200 KK Dapat Hibah pembuatran WC dan Septi Tank -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

200 KK Dapat Hibah pembuatran WC dan Septi Tank

Kamis, 29 April 2021


Wabup Tanah Datar Richi Aprian saat meninjau pembangunan septic tank di salah satu rumah warga. Ini merupakan program hibah pembangunan jamban dan penampung limbahnya bagi rumah tangga di Jorong Rajo Dani, Nagari Padang Gantiang. (ist)






Tanah Datar - Sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Tanah Datar memperoleh hibah pembuatan jamban, WC atau toilet beserta septic tank dan perlengkapan pendukung. Dananya Rp998.074.900. Penerima tersebar di Nagari Padang Gantiang dan Nagari Parambahan.


Hibah sanitasi dan penyehatan lingkungan itu, sudah keempat kalinya diterima masyarakat Luak Nan Tuo. Sebelumnya bantuan diterima warga Nagari Singgalang, Supayang, Tanjuang Barulak Tanjung Emas, dan Ladang Laweh Kecamatan Batipuah. Khusus di Nagari Padang Gantiang, proyek dilaksanakan di Jorong Rajo Dani untuk 133 KK dan 67 KK lagi di Nagari Parambahan.


Demikian dikatakan Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas PUPR Tanah Datar Lovely Herman, kemarin, saat mendampingi kunjungan Wakil Bupati Richi Aprian ke lokasi proyek.


Dikatakan, masyarakat Rajo Dani memperoleh hibah pembuatan WC dan septic tank itu, karena termasuk kawasan kumuh berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Tanah Datar, setelah sebelumnya dilakukan survey lapangan dan penilaian tim verifikasi yang dibentuk khusus untuk itu.


"Dana hibahnya dianggarkan Rp998.074.900 untuk 200 KK. Masing-masing KK sebanyak Rp5 juta. Program dilaksanakan dengan sistem anggaran disediakan terlebih dahulu oleh pemerintah daerah, kemudian pekerjaan diverifikasi tim kementerian. Bila dianggap tepat sasaran, maka dananya akan diganti pemerintah pusat 100 persen," jelasnya.

Menurut dia, sebagai salah satu upaya membangun prilaku hidup bersih dan sehat, setiap rumah tangga harus memiliki sarana jamban (WC/toilet) yang memadai, didukung septic tank yang baik pula sebagai penampung limbahnya.


Walinagari Padang Gantiang Marzal Umar, pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, karena membantu sanitasi warga di Jorong Rajo Dani itu.

"Awalnya kami terkejut mendengar Rajo Dani masuk kawasan kumuh, rupanya sanitasi masyarakat memang banyak yang kurang sehat. Alhamdulillah, kini dapat bantuan dari pemerintah," katanya.


Menurutnya, masyarakat yang memperoleh bantuan ini diprioritaskan kepada yang belum punya WC atau septic tank, atau belum punya kedua-duanya.


Wabup Richi dalam sambutannya menyatakan, prilaku hidup sehat harus terus dikembangkan di tengah-tengah masyarakat, salah satu cirinya adalah setiap rumah memiliki sarana jamban yang baik.

"Masyarakat penerima bantuan dalam program ini, diharap menjaga fasilitas yang dibangun sebaik-baiknya. Semoga kita lebih sehat dengan semakin higienisnya lingkungan. Manfaatkanlah fasilitas ini dengan maksimal, tingkatkan kebersihan lingkungan," katanya. (*)



adsen