melakukan kegiatan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) setiap bulan untuk tujuan perubahan perilaku di bidang pendidikan, perlindungan anak, kesehatan, ekonomi dan kesejahteraan sosial yang lebih baik bagi seluruh peserta PKH.

"Nah, untuk poin  satu sampai lima diperoleh dalam diklat entry,  sedangkan point enam akan dipelajari oleh peserta pada diklat yang saat ini kami selenggarakan yaitu Diklat Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2)/ Family Development Session (FDS)," tuturnya lagi.

Ditambahkan, kesempatan ini juga dilakukan dengan sistem blended antara sistem daring (dalam jaringan/online) selama sepuluh hari dan Luring (luar jaringan/offline)  selama sepuluh hari ke depan sampai dengan 29 Maret 2019.

"Jumlah pendamping PKH untuk wilayah Regional I Sumatera sebanyak 8.089 orang," ulasnya.

Untuk Diklat FDS PKH E-learning Putaran IV diikuti oleh 282 orang pendamping PKH dari 7 provinsi wilayah regional I Sumatera, meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu. (yas)

LPA Diharapkan Mampu Lahirkan Generasi Islami di Tanah Datar
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Tanah Datar, fajarsumbbar.com - Peningkatan kualitas keagamaan dalam pencapaian Kabupaten yang Madani dan Kabupaten Tahfizh tetap menjadi perhatian Bupati Irdinansyah Tarmizi dan Wabup Zuldafri Darma terutama melalui peningkatan kualitas tenaga pengajar pada Lembaga Pendidikan Al Qur’an (LPA) yang nantinya diharapkan mampu melahirkan generasi yang Islami di Tanah Datar.

Kepala Bagian Kesra Afrizon di sela-sela kegiatan pembekalan Guru LPA di Islamic Center komplek Kantor Bupati di Pagaruyung, Rabu (20/3/2019) mengungkapkan, sertifikasi guru LPA telah diatur melalui Peraturan Bupati Tanah Datar Nomor 20 Tahun 2016. “Sudah ada 160 guru LPA lulus sertifikasi pada pelaksanaan seleksi tahun 2017 dan 2018. Tahun 2019 ini dari 2.127 guru dari 764 LPA, ada 780 guru dibekali dan diharapkan lulus semuanya ataupun minimal 700 guru lulus nantinya,” kata Afrizon.

Bagi guru yang lulus sertifikasi, tambah Kabag Afrizon, berhak memperoleh insentif dari Pemda sebesar Rp.2,4 juta dan bagi yang belum lulus tetap diberikan insentif Rp.1,6 juta yang akan dimulai diberikan pada 28 dan 29 Mei 2019.

“Guru LPA berasal dari TPA, TPSA dan MDTA ini telah kita bekali dalam 5 gelombang pada Maret ini dan nantinya juga akan ikut seleksi dalam 5 gelombang pada 9, 10, 11, 22 dan 23 April. Materi ujiannya adalah qiraat, khat, hafalan, ibadah dan tadris dan yang lulus berhak terima insentif dan sertifikat akan diserahkan bersamaan pada acara Wakaf 1000 Hafizh di Istano Basa Pagaruyung yang direncanakan pada 13 Oktober 2019 nanti,” ungkapnya.

Di akhir penyampaiannya Kabag Afrizon sampaikan ungkapan terima kasih atas dukungan semua pihak dan menyampaikan apresiasi dan terima kasih serta permohonan maaf kepada pihak yang belum terfasilitasi. 

“Alhamdulillah, dalam bidang keagamaan sudah terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya, ini bisa dilihat dari perkembangan Rumah Tahfizh (RT). Tahun 2016 ada 6 RT, 2017 meningkat jadi 69 RT, 2018 menjadi 145 RT, dan 2019 kondisi sampai bulan Maret ini sudah ada 161 RT, dan semoga makin meningkat tidak hanya jumlah Rumah Tahfiznya juga diiringi dengan jumlah siswa serta peningkatan kualitas,” pungkas Afrizon. (yona)

Generasi Muda Minang Harus Tahu Kato Nan Ampek
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Padang, fajarsumbar.com - Sosialisasi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) perlu intens dilakukan kepada generasi muda, agar pemahaman adat meningkat demi membentuk generasi yang berbudaya. Baik itu cara berpakaian, bertutur kata sehingga tahu dengan kato nan ampek.

Hal itu dikatakan Ketua Bundo Kanduang Sumatera Barat, Raudha Thaib pada peserta pembinaan kelurahan implementasi ABS-SBK di aula Kantor Camat Nanggalo, Rabu (20/3/2019).

Menurut Raudha Thaib yang juga ketua tim penilai kelurahan pengimplementasi ABS-SBK di Kota Padang 2019 menyebutkan, ABS-SBK bertujuan untuk memperjelas kembali jati diri Minangkabau sebagai sumber harapan dan kekuatan yang mampu menggerakan ruang lingkup kehidupan.

Pada pembinaan dua kelurahan di Nanggalo, Kelurahan Tabiang Banda Gadang dan Kelurahan Gurun Laweh tersebut, ia menyebutkan penerapan ABS-SBK dalam kehidupan sehari-hari, dapat mengantisipasi penyakit masyarakat yang sering terjadi belakangan ini.

Contohnya saja kenakalan remaja, judi, miras, narkoba, dan pelecehan seksual, lesbian gay biseksual dan transgender (LGBT). Fenomena ini terjadi karena rendahnya pemehaman dan pengamalan ajaran agama, adat dan budaya khususnya generasi muda.

Pada sosialiasi yang dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai unsur tersebut, Raudha juga menyentil, masalah akhlak remaja yang semakin jauh dari tradisi adat Minangkabau. Begitu juga saat melaksanakan kenduri, meletakkan pelaminan di luar rumah, cara berpakaian gadih minang, atribut adat, dan pemasangan merawa, sudah banyak yang melenceng dari ketentuan adat yang digariskan.

Selain itu, seiring dengan perkembangan zaman dan kurangnya kepedulian generasi mempelajari tentang adat Minangkabau, sehingga banyak di antaranya yang tidak tahu dengan kato nan ampek. Kanto mandaki, mendatar, melereng dan kato manurun.

Menurut dia, peran lembaga adat di tengah masyarakat, sudah sepatutnya ditingkatkan, bersinergi dengan pemerintah dalam membangun karakter anak kamanakan. "Diharapkan melalui kegiatan penyuluhan dan sosialisasi adat ini nantinya lembaga adat terpicu untuk lebih mengembangkan dan melestarikan nilai-nilai adat dan budaya yang mencerminkan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah dan selanjutnya diteruskan ke generasi muda, sehingga mereka tahu kato nan ampek," tambahnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Jamilus saat membuka acara itu menyebutkan, pada 2019 ini Pemko melalui Kesra mengadakan pembinaan kelurahan menerapkan ABS-SBK. Masing-masing kecamatan ada dua kelurahan yang diusulkan untuk dibina.

Untuk penilaian tersebut, masing-masing kecamatan mengutus dua kelurahan yang bakal dinilai. Sebelum penilaian diberi pembinaan. Ada beberapa aspek yang bakal dinilai.

Di antaranya kondisi wilayah secara umum, penyelenggaraan agama, penyelenggaraan adat, pembentukan budi pekerti, tau ereng jo gendeang, tau dibayang kato (kato nan ampek), jalan jan di asak dek urang lalu, cupak jan diganti dek urang panggaleh dan beberapa aspek lainnya.

Menuru Jamilus, keberadaan, peranan, pemuka masyarakat, bundo kanduang, majelis taklim, karang taruna dengan pemuda yang disertai PKK kelurahannya. Masjid dan surau sebagai rumah ibadah juga dijadikan tempat bermusyawarah bersama masyarakatnya juga bakal dinilai.

