Operasi Ketupat Dicanangkan Bupati Sijunjung -->

IKLAN MGID ATAS

Operasi Ketupat Dicanangkan Bupati Sijunjung

Kamis, 06 Mei 2021

PERIKSA – Pada apel gelar pasukan Operasi Ketupat  2021, di halaman Mapolres, Rabu (5/5), Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir didampingi Forkopimda dan Sekdakab Zefnihan, memeriksa barisan peserta apel. (ist)



Sijunjung - Ditandai dengan pemasangan tanda petugas  kepada perwakilan, Bupati Sijunjung Benny  Dwifa Yuswir mencanangkan Operasi Ketupat  2021, di halaman Mapolres setempat, Rabu (5/5).

Pencanangan yang berlangsung dalam apel gelar pasukan, dihadiri Forkopimda, Sekdakab Zefnihan, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),  Wakapolres Kompol Andy Sentosa, segenap perwira Mapolres para Kapolsek serta undangan lainnya.

Sedangkan peserta upacara terdiri dari anggota Polres, anggota Kodim, Satuan Polisi Pamong Praja dan pemadam kebakaran, pegawai Dinas Perhubungan, pegawai Dinas Kesehatan dan Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri.


Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo  dalam amanat tertulis yang dibacakan Bupati Benny Dwifa Yuswir mengatakan, hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah dirayakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Peningkatan aktifitas masyarakat akan terjadi dalam bentuk kegiatan ibadah dan kegiatan masyarakat  di sentra ekonomi, destinasi pariwisata serta kegiatan budaya seperti takbir keliling dan halal bi halal.


Hal ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, gangguan Kamseltibcar Lantas  dan pelanggaran protokol kesehatan. Karena itu, Polri menyelenggarakan Operasi Ketupat  2021 dari 6 sampai 17 Mei 2021. “Semangatyang ingin saya tanamkan dalam Operasi Ketupat  2021, adalah upaya Polri dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui penyekatan dan penegakan terhadap protokol kesehatan. Memprioritaskan langkah preemtif dan preventif secara humanis, sehingga masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan. Melaksanakan penegakan hukum sebagai upaya terakhir ‘ultimum remedium’ secara tegas dan profesional terhadap pelanggar protokol kesehatan yang sudah berulang kali serta oknum masyarakat yang menimbulkan dampak negatif kesehatan secara luas dan menciptakan klaster baru Covid-19,” jelas Kapolri.


Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat  2021, masyarakat dapat merayakan Idul Fitri 1442 Hijriyah dengan rasa aman dan nyaman serta terhindar dari bahaya Covid-19.


Usai apel gelar pasukan, Kapolres  Sijunjung AKBP Andry Kurniawan, mengatakan, dalam operasi yang akan berlangsung selama 12 hari (6-17/5), selain mengerahkan anggota Polres dan Polsek berpatroli, jajaran Polres juga mendirikan pos pengamanan lebaran di Tanjung Ampalu, Kecamatan Koto VII dan di Kamang, Kecamatan Kamang Baru.


Dibantu aparatur dinas terkait, pada kedua pos  disiagakan 20 petugas secara bergantian (dua sif) selama dua kali 24 jam untuk memberikan pelayanan serta pengamanan dan bantuan kepada para supir dan penumpang yang membutuhkan bantuan dan pertolongan dalam perjalanan.

Dinas terkait  yang  ikut  membantu  kelancaran   operasi,   antara   lain  anggota Kodim, Satuan Polisi Pamong Praja dan pemadam kebakaran, pegawai Dinas Perhubungan, pegawai Dinas Kesehatan dan Senkom Mitra Polri.


“Disamping memberikan pelayanan serta pengamanan dan bantuan kepada para supir dan penumpang yang membutuhkan bantuan dan pertolongan dalam perjalanan serta untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, sesuai arahan Bapak Kapolri, pelaksanaan Operasi Ketupat juga untuk menegakan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,” jelas Kapolres Andry Kurniawan. (*)