ITP Satu-satu PTS di Sumbar Lolos PKKM Kemendikbudristek -->

IKLAN MGID ATAS

ITP Satu-satu PTS di Sumbar Lolos PKKM Kemendikbudristek

Jumat, 11 Juni 2021
Suasana jumpers, Kamis (10/6/2021).


Padang, fajarsumbar.com -  Institut Teknologi Padang (ITP) salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumatera Barat berhasil lolos dalam Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) tahun akademik 2021/2022 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).


Program yang sama, juga diraih Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Sumatera Barat, yakni Universitas Andalas (Unand), Universitas Negeri Padang (UNP) dan Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang. Sedangkan di luar Sumbar diraih PT dari Batam dan Pakanbaru.


Berdasarkan surat pengumuman Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) yang diterima ITP, Senin, (7/6/2021), ITP dinyatakan sebagai salah satu dari 142 Perguruan Tinggi (PT) yang lolos pada program PKKM 2021.


Hal tersebut diungkapkan Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T., yang didampingi Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang Drs. H. Zulfa Eff Uli Ras, M.Pd, didampingi Wakil Rektor I Firmansyah David, Ph.D, Wakil Rektor II Yusreni Warmi, Dr. Eng, melalui jumpa persnya di kampus ITP Jalan Gajah Mada Padang, Kamis (10/6/2021).


Keberhasilan yang dicapai lembaga pendidikan itu setelah lolos tahap seleksi yang terdiri dari tahap evaluasi administratif, tahap evaluasi kualitas dan kelayakan proposal, tahap verifikasi kelayakan (visitasi daring).


Kampus ITP


"Alhamdulilah, dari 6 PT tersebut, ITP menjadi salah satunya PTS di Sumatera Barat yang berhasil lolos dalam PKKM ini, yakni Program Studi (Prodi) Teknik Elektro dan Teknik Sipil," imbuhnya


Melalui PKKM ini, maka ITP mendapatkan dana hibah Rp2,3 miliar untuk membangun dan mengembangkan inovasi-inovasi di kampus .


Hal Ini juga, membuktikan komitmen ITP dalam mendukung program kampus merdeka. Sebelumnya ITP juga lolos melalui program MBKM, Program CoE MBKM, dan terakhir PKKM ini ITP lolos di liga III.


Sementara itu, Wakil Rektor II Yusreni Warmi menambahkan, program yang akan dilakukan melalui PKKM, juga terkait dengan program MBKM, namun tetap meprioritasaskan skala prioritas sesuai dengan yang dianggarkan Kementrian.


Program yang akan dilakukan, diantaranya terkait aspek lulusan, yakni ITP akan mengadakan Exchange Student atau pertukaran mahasiswa dengan mengirim mahasiswa belajar pada 5 PTN dan PTS, yakni di Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas), Universitas Jenderal Achmad Yani, Institut Teknologi Nasional, dan Universitas Negeri Padang (UNP).


Dari segi peningkatan prestasi sumber daya manusia, jelas Yusreni Warmi, diberikan program (soft-skill), agar mahasiswa lebih meningkatan prestasi yang lebih baik ke depannya,. Peningkatan profesional kualifikasi dosen, peningkatan kopetensi bidang keahlian dosen dan mengupayakan dosen bisa  berkolabrasi, kemudian pengembangan kurikulum akan melibatkan Industri sebagai patner dalam mecerdaskan anak bangsa, Dalam proses pengajaran pada semester ke 9depan akan menggunakan dosen praktisi sebagai staf pengajar pada setiap prodi yang ada.


Untuk melaksakan kegiatan PKKM  dari kedua Prodi itu, akan bisa mempercepat dan membuat ITP menjadi Work-class yang dicita-citakan ITP. 


Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang Drs. H. Zulfa Eff Uli Ras, M.Pd mengatakan, ITP terus berupaya meningkatkan prasarana pendidikan dengan membangun Kampus II di kawasan Jalan Baypas Aia Pacah Kota Padang.


Prasarana pendidikan merupakan bantuan dari Dirjen Perumahan Kementrian PUPR RI berupa Rumah Susun Sewa (Rusunawa) berlantai tiga dengan nilai bantuan, hampir mencapai 20 miliyar yang didukung dengan 43 kamar tidur dan mampu menampung mahasiswa sebanyak 172 orang.


H. Zulfa Eff Uli Ras berharap, bulan September nanti lantai 2 telah selesai pekerjan fisiknya, sehingga bisa pula dimanfatkan untuk ruang kantor dan kegiatan kuliah bagi mahasiswa. (RDz)