Sebelum penilaian ada tiga tahap yang bakal dilalui. Pertama tahap pembinaan selama 11 hari, tahap presentasi potensi kelurahan dan tahap penilaian ke lapangan yang maju enam terbaik dari 22 kelurahan yang ambil bagian.

"Setelah diberikan pembinaan, selanjutnya masing-masing lurah yang bersangkutan akan mengekpose potensi kelurahannya di hadapan tim. Setelah itu dipilih enam kelurahan yang masuk nominasi," ujarnya.

Setelah ada enam kelurahan yang masuk nominasi, tim akan menilai kelurahan tersebut turun ke lapangan untuk menentukan siapa yang terbaik kelurahan pengimplementasi ABS-SBK pada 2019, sekaligus melihat apakah yang diekpose lurah di hadapan tim sebelumnya benar-benar terbukti di lapangan.(ab)

Jelang Kualifikasi Piala Asia, Indra Sjafri Coret Satu Pemain
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Jakarta, fajarsumbar -  Tim pelatih Timnas U-23 Indonesia mencoret pemain Persib Bandung, Billy Keraf.

Billy Keraf tidak menghiasi skuat Timnas U-23 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020.

Winger Persib Bandung itu dipulangkan oleh pelatih Timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri.

Indra Sjafri  harus mencoret Billy Keraf karena terbatasnya kuota tim di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 yang hanya berjumlah 23 pemain.

Kedatangan dua pemain impor, Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk, Polandia) dan Saddil Ramdani (Pahang FA, Malaysia) benar berpengaruh pada nasib Billy.

Pemain muda Persib itu kalah bersaing dengan Egy dan Saddil sehingga namanya harus tersingkir.

Apalagi Egy dan Saddil merupakan pemain yang sudah akrab dengan Indra Sjafri semasa masih menangani timnas U-19 Indonesia pada 2017-2018.

Akhirnya, Indra Sjafri lebih memilih dua pemain tersebut untuk menjadi kekuatan Timnas U-23 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020.

Jika menilik pada penampilan Garuda Muda di Piala AFF U-22 2019 lalu, Billy memang jarang mendapat menit bermain.

Dari lima pertandingan Timnas U-22 Indonesia di ajang tersebut, Billy hanya bermain di dua pertandingan awal fase grup.

Kehadiran Billy di dua pertandingan tersebut juga tidak mampu memberi kemenangan untuk Timnas U-23 Indonesia.

Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Myanmar ketika Billy dimainkan sebagai pemain pengganti di menit 65.
Kemudian di laga berikutnya, Indonesia bermain imbang 2-2 saat Billy bermain sejak menit pertama.

Namun, Persib masih menyisakan nama Gian Zola dalam skuat Garuda Muda di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020.
Zola merupakan pemain yang selalu dipasang Indra Sjafri di posisi gelandang serang.

Selain Billy, Indra Sjafri juga tidak membawa wonderkid asal Papua, Todd Rivaldo Ferre, yang diganti oleh Saddil Ramdani.

Berikut ini daftar pemain Timnas U-23 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 :

Kiper :
Awan Setho Raharjo, Satria Tama, Muhammad Riyandi.

Bek :
Nurhidayat, Rachmat Irianto, Andy Setyo Nugroho, Bagas Adi Nugroho, Firza Andika, Asnawi Mangkualam, Fredyan Wahyu, Samuel Christianson.

Tengah :
Kadek Agung, Muhammad Lutfhi Kamal, Hanif Sjahbandi, Gian Zola, Sani Rizki Fauzi, Raffi Syarahil, Saddil Ramdani, Egy Maulana Vikri, Osvaldo Haay, Witan Sulaiman, Marinus Wanewar, Dimas Drajad, Ezra Walian.(*)

Riau Diperkirakan Kirim Asap Kebakaran Hutan ke Jambi
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Pekanbaru, fajarsumbar.com - Kebakaran hutan dan lahan melanda 11 kabupaten dan kota di Riau. Hal ini berdampak pada kabut asap di sejumlah wilayah di daerah berjuluk Bumi Lancang Kuning itu.

Tidak hanya berdampak di Riau, kebakaran juga berimbas pada provinsi tetangga, Jambi. Hal ini bisa dilihat dari arah mata angin.

"Berdasarkan arah mata angin, memang hari mengarah ke Jambi. Jadi asap dari Riau diperkirakan ke sana. Arah angin dari arah selatan Riau ke Jambi," kata Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Sanya, Rabu (20/3/2019).

Hal ini berbeda dengan hari kemarin, di mana Riau mengirimkan asap ke provinsi tetangga lainnya, Sumatera Utara. Dimana asap berasal dari Dumai, Rohil ke daerah Labuhan Batu.

Terkait kabar bahwa asap Riau mengarah ke negara tetangga, Malaysia dia membantahnya. Bahkan jika terjadi kebakaran di Malaysia, asapnya yang mengarah ke kita.

"Angin dari Malaysia hari ini mengarah ke Riau. Jadi kalau di sana ada asap, pasti mengarah ke sini. Tapi kita kan tidak bisa membahas di sana ada kabut asap," imbuhnya.

Kebakaran di Riau sudah terjadi sejak awal tahun 2019. Sebanyak 10 helikopter dan satu pesawat dikerahkan membantu pemadaman. (*)

sumber: okezone.com

Angka Golput Diprediksi Bakal Naik
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Jakarta, fajarsumbar.com - Jumlah angka golput masyarakat Indonesia di perhelatan Pemilu 2019 diprediksi akan masih sangat tinggi. Hal itu terlihat dari data 3 Pemilu terakhir, yaitu angka golput pada Pemilu 2004 sebesar 23.3 persen, pada 2009 sebanyak 27.45 persen, dan terakhir 2014 naik sebanyak 30.42 persen.

Apabila fenomena itu tetap dibiarkan oleh TKN Jokowi-Ma'ruf untuk merebut hati masyarakat, maka berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, maka paslon nomot urut 01 itu diprediksi bakal menerima kekalahan di ajang pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago menyebut pihaknya akan bekerja keras untuk terus mengkampanyekan Jokowi-ma'ruf ke seluruh penduduk yang berada di pelosok Tanah Air dengan berbasis data yang benar.

Ia berharap, nantinya mereka dapar menyebarluaskan berita positif kepada yang lainnya. "Kita harus bertanggungjawab terhadap Indonesia di masa yang akan datang. Jadi akan mengkampanyekan Jokowi-Maruf berbasis data. Kita selalu bicara by data," kata dia.

Politikus Partai NasDem itu mengimbau kepada seluruh masyarakat di Indonesia untuk datang ke TPS dan mencoblos pasangan calon nomor urut 01. "Jadi masyarakat harus datang untuk menentukan pilihannya supaya jelas mau kemana arahnya negara ini. Kita yakin mampu meyakinkan masyarakat indonesia," ujarnya.

Sebelumya, LSI Denny JA mencoba memprediksi pasangan calon presiden dan wakil presiden mana yang akan dirugikan dengan pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya atau golput pada Pemilu 2019 nanti.

Menggunakan data survei yang dilakukan pada 18-25 Februari 2019 dengan 1200 responden dan margin error 2.9 persen, LSI Denny JA memperkirakan siapa paslon yang dirugikan ataupun yang diuntungkan melalui 6 segmen pemilih, yaitu minoritas, wong cilik, milenial, emak-emak, terpelajar, dan muslim.(*)

sumber: okezone.com

Timnas U-23 Indonesia Berpeluang Lolos, Kondisi Vietnam Sangat Miris
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Jakarta, fajarsumbar.com- Gelandang Vietnam Tran Dinh Trong kembali bermain selama 30 menit saat melawan Taiwan beberapa hari lalu.Tapi cedera yang dialaminya masih belum pulih sepenuhnya.

