11 Siswa Ikuti Ujian Akhir Beasiswa Pemko-Sampoerna Foundation -->

IKLAN MGID ATAS

11 Siswa Ikuti Ujian Akhir Beasiswa Pemko-Sampoerna Foundation

Jumat, 28 Mei 2021
Peserta ujian akhir beasiswa Pemko Padang Panjang - Sampoerna Foudation.

Padang Panjang, fajarsumbar.com - Sempat terhenti tahun lalu, kini program kerja sama beasiswa Pemko Padang Panjang dengan Sampoerna Foundation kembali berlanjut. 


Pada 2019 lalu berhasil dijaring 11 orang untuk angkatan pertama  kuliah di Universitas Sampoerna. 


Jumat (28/5) Pemko Padang Panjan kembali melakukan penjaringan putra-putri terbaik angkatan kedua.


Kepala Bagian Kesra Setdako, Ade Afdil, S.Pd.I menjelaskan, untuk angkatan kedua ini, setelah melalui beberapa tahapan penjaringan, dari 42 orang yang mendaftar,  11 orang  dinyatakan lulus dan mengikuti ujian akhir masuk Universitas Sampoerna yang diselenggarakan di Labor TIK SMPN 5  Padang Panjang.


“Ini merupakan angkatan kedua dari program kerja sama beasiswa dengan Sampoerna Foundation di bidang pendidikan. Kuotanya memang secara riil belum diputuskan. Minimal tentu kita mempedomani angkatan sebelumnya,” jelasnya.


Nantinya, kata Ade, dari penjaringan terakhir tidak tertutup kemungkinan semuanya bisa lolos, kalau nilai hasil ujian semuanya memenuhi passing grade. 


“Yang 11 orang ini bisa berkemungkinan lolos, juga bisa tidak. Karena dari tiga bidang yang diujikan, ada passing gradenya. Kalau sekiranya tiga bidang itu tercapai target nilai maksimal, insya Allah lulus,” ucapnya.


Ade mennjelaskan, karena ujiannya menggunakan sistem computer, sesudah ujian nilainya akan langsung keluar. 


“Penentuan lulusnya itu, tidak ada istilahnya campur tangan dari pihak manapun. Murni kemampuan dari siswa yang bersangkutan,” ungkapnya.


Testing Center Manager Sampoerna, Ir. Erostika Swasti Tobing selaku pengawas ujian menerangkan, sebelumnya ada tiga tahap yang harus dilalui para peserta untuk bisa lulus dalam program beasiswa ini.


“Di antaranya diagnostic test, basic skill test dan yang tengah berlangsung hari ini yaitu advance skill test. Advance skill merupakan tes yang terdiri dari reading dan writing, serta matematika. Matematikanya adalah quantitatif advance skill, jadi lebih ke logika dasarnya,” jelasnya.


Universitas Sampoerna, kata Erostika, memiliki persyaratan nilai (passing grade) yang harus dicapai para peserta untuk bisa lulus dalam program ini.


“Untuk reading dan writing itu, nilainya harus mencapai 245, nilai tertinggi 300. Sedangkan untuk matematika para peserta harus mencapai nilai 258. Jadi cukup tinggi passing gradenya. Semoga para peserta yang mengikuti program beasiswa ini, dapat melaksanakan tes dengan baik dan mencapai persyaratan nilai tersebut,” pungkasnya. (syam)