Bulan Ramadan Saksi Berdirinya Rumah Tahfizh Nur Mustafa -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Bulan Ramadan Saksi Berdirinya Rumah Tahfizh Nur Mustafa

Selasa, 27 April 2021

 

Rumah Tahfizh Nur Mustafa dinKelurahan Gantiang, Padang Panjang.


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Di rumah peninggalan  pasangan suami-istri almarhum Mustafa dan  Nurkhaimar  kini ayat-ayqt suci Alquran menggema. Dilafazkan setiap sore oleh anak-anak penghafal Alquran, dari pukul 16.00-18.00 WIB.


Rumah yang terletak di Bukit Kanduang, RT 9, Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur itu kini menjadi Rumah Tahfizh Quran Nur Mustafa. Gabungan  kedua nama orangtua  Hj. Nova Era Yenti, seorang pengusaha di Jakarta asal Padang Panjang.


Antusiasme anak pencinta Alquran terlihat sejak pertama dibuka pada Minggu, 25 April lalu. Dari 16 yang mendaftar di hari pertama, menjadi 34 orang di hari berikutnya. 


"Nur Mustafa berasal dari dua nama suami-istri yaitu Nurkhaimar dan Mustafa yang sudah meninggal dunia. Merupakan orangtua dari Hj. Nova Era Yenti pemilik Seroja Era Wisata yang sudah sukses menjadi pengusaha percetakan dan advertising serta travel umrah di Jakarta," kata  Doni Rahman, M.Pd Datuak Simarajo,  salah seorang pendiri yang kini menjabat  Camat Padang Panjang Timur, Selasa (27/4). 


Rumah Tafizh ini, kata Doni dibuka secara gratis untuk anak-anak yang ingin belajar Alquran. 


"Belajar di sini gratis. Hj Nova Era inilah yang menjadi penyandang dana secara keseluruhan untuk pembuatan rumah tahfiz  ini," sebut Doni.


Doni mengatakan, terjadinya peningkatan peserta akan menjadi motivasi  bagi pembimbing, termasuk oleh para pengurus dan pengelola. 


"Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan jalan yg terbaik utk suksesnya Rumah Tahfiz Nur Mustafa ini," harap Doni.


Ustadz pengajar Tahfizh Quran, sebut Doni, ialah orang yang sangat berkompeten."Guru Tahfiznya adalah Ustadz Firman, alumni Pesantren Thawalib Gunuang yg saat ini sedang kuliah di Lipia Jakarta," jelasnya. 


Pendiri, pelindung dan penashat  dari Rumah Tahzih Nur Mustafa ini selain Doni,  adalah Syaiful Bahri, Akt, MM Dt. Mangkuto Ameh, Ade Afdhil, S.Pd.I. Datuak Majo Indo, dan DR. H. Yurnalisman Syam, MM Datuak Simarajo.


Jabatan ketua  dipercayakan  ketu Akbar Syah,  Datuak Bijo Anso, Sekretaris Kelurahan Ekor Lubuk. 


"Insya Allah ini akan menjadi  sejarah buat kampung kecil yang bernama Bukit Kanduang untuk  masa yang akan datang. Tentunya dengan tekad dapat melahirkan generasi muda penghafal Alquran yang hebat dan agamis," tuturnya.  (*/syam)





adsen