Padahal laga Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 tersisa empat hari lagi untuk Vietnam.

Dikutip SuperBall.id dari vietnammoi.vn, Rabu (20/3/2019), kondisi ini membuat Vietnam kesulitan dalam mengatur formasi.

Masalah lain yang memecah konsentrasi adalah banyak pemain Vietnam yang berrmain untuk Piala AFC.

Pemain-pemain yang pergi ke Piala AFC untuk sementara akan absen di skuat Vietnam.

Kiper Dang Van Lam sangat beruntung karena klubnya Muangthong United memberinya izin untuk menetap di skuat Vietnam.

Izin seperti ini membuat Van Lam sangat beruntung karena dua pemain lain seperti Xuan Truong di Buriram United dan Cong Phuong di Incheon United harus berbagi waktu dan ekstra kerja keras.

Sebab itu Park Hang-seo mengundang dokter Choi Ju-young untuk kembali ke Vietnam.

Dokter Choi akan memainkan peran penting untuk meninjau kondisi pemain Vietnam, terutama pada Tien Linh dan Dinh Trong. (*)

Persiapan Minim, Thailand Tetap Optimistis Hadapi Timnas Indonesia U-23
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Jakarta, fajarsumbar.com - Thailand akan menghadapi Timnas Indonesia U-23 dalam babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Jumat (22/3). Persiapan minim, pelatih Alexandre Gama tetap optimistis dengan timnya.

Thailand baru menggelar latihan pada Minggu (18/3). Walau hanya punya waktu empat hari, Gama menyebut hal itu bukan alasan.

"Berapa lama lagi waktu yang kami miliki? Itu bukan sebuah alasan. Kami akan mencoba membuat seluruh pemain siap secepat mungkin. Saya yakin kami bisa melakukan yang terbaik di turnamen ini," ucap Gama seperti dikutip dari situs FAT.

Gama untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 melakukan perombakan skuat. Hanya enam pemain pada Piala AFF U-22 2019 lalu yang dipanggil Gama.

Sebagai gantinya, Gama memanggil mayoritas pemain yang sebelumnya tidak mendapat izin klub. Ada nama-nama seperti Supachok Sarachat dan Supachai Jaided yang musim lalu membawa Buriram United juara Liga Thailand.

Setelah menghadapi Timnas Indonesia U-23, Thailand akan melawan Brunei di tanggal 24 Maret. Terakhir di tanggal 26 Maret, Tim Gajah Perang melawan Vietnam.(*)

sumber: bola.com

Dinkes Mentawai Ajak Masyarakat Hidup Bersih
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Tuapejat, fajarsumbar.com - Pola hidup bersih dan sehat serta pelestarian lingkungan perlu dilakukan. Apalagi saat ini, banyak pengaruh yang datang dari luar sehingga hal itu sangat memudahkan serangan virus yang menyebarkan berbagai penyakit berbahaya.

Hal ini dikatakan Evi Ester Kepala Seksi Promosi pada Dinas Kesehatan Mentawai yang bertindak sebagai narasumber pada kegiatan penyuluhan kesehatan di Aula Makodim 0319 Mentawai Rabu, (20/3).

"Perilaku hidup sehat itu harus utama. Dan kebersihan lingkungan pun harus dijaga" katanya.
Penyuluhan kesehatan ini, merupakan salah satu program non fisik TMMD ke-104 Kodim 0319 Mentawai bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Kegiatan penyuluhan yang mengusung tema "Gerakan Masyarakat Menuju Mentawai Sehat"  dengan Sub tema "Hidup Sehat Dengan 7 Pesan Sikerei"  tersebut diikuti 100 peserta dari 5 Desa di Kecamatan Sipora Utara yakni Desa Tuapeijat, Desa Sidomakmur, Desa Sipora Jaya, Desa Bukit Pamewa dan Desa Goiso' Oinan terdiri dari perangkat desa, kader Posyandu, Kader KB, pengurus PKK serta diikuti anggota Persit.

Evi menjelaskan,  hidup bersih dan sehat  merupakan  perilaku yang dipraktekkan atas dasar kesadaran, sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang  dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesadaran masyarakat.

Lebih lanjut ia menuturkan, kegiatan tersebut  bertujuan menambah pengetahuan peserta untuk meningkatkan pencegahan dan deteksi dini penyakit, meningkatkan kualitas lingkungan, dan meningkatkan edukasi hidup sehat.

"Kegiatan ini untuk menambah wawasan masyarakat khususnya peserta untuk meningkatkan pencegahan dini penyakit " tuturnya.

Evi menyebutkan, pelayanan kesehatan dasar merupakan kunci untuk mencapai derajat kesehatan yang layak bagi masyarakat di Bumi Sikerei.

Ia berharap  peserta penyuluhan dan masyarakat Mentawai turut ikut berpartisipasi untuk wujudkan  gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) ditengah masyarakat. Menurutnya, peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi perlu partisipasi nyata dari masyarakat. Sehingga  dengan terwujudnya Germas, masyarakat Bumi Sikerei secara sadar menggiatkan diri dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Ia juga berharap peserta bisa mengerti tentang arti hidup sehat  dan mampu merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Jadi saya harap peserta bisa mempraktekkannya dalam kehidupannya sehari-hari" pungkasnya.(ab)

Panwascam Kecamatan di Mentawai Dibekali
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Tuapejat, fajarsumbar.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Mentawai gelar pelatihan bagi fasilitator panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) Kecamatan  dalam rangka bimbingan teknis bagi pengawas tempat pemungutan suara (TPS) dan saksi peserta pemilu tahun 2019.

Kordinator Sekretariat Bawaslu Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai Hazwan mengatakan Pengawas TPS adalah ujung tombak dalam pemantauan kegiatan proses pemilu yang akan dilaksanakan pada  17 April  2019.

" Pada bintek ini kita juga lakukan simulasi tentang proses berjalannya pemilu dengan menggunakan alat peraga seperti kotak suara, surat suara, nanti kita peragakan dengan adanya saksi, pengawas , petugas kpps, dan juga ada pemilih,” Ujar Hazwan di Tuapejat, Rabu (20/3)

Kata Hazwan, dalam bintek itu juga akan dijelaskan tentang sistem pemilihan yang akan dilakukan ketika si pemilih dari daerah lain, kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai  pelanggaran yang rawan terjadi saat pemilu mendatang.

Pada bagian lain, Hazwan menuturkan hasil dari Bintek itu juga akan dilakukan penyusunan beberapa kepengurusan petugas yang akan hadir dalam proses pemilu, yang melibatkan 3 petugas Panwascam, satu orang kepala Sekretariat, dua orang staf, dan 10 orang dari kabupaten.sehingga total keseluruhan pengurus sebanyak 70 orang yang menjadi fasilitator.

“Kita harapkan agar peserta dapat memahami pemamaparan materi pada bintek ini, soalnya  para peserta nantinya akan menjadi fasilitator yang akan menjadi pembimbing untuk para pengawas dan saksi TPS,” pungkasnya. (ab)

Ribuan Ulama Sumbar Nyatakan Dukung Prabowo-Sandi
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Padang, fajarsumbar.com – Ribuan da’i dan tokoh masyarakat Sumbar mendeklarasikan dukungan untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Sandi, di Imelda Hotel, baru-baru ini.

Dalam deklarasi itu ikut hadir dari perwakilan Badan Pemenangan Nasional (BPN) dan Badan Pemenangan Daerah (BPD) Sumbar, Prabowo-Sandi.

“Deklarasi‎ ini merupakan bentuk dukungan dari seluruh tokoh masyarakat dan da’i se Sumbar. Dengan adanya deklarasi ini, kita siap memenangkan Prabowo-Sandi di Sumbar,” kata Sekretaris BPD Prabowo-Sandi Sumbar, Prof. Carlo.

Carlo mengatakan, ‎dengan adanya aliran dukungan dari berbagai relawan dan elemen masyarakat di Sumbar, pihaknya akan menargetkan menang dengan angka 90 persen.

“Yang jelas sekarang kita kumpulkan seluruh kekuatan dan solid untuk memenangkan Prabowo-Sandi di Sumbar,” ujar Carlo.

Terakhir dia mengatakan, selain deklarasi 1.000 da’i dan tokoh masyarakat di Sumbar, sudah banyak relawan yang telah mendeklarasikan untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 02.

“Mari kita pastikan kemenangan Prabowo-Sandi dengan adanya aliran dukungan dari seluruh elemen masyarakat Sumbar,” katanya.

Dalam deklarasi ini, tidak hanya ribuan da’i dan tokoh masyarakat Sumbar hadir, relawan Gerakan Nasional Pecinta Prabowo (GNCP) juga ikut hadir dan berbagai elemen relawan. (*)

sumber: topsatu.com

Pemko Padang Gelar Kejuaraan Selancar
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Padang, fajarsumbar.com  – Pemerintah Kota Padang bakal menggelar kompetisi selancar berskala provinsi “Surfing Competition Walikota Cup 2019” pada 23-24 Maret 2019 ini.

Ajang olahraga air yang pertama kalinya digelar Pemko itu pun akan diikuti peselancar se-Sumatera Barat, dengan terbagi pada 3 kelas kejuaraan yakni kelas open (pria), women dan U-16.

“Kegiatan ini bertempat di pantai Ujung Batu Pantai Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah. Insya Allah akan dibuka Walikota Padang pada Sabtu (23/3) yang dimulai pukul 06.00 WIB. Semoga juga menjadi hiburan bagi warga Kota Padang nantinya,” terang Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Didi Aryadi dalam kegiatan diseminasi informasi publik di Media Centre Pemko Padang, Rabu (20/3).

Didi melanjutkan, pada gelaran ini pihaknya bersinergi dengan Komunitas Surfing Sumatera Barat (KSSB) Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Sumbar. Di samping itu juga didukung beberapa pihak terkait dan sponsor lainnya.

“Berhubung surfing merupakan olahraga yang bergantung dengan kondisi alam, maka untuk peserta yang akan mengikuti kompetisi akan dibatasi untuk tiap-tiap kelas nya. Untuk kelas Open (Pria) akan diikuti 48 orang peserta, Women diikuti sebanyak 16 orang peserta dan U-16 diikuti 48 orang peserta,” ulasnya yang juga menghadirkan Ketua KSSB Pengprov PSOI Sumbar Harry Algamar di kesempatan itu.

Sementara itu Ketua KSSB Pengprov PSOI Sumbar Harry Algamar selaku pelaksana kegiatan mengatakan, untuk hadiah total ‘prize money’ yang akan diperebutkan para peserta adalah sebesar Rp 25.000.000 di luar hadiah yang akan diberikan oleh beberapa sponsor. (sywl)

Bujang 18 Tahun Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Pasbar, fajarsumbar.com - Nanda (18),  Warga Jalan Sakato,  Nagari Lingkung Aua,  Kecamatan Pasaman,  Pasaman Barat ditemukan tewas gantung diri di rumahnya,  Rabu (20/3) sekitar pukul 16. 00 WIB.

“Dugaan sementara, motif dari kejadian korban mengakhiri hidupnya, karena masalaah asmara,” ujar Kanit Reskrim Polsek Pasaman, Ipda Yos VD kepada wartawan kemarin.

Dia katakan,  mendapat kabar tersebut pihak Polsek Pasaman langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi.  Kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina gunakan dilakukan visum.

“Untuk dilakukan otopsi lebih lanjut tidak diperbolehkan pihak keluarga.  Serta telah menyatakan kejadian itu musibah menimpa keluarga mereka, ” ujarnya.

Dijelaskan Kanit Reskrim, dari pengakuan dokter yang diterima, ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bukti kekerasan. Begitu juga tadi saat olah TKP di lokasi, kita tidak melihat ada tanda-tanda mencurigakan,” tuturnya.

Ayah korban, Ayan mengatakan dirinya menemukan anaknya sudah dalam keadaan gantung diri dibagian kamar belakang rumah mereka di Gang Sakato yang sudah lama ditinggal
“Rumah tempat korban gantung diri, sudah 3 bulan tidak dihuni, kami sudah 3 bulan tidak disini, kami tinggal di Batang Lingkin,” kata Ayan.

Dia menceritakan, awalnya dia bersama istrinya usai menjemput gas untuk dijual sekitar pukul 15.30 Wib. Namun karena firasat lain, dirinya ingin singgah dirumah yang sudah 3 bulan ditinggalkannya itu. Padahal dia menyadari kunci rumah tersebut tidak ada sama mereka, tapi ada pada korban.

Lalu sampai dirumah itu, tanpa sengaja ibu korban melihat dari luar kaca rumah, ada motor 
korban. Mereka lalu berupaya mencari korban. Tanpa sengaja tampak ada sosok orang memakai celana loreng didalam kamar bagian belakang rumah itu, seperti orang dalam keadaan tergantung.

“Sontak kami kaget, karena istri saya mengetahui anaknya tadi memakai celana berwarna loreng. Seketika kami berupaya mendobrak pintu rumah itu. Lalu kami temukan korban sudah tidak bernyawa. Sebelumnya saya sudah berfirasat lain terhadap anak saya. Dia sering saya lihat bermenung, tapi saya anggap itu biasa dan tidak menyadari ini akan terjadi,” tuturnya dengan nada sedih. (dika)

Korea Siap Investasi Kenaf di Pasbar
Kamis, Maret 21, 2019

Diposkan oleh On Kamis, Maret 21, 2019

>


Pasbar, fajarsumbar.com - Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) dilirik oleh investor dari Negara Korea untuk menanam Kenaf di wilayah penghasil sawit tersebut. Tanaman sejuta manfaat tersebut siap untuk mendukung perekonomian masyarakat Pasbar. Pasalnya, seluruh tanaman itu berguna mulai dari akar hingga daun.

Kunjungan investor tersebut disambut oleh Wakil Bupati Pasbar Yulianto bersama dengan Ketua GOW Sifrowati Yulianto dikediaman beliau, Rabu (20/3). Kunjungan itu diketuai oleh Mr. Myungwan Shing bersama beberapa anggota yang didampingi oleh Apriadi Lubis salah seorang putra Pasbar.

Menurut Yulianto, Pasbar memang memiliki lahan yang subur, malah ada satu wilayah di Pasbar memiliki kualitas tanah terbaik di dunia. Jika ada investor yang ingin berinvestasi di Pasbar boleh saja. Asal apa yang dilakukan oleh investor itu bermanfaat bagi masyarakat banyak.

"Atas nama Pemerintah Daerah, kami siap memfasilitasi dan menerima investor di Pasbar. Dengan catatan investasi tersebut memang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta meningkatkan perekonomian masyarakat,"jelas Yulianto.

Selain itu, papar Yulianto apa yang dilakukan oleh investor juga harus berdasarkan peninjauan lapangan. Karena, Pasbar sudah dipenuhi oleh perkebunan sawit.

"Dari penjelasan Bapak semua, wilayah kami sudah dipenuhi oleh sawit dan pada umumnya lahan juga milik masyarakat. Kalau menanam tanaman lagi, diharapkan tanaman tersebut bisa berinteraksi dengan tanaman lainnya." papar Yulianto.

Tidak hanya itu saja, jelas Yulianto, investor juga diharapkan memahami kondisi masyarakat Pasbar. Karena, masyarakat Pasbar adalah masyarakat Multi Etnis yang terdiri dari tiga etnis yakni Minangkabau Mandailing dan Jawa.

Sementara itu, Mr. Myungwan Shing memaparkan jika tanaman Kenaf tidak membutuhkan lahan yang terlalu subur. Sebab, tanaman tersebut tidak jauh berbeda dengan tanaman ubi.

"Yang menonjol sekali dari tanaman Kenaf ini adalah manfaatnya. Tanaman Kenaf, bermanfaat seluruh strukturnya. Bisa dibuat obatan, masker, dan sejuta manfaat lainnya. Selain itu, tanaman ini juga cepat panen yakni sekali empat bulan panen,"papar Mr. Myungwan Shing.

Mr. Myungwan Shing menambahkan, kerjasama tanaman Kenaf ini sudah dimulai penjajakan dari Kabupaten Pasaman. Dipilihnya kedua wilayah ini karena lahannya masih luas.

"Di Kabupaten Pasaman kami sudah melakukana penandatanganan MoU. Sekarang kami ingin melakukan hal yang sama dengan Pasbar,"tutup Mr. Myungwan Shing.(andrizal)

Ada Potensi Suap Pemilihan Rektor PTAIN
Rabu, Maret 20, 2019

Diposkan oleh On Rabu, Maret 20, 2019

>


Jakarta, fajarsumbar.com - Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Kebijakan Publik PP Muhammadiyah, Busyro Muqoddas, menyebut ada potensi suap dalam pemilihan rektor Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN). Sebab, kini penentu rektor PTAIN terpilih adalah Kemenag RI.

“Oh iya, iya (ada potensi suap dalam pemilihan rektor PTAIN), dan konon kabarnya KPK juga sudah dapat laporan, Ombudsman juga dapat. Enggak tahu saya perkembangannya,” ujar Busyro kepada wartawan di Fakultas Hukum UII Yogyakarta, Rabu (20/3).

Busyro lantas menyinggung peraturan pemilihan rektor yang dikeluarkan Kemenag RI. Yakni Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 68 Tahun 2015 yang menyebutkan bahwa hasil akhir pemilihan rektor berada di tangan Kemenag.

“Menteri Agama itu ada membikin peraturan calon rektor harus dipilih biasa lewat senat (universitas), tapi intinya di Menteri Agama. Kalau nggak salah, kalau nggak salah. Nanti dicek ya, Menteri agama punya 100% suara,” paparnya.

Skema ini, kata Busyro, sebelumnya pernah diterapkan di Kemendikbud era M Nuh. Kala itu Mendikbud memiliki 35% suara pemilihan rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Busyro menilai skema ini tak pantas diterapkan di perguruan tinggi.

“Nah, jadi cara kayak mengelola korporasi itu tidak logis terjadi di perguruan tinggi, IAIN maupun umum. Oleh karena itu presiden, pertanyaannya tahu enggak kalau menterinya punya aturan kayak gitu,” ujar mantan ketua KPK tersebut dikutip detik com.

“Kalau enggak tahu kebangetan presidennya. Jadi kontrolnya lemah. Tapi kalau sudah tahu, setop cara-cara itu, perintahkan kemudian dibikin aturan seperti yang dulu kala. Wibawa kampus itu dijaga,” sambungnya.

Menurut Busyro, Presiden Jokowi harus mengembalikan skema pemilihan rektor seperti sedia kala, yakni lewat mufakat anggota senat universitas. “Karena kampus itu cirinya komuni tas akademik, freedom, jangan direcokin. Apalagi ada rencana rektor itu nanti SK-nya dari presiden, ingat presiden itu siapapun adalah petugas parpol, siapapun presidennya, apa enggak repot kampus,” tutupnya.

Kepemimpinan cacat
Busyro Muqoddas, mendesak Presiden Jokowi memberhentikan Lukman Hakim Saifuddin sebagai Menteri Agama (Menag). Alasannya, kepemimpinan Lukman dinilai sudah cacat.

“Itu (korupsi) selalu akan terjadi jika Kementerian Agama tidak dirombak total orangnya maupun manajemennya atau sistemnya,” ujar dia.

“Sehingga langkah konkretnya yang bisa diambil oleh yang paling bertanggungjawab yaitu presiden, berhentikan segera Pak Lukman Hakim (sebagai Menag). Pilih Plt tapi jangan ditunjuk oleh presiden,” sambung Busyro.

Ia menilai Lukman layak diberhentikan oleh presiden. Terlebih belum lama ini KPK berhasil menyita uang sebanyak Rp180 juta dan USD 30 ribu dari laci ruang kerja Menag. Busyro yakin dengan temuan ini kerja Kemenag akan terganggu.
“Bukan dipecat ya, diberhentikan (sehingga) semua proses-proses ke dalam, kepemimpinan bisa lancar, itu. Kalau sekarang kan terganggu, apalagi di ruang kerjanya ditemukan itu,” ujarnya.

“Wibawa Menteri (Lukman) sebagai pejabat tinggi di kementerian itu kan sudah rontok dengan uangnya disegel itu. Sudah, itu faktor kepemimpinan cacat. Kalau cacat ya jangan dipertahankan,” lanjutnya.

Terkait pengganti Lukman, Busyro menyarankan Presiden Jokowi membentuk panitia seleksi (pansel) independen. Pansel tersebut harus berisikan kalangan profesional di bidangnya, tugasnya menggodok nama-nama yang layak menggantikan Lukman.

“Kali ini harus ada terobosan karena Depag (Kamenag) sudah berkali-kali lo (tersandung perkara korupsi), itu berarti kan sudah parah. Lalu caranya bagaimana? Presiden membentuk tim independen,” paparnya.

“Tim assessment independen yang profesional, yang independen, yang imparsial, tidak primordial parpol maupun ormas. Nah, pansel ini kemudian hasilnya disampaikan kepada Presiden, ajukan tiga untuk dipilih satu,” ungkapnya.

Menurut Busyro, Plt pengganti Lukman sebaiknya diambil dari kalangan profesional di luar parpol. Dia khawatir jika Presiden Jokowi menunjuk pengganti Lukman dari kader partai maka tindak korupsi yang sama akan berulang. “Iya (pengganti Lukman harus di luar parpol), jangan ngambil dari organisasi Rommy, jangan. Itu akan potensi mengulang, sama saja,” pungkas Busyro.(*)

Fakta Terbaru Terungkap Penyebab Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610
Rabu, Maret 20, 2019

Diposkan oleh On Rabu, Maret 20, 2019

>


Jakarta, fajarsumar.com- Fakta baru terungkap dari peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat pada Oktober 2018 lalu.

Percakapan antara pilot dan kopilot yang direkam cockpit voice recorder (CVR) diketahui.
Dilansir Reuters, Rabu (20/3), pilot Lion Air PK-LQP dan kopilot disebut sempat mengecek buku panduan dengan panik di tengah keduanya berusaha mengendalikan pesawat nahas itu. Tetapi, mereka kehabisan waktu sebelum pesawat Boeing 737 MAX-8 itu akhirnya jatuh ke laut.

Hal itu disampaikan oleh 3 orang sumber anonim yang mengetahui isi cockpit voice recorder (CVR) kepada Reuters. Ini adalah pertama kalinya isi CVR terungkap ke publik. Reuters sendiri tidak memiliki rekaman maupun transkrip dari isi CVR.

CVR Lion Air PK-LQP sendiri ditemukan pada Januari 2019 lalu. Sebelumnya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah menerbitkan laporan awal soal kecelakaan ini pada November 2018 berdasarkan rekaman flight data recorder (FDR).

Dalam laporan KNKT pada November 2018, pilot memegang kontrol sementara kopilot bertanggungjawab atas radio. Setelah 2 menit terbang, kopilot melaporkan ada ‘flight control problem’ ke ATC dan pilot berniat menjaga ketinggian pada 5.000 kaki.

Dalam laporan KNKT, masalah yang dilaporkan kopilot itu tidak disebutkan spesifik. Tetapi, sumber pertama Reuters mengatakan ‘airspeed’ disebut kan di CVR sementara sumber kedua mengatakan ada masalah yang muncul di indicator display pilot, tapi tidak muncul di display kopilot.
Sumber pertama Reuters mengatakan pilot meminta kopilot mengecek buku pegangan referensi cepat yang berisi ceklis untuk peristiwa abnormal.

Dalam 9 menit berikutnya, sistem pesawat memberi tahu pilot bahwa pesawat dalam kondisi sttall dan mendorong hidung pesawat ke bawah sebagai responsnya. Pilot berusaha untuk menaikkan hidung pesawat tetapi komputer masih salah mendeteksi stall. Akibatnya, hidung pesawat terdorong ke bawah oleh sistem trim pesawat. Normalnya, trim berguna untuk menyesuaikan permukaan pesawat sehingga tetap terbang lurus.

“Mereka sepertinya tidak tahu bahwa trim bergerak ke bawah. Mereka mengira ini hanya tentang kecepatan udara dan ketinggian. Hanya itu yang mereka bahas,” kata sumber ketiga Reuters.

Pilot disebut tetap tenang sepanjang penerbangan. Hingga di penghujung penerbangan sebelum jatuh, pilot meminta kopilot untuk menerbangkan pesawat sementara dia mengecek buku panduan untuk mencari solusi.

Sekitar satu menit sebelum pesawat hilang dari radar, pilot meminta ATC untuk mem-clear-kan lalu lintas sekitarnya di bawah 3.000 kaki dan meminta ketinggian 5.000 kaki yang kemudian disetujui. Sumber-sumber Reuters mengatakan ketika pilot masih berusaha menemukan prosedur yang tepat dalam buku pegangan, kopilot tidak dapat mengendalikan pesawat Lion Air PK-LQP itu.

“Kondisinya seperti ujian, di mana ada 100 pertanyaan dan ketika waktu habis, Anda haya bisa menjawab 75 pertanyaan. Kemudian Anda panik. Ini bagaikan kondisi time-out,” kata sumber ketiga Reuters. (*)

Wagub Sumbar tak Masuk DPT Pemilu 2019
Rabu, Maret 20, 2019

Diposkan oleh On Rabu, Maret 20, 2019

>


Padang, fajarsumbar.com  - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilu 2019. Meski begitu orang nomor dua di Sumbar itu telah didaftarkan di Daftar Pemilih Khusus (DPK), setelah dia melapor ke KPU.

Tidak masuknya mantan Bupati Pessel itu diketahui ketika dirinya melakukan pengecekan DPT melalui portal https://sidalih3.kpu.go id. “Saya minta anak-anak untuk cek di mana saya memilih. Cek online, ternyata nama saya dan istri, serta anak belum terdata dalam DPT. Kemudian coba tanya ke KPU di lokasi domisili (Kabupaten Pesisir Selatan), memang diakui belum masuk,” ungkap Nasrul Abit di Padang, Rabu (20/3).

Menurutnya, hal itu kemungkinan terjadi akibat kealpaan petugas pendataan, yang mengira pindah domisili. Sebab selama bertugas menjadi Wagub, dia bersama istri dan satu anaknya lebih banyak tinggal di Padang.

“Mungkin petugas menyangka saya sudah pindah ke Padang. Padahal saya masih di Pesisir Selatan,” ucapnya.

Disebutkannya, hingga saat ini alamat KTP-nya masih Pesisir Selatan dan sebelumnya melakukan pencoblosan di Painan. “Dulu saya nyoblos di Painan, TPS-nya saya lupa, tapi lokasinya saya ingat di kantor Dinas Pendidikan Pessel,” terangnya.

Atas kejadian itu Nasrul menduga pihak berwenang yang mengurus daftar pemilih, menganggap dirinya sudah pindah ke Padang setelah menjadi Wakil Gubernur Sumbar. “Saya dan keluarga heran juga, data saya tentu ada di Disdukcapil Pessel. Kami akan laporkan hal ini ke KPU, karena kami masih tercatat sebagai warga Pessel,” sebut Nasrul.

Terpisah, Ketua KPU Pesisir Selatan, Epaldi Bahar mengatakan, meski Wagub Sumbar beserta istri dan anaknya tidak masuk sebagai pemilih tetap, mereka masih dapat memilih pada pemilu 2019.  Sebab mereka telah didaftarkan di Daftar Pemilih Khusus (DPK) setelah ada laporan dari Nasrul Abit.

“Jadi dari data KTP beliau, kami daftarkan ke DPK, sehingga beliau dapat memilih seperti masyarakat lain menyalurlan hak suaranya,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Epaldi, tidak terdaftarnya Wagub di DPT, karena saat tim melakukan pendataan ia sudah berada di Padang, sehingga tim membuat laporan pindah domisili. Dan, setelah ada laporan dariyang bersangkutan, maka KPU wajib mengakomodir.

Dijelaskannya, nama Nasrul Abit beserta keluarga belum terdata di DPT terjadi karena pada tahap pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di lapangan, petugas tidak berhasil menemui Nasrul Abit, sehingga menyimpulkan pindah domisili.

“Saat coklit beliau tidak di rumah. Meski demikian, Pak Nasrul Abit beserta keluarga tetap bisa memilih pada 17 April mendatang, karena telah dimasukkan sebagai dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK). Lokasi TPS 5 Perumnas, Painan Timur, Kabupaten Pesisir Selatan,” beber Epaldi.

Untuk DPK, jelas Epaldi, hak memilih dilayani pada pukul 12.00-13.00 WIB pada 17 April mendatang.

Epaldi menambahkan, tidak hanya Nasrul Abit, namun ada pemilih di Pesisir Selatan yang tidak masuk dalam DPT, padahal mereka telah memiliki KTP el dan tidak pindah domisili. Permasalahan seperti itu sering terjadi akibat saat coklit, petugas kesulitan menemui pemilih bersangkutan.

“Kami masih melakukan penyusunan pemilih tambahan dan pemilih khusus sampai 10 April mendatang. Daftar pemilih tambahan diperuntukkan bagi mereka yang pindah memilih, sedangkan daftar pemilih khusus diperuntukkan bagi warga asli yang ber KTP El, namun belum terdata dalam DPT, seperti kasus Pak Nasrul Abit,” ulasnya. (ys/yk)

Ada Pula Wacana Padang Panjang Jadi Kota Sastra
Rabu, Maret 20, 2019

Diposkan oleh On Rabu, Maret 20, 2019

>


Padang Panjang,fajarsumbar.com- Semenjak dicanangkannya Sebagai Kota Literasi,Padang Panjang terus melangkah melakukan program dan inovasi di bidang literasi.

Melalui giat inilah muncul inovasi Forum Pegiat Literasi (FPL) bertekad untuk menjadikan Padang Panjang sebagai Kota Sastra.

Keinginan ini disampaikan lansung oleh FPL kepada walikota Padang Panjang, Rabu(20/3) diruang VIP Balaikota setempat

Seperti diketahui bahwa, Padang Panjang sudah terlahir sebagai Kota Literasi, hanya saja karena perkembangan zaman millenial saat ini, sudah mulai terhapus.

"Dengan begitu,kita harus menghidupkan kembali julukan tersebut,say sangat mendukung program yang telah disiapkan FPL untuk menjadikan Padang Panjang sebagai Kota Sastra," ujar Fadly.

Saat ini, program literasi sudah baik, hanya saja FPL belum gencar dalam mempertahankan nilai yang tidak menjunjung nilai literasi, seperti masih adanya anak-anak yang masih putus sekolah, narkoba, dan pergaulan bebas.

Sementara Alvi Sena memaparkan kiat untuk terus menggaungkan Padang Panjang Kota Literasi.

 "Apalagi sekarang ditambah dengan persiapan untuk menjadikan Padang Panjang Kota Sastra,tentu ini akan berkaitan langsung dengan Literasi yang ada saat ini," jelas Alvi Sena.

Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Desmon, menyebutkan bahwa Dinas Pendidikan sudah menggalakkan literasi melalui Sekolah-Sekolah di Padang Panjang.

Sejalan dengan itu, Ketua FPL Muhammad Subhan mengharapkan program bagaimana membawa buku dekat dengan masyarakat itu dapat lebih terealisasi.

"Sehingga dari minat baca akan menjadi gemar membaca hingga nanti mereka juga akan gemar untuk menulis," ujarnya.(adek)

Oki Setiana Dewi Tausiah di Padang Panjang, Ratusan Kaum Muslimin Hadir
Rabu, Maret 20, 2019

Diposkan oleh On Rabu, Maret 20, 2019

>


Padang Panjang, fajarsumbar.com- Untuk meningkatkan dan menambah Ukhuwah Islamiyah Pemko Padang Panjang menggelar Tabligh Akbar di Masjid Taqwa Ngalau, Rabu (20/3).

Ratusan jamaah hadir dan penuhi Masjid Taqwa untuk mendengarkan pengajian bersama Ustadzah Nasional Oki Setiana Dewi .

Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Emir Emil Elmaulid.

Emil menyampaikan bahwa Kota Padang Panjang mempunyai julukan Kota Serambi Mekkah yang memiliki Pesantren Ternama,inilah yang menjadi simbol Serambi Mekkah di Kota Padang Panjang ini.

Emil mengakui yang akan mempertahankan Padang Panjang yang Islami adalah masyarakat sendiri," Meski tidak memiliki perda jilbab, namun orang Padang Panjang Alhamdulillah hampir menyeluruh memakai jilbab,"ujarnya

Emil berharap jamaah bersama-sama mendengarkan pencerahan dari ustadzah Oki dan mari mengamalkan dengan sebaik-baiknya.

Ustadzah Oki Setiana Dewi dalam tausiahnya mengambar bagaimana kita menjalani kehidupan dengan orang yang dicintai secara bersama sesuai dengan ajaran Agama Islam.

Dengan mengangkat tema "Sehidup Sesurga Bersamamu( Belajar Kesetian Siti Khadijah ), Ustadzah Oki Setiana Dewi meninginkan jamaah mencontoh kesetiaan Khadijah istri Rasulullah Nabi Muhammad.(adek)

AHY Jamin Program Pro Rakyat Diperjuangkan
Rabu, Maret 20, 2019

Diposkan oleh On Rabu, Maret 20, 2019

>


Padang, fajarsumbar.com - Putra sulung SBY yang cerdas dan ganteng, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan seluruh program pro rakyat yang dulu digagas SBY akan terus diperjuangkan Partai Demokrat.

"Saya menggaransi bahwa kader Partai Demokrat akan berjuang sungguh-sungguh untuk meneruskan program yang dulu digagas SBY seperti KUR, bantuan untuk masyarakat miskin, subsidi pupuk untuk petani, melonggarkan pajak, subsidi tarif dasar listrik dan lain-lain," kata AHY di Gedung Nasional Batusangkar  dan Lapangan Dangung Dangung 50 Kota, Rabu (21/3).

Mengapa PD begitu kukuh dengan program pro rakyat? Kata AHY, masih banyak masyarakat miskin yang perlu perhatian, kepedulian dan perlindungan. "Demokrat ini dibesarkan rakyat, tentu harus berjuang untuk rakyat," kata AHY Komandan Kogasma Partai Demokrat ini menegaskan bahwa ada 14 Prioritas Demokrat untuk rakyat.

Sehubungan dengan rindunya masyarakat dengan program SBY, maka Komandan Kogasma AHY berkeliling Indonesia menyapa masyarakat, menjelaskan komitmen PD. Untuk Sumbar, AHY berkeliling dua hari, 20-21 Maret 2019.

Dalam tur menyapa masyarakat di Sumbar, AHY didampingi Korwil Pemenangan Demokrat Wilayah Indonesia Barat Nachrowi Ramli dan tiga caleg DPR RI yaitu Ir. Mulyadi, Eka Putra, SE dan Rezka Oktoberia.

Sepanjang Rabu ini, AHY menyapa masyarakat di Pagaruyung dan Gedung Nasional Batusangkar. Temu kader dan silaturrahmi ini dihadiri seribu orang. Luar biasa ramainya, terutama emak-emak yang antusias berfoto dengan AHY.

Sementara di Payakumbuh dan 50 Kota pertemuan dilakukan di Lapangan Dangung -Dangung dan Badminton Hall Kota Payakumbuh. (gf)

Ini Dirasakan AHY Saat Kunjungi Istano Basa Pagaruyung
Rabu, Maret 20, 2019

Diposkan oleh On Rabu, Maret 20, 2019

>


Batusangkar, fajarsumbar.com - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi Istano Basa Pagaruyung dalam rangka silaturahmi bersama kader dan partisan Partai Demokrat di Tanah Datar.

AHY mengatakan dalam kunjungan tersebut ia mengaku merasakan apa yang pernah dialami Presiden RI ke lima Bambang Soesilo Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono saat mengunjungi tempat itu pada 2013 silam.

"Waktu itu Bapak SBY dan Ibu Ani hadir disini untuk meresmikan Istano Basa Pagaruyung setelah sempat terbakar akibat sambaran petir pada 2007 lalu," kata pria disapa AHY itu di Batusangkar Rabu, (20/3/2019).

Pada kunjungan tersebut AHY tampak mengenakkan pakaian adat Minangkabau bak marapulai di Tanah Datar. Ia merasa tersanjung dan merasa terhormat diberikan kepercayaam memakai baju tersebut.

"Saya senang sekali bisa memakai pakaian yang spesial ini. Mudah-mudahan saya benar diterima sebagai keluarga oleh masyarakat Sumatera Barat," ujarnya.

Ia mengatakan kunjungannya ke Sumatera Barat adalah dalam rangka silaturahmi serta merapatkan barisan untuk memenangkan Partai Demokrat pada pemilu serentak 2019.

Dia menargetkan seluruh calon legislatif dari Partai Demokrat khusuanya dapil Sumbar satu dan dua menang pada pemilihan 17 April 2019 mendatang.

"Semoga kedatangannya ke Sumatera Barat dapat mendokrak suara kader dari Partai Demokrat untuk DPR-RI. Karena kami akan berjuang bersama untuk memperjuangkan aspirasi rakyat," ujarnya.(yona)

Renja Perangkat Daerah dan RKPD Padang Pariaman Tahun 2020 Dibahas
Rabu, Maret 20, 2019

Diposkan oleh On Rabu, Maret 20, 2019

>


Parit Malintang, fajarsumbar.com - Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur membuka pelaksanaan Forum Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah (FPD/LPD) dalam rangka penyusunan Renja Perangkat Daerah dan RKPD Kabupaten Padang Pariaman tahun 2020 di Hall Kantor Bupati Padang Pariaman, Parit Malintang, Selasa (19/3).

FPD/LPD dihadiri seluruh perangkat daerah mulai dari Staf Ahli, Asisten, Kepala DInas, Badan, Kantor, Bagian, Camat, Wali Nagari serta juga mengundang organisasi kemasyarakatan, organisasi social seperti KONI, MUI, IBI, IDI, Dewan Pendidikan, Forum Kabupaten Sehat, BP SPAM, Sanimas, KOTAKU, Pamsimas, Forum Anak.

Wabup Suhatri Bur menyampaikan pesan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni kepada semua peserta untuk dapat mengikuti FPD/LPD dengan tuntas agar tujuan pelaksanaan forum tercapai maksimal.

“Kita semua hadir dan sungguh sungguh mengikuti kegiatan yang direncanakan selama 3 (tiga) hari ini. Kegiatan FPD/LPD ini merupakan tahapan rangkaian kegiatan perencanaan tahunan dalam rangka menyusun Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Padang Pariaman tahun 2020” jelasnya.

FPD/LPD ini, sebut Suhatri Bur, merupakan wadah penampungan dan penjaringan aspirasi pemangku kepentingan (stake holder) untuk penyempurnaan rancangan kebijakan penyusunan Renja Perangkat Daerah.

“Dalam perencanaan itu, kita menggunakan sistem perencanaan bawah atas (bottom–up planning) berdasarkan asas demokratisasi dan desentralisasi” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui PD/LPD akan dilakukan pembahasan rancangan awal renja perangkat daerah untuk memperoleh saran dan pertimbangan dari pemangku stake holder yang terkait.

Melalui FPD/LPD juga dilakukan pembahasan renja secara terpadu dan terintegrasi serta sinkronisasinya dalam mendukung 9 (sembilan) Prioritas Pembangunan Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2020 yang telah ditetapkan. Juga akan dilihat sinkronisasinya dengan prioritas program dan kegiatan baik yang dihasilkan dari Musrenbang RKPD di Kecamatan maupun dari hasil validasi penelaahan pokok pokok pikiran DPRD sebagai bahan masukan untuk rancangan Renja Perangkat Daerah.

“Sesuai rancangan awal RKPD Kabupaten Padang Pariaman tahun 2020 tema pembangunan daerah Kabupaten Padang Pariaman yang kita angkat tahun 2020 adalah Pembangunan Infrastruktur, Sumber Daya Manusia dan Pemantapan Perekonomian Daerah untuk Pertumbuhan Berkualitas ” kata Wabup mengakhiri.

Sementara itu, Kepala Bapelitbangda melaporkan Ir. H. Ali Amran, MP, pelaksanaan FPD/LPD ini merupakan lanjutan dari tahapan proses penyusunan rancangan awal RKPD awal Januari 2019.
Dan pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan 11 s/d 18 Februari 2019. Terakhir Konsultasi Publik rancangan awal RKPD tanggal 28 Februari 2019 dengan Penyampaian dan pembahasan hasil

“Dan tahapan selanjutnya adalah acara hari ini, FPD/LPD. Setelah ini, minggu depannya akan dilanjutkan dengan musrenbang tingkat kabupaten,” sambung mantan Kepala Dinas Pertanian itu.

Menurut Ali Amran, tujuan pelaksanan FPD/LPD adalah menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah dengan usulan program dan kegiatan hasil Musrenbang Kecamatan,  mempertajam indikator serta target kinerja program dan kegiatan perangkat daerah sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah,

Dan menyelaraskan program serta kegiatan program, dan kegiatan antar perangkat daerah dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan kewenangan. Selanjutnya ada sinergisitas masing- masing perangkat daerah dalam mendukung pencapaian prioritas pembangunan daerah yang telah ditetapkan dalam RKPD.

Kemudian, menyesuaikan pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif untuk masing masing perangkat daerah Kabupaten. (saco)

AHY Mendarat, Kader Merapat
Rabu, Maret 20, 2019

Diposkan oleh On Rabu, Maret 20, 2019

>


Padang, fajarsumbar.com - Tepat pukul 8 wib, Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendarat di BIM. Putra SBY itu disambut kalungan kain batik Tanah Liek oleh Ketua PD Sumbar Ir. Mulyadi.

"Ranah Minang yang rancak, saya datang untuk silaturrahmi," kata AHY saat tiba di VIP room BIM, Rabu (20/3).

Ratusan kader Demokrat juga menyalami AHY. Tidak lupa emak-emak yang histeris ingin berselfie dengan AHY.

Dari BIM, AHY dan rombongan bergerak menuju Pagaruyung, Tanah Datar. Agendanya AHY ingin menikmati kemegahan Istano Basa Pagaruyung dan bersilaturahmi dengan masyarakat Tanah Datar.

Siang nanti AHY dijadualkan temu kader Demokrat di Gedung Nasional Batusangkar. Pesertanya berasal dari Solok, Sijunjung, Dharmasraya, Padang Panjang dan Tanah Datar.

Ketua Demokrat Sumbar Ir. Mulyadi mengatakan, kedatangan AHY untuk melunaskan rindu masyarakat kepada Presiden ke-6 SBY. Karena SBY menemani Ibu Ani Yudhoyono yang dirawat di Singapura, maka AHY yang berkeliling menyapa masyarakat di Sumbar. (*)

Pejabat Pemko Padang Terima Penghargaan LHKPN
Rabu, Maret 20, 2019

Diposkan oleh On Rabu, Maret 20, 2019

>


Padang, fajarsumbar.com - Wali Kota Padang Mahyeldi menyerahkan penghargaan bagi 10 pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemko Padang yang tercepat menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Penghargaan itu diserahkan saat pelaksanaan rapat staf bulanan Pemko Padang di aula Bagindo Aziz Chan Balai Kota Padang, Air Pacah, Selasa (19/03/2019).

Dikesempatan itu, Mahyeldi mengatakan, setiap pejabat negara harus mewujudkan penyelenggara negara yang bersih dan transparan. Salah satunya dengan memberikan LHKPN kepada KPK. Manfaat dari pelaporan LHKPN untuk membantu penyelenggara negara dalam hal transparansi harta kekayaannya, dengan asumsi ketika seorang pejabat negara melaporkan kekayaannya, maka akan tercegah untuk melakukan tindak pidana.

“Manfaat lainnya, untuk memudahkan bagi yang menggunakan LHK seperti masyarakat, atasan pelapor, penegak hukum, dan sebagainya,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kota Padang, Corri Saidan menegaskan kepada pejabat eselon II dan III yang belum menyerahkan LHKPN agar segera dilaporkan sebelum 22 Maret 2019.

Ia menambahkan, bagi SKPD yang masih belum menyelesaikan temuan laporan hasil pemeriksaan Badan Pemerika Keuangan (BPK) dan Inspektorat Kota Padang agar segera diselesaikan. “SKPD yang belum menyelesaikan laporannnya hingga sekarang, yaitu DPUPR, Disdukcapil, Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Kecamatan Nanggalo dan Kecamatan Lubeg”, ungkap Corri.

Adapun pejabat penerima penghargaan LHKPN, sebagai berikut; Ferimulyani Hamid, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang; Dedi Henidal, Kepala Dinas Perhubungan (sekarang Staf Ahli Wali Kota); Andri Yulika, Kepala Pengelola Keuangan dan Aset; Dian Fikri, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik (sekarang Kepala Dinas Perhubungan)

Selanjutnya, Richardi Akbar, Kepala Bidang Promosi dan Pengawasan Penanaman Modal; Syahrial. Kepala Bidang Ketersediaan dan Kontribusi Pangan (sekarang Kepala Dinas Pangan); Yose Rizal, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja; Bambang Adi Sandjoko, Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Kesejahteraan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM; Marzuki, Kepala Bidang Perencanaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan dan Eri Sanjaya, Camat Padang Barat.(ab)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *