Bantu Evakuasi, Inggris Bakal Tambah 600 Tentara di Kabul -->

Bantu Evakuasi, Inggris Bakal Tambah 600 Tentara di Kabul

Jumat, 13 Agustus 2021

Pemerintah Inggris bakal mengirim 600 tentara ke Afghanistan untuk membantu staf kedutaannya meninggalkan negara yang tengah diserang Taliban.

Jakarta - Pemerintah Inggris bakal mengirim 600 tentara ke Afghanistan untuk membantu staf kedutaannya meninggalkan negara itu. Langkah serupa sebelumnya diumumkan Amerika Serikat karena situasi yang memanas di tengah serangan gencar Taliban.


"Saya telah mengizinkan pengerahan personel militer tambahan untuk mendukung kehadiran diplomatik di Kabul, membantu warga negara Inggris meninggalkan negara itu dan mendukung relokasi mantan staf Afghanistan yang mempertaruhkan hidup mereka untuk melayani bersama kami," kata Menteri Pertahanan Ben Wallace pada Kamis (12/8) seperti dilansir dari AFP.


Wallace menekankan keamanan warga Inggris, personel militer Inggris, dan mantan staf warga Afghanistan adalah prioritas utama pemerintah, sebagaimana juga dikutip cnnindonesia.


"Kami harus melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan keselamatan mereka," tambahnya.


Dalam keterangan terpisah, Kementerian Pertahanan menyatakan personel militer akan dikerahkan ke Afghanistan "dalam jangka pendek" karena meningkatnya kekerasan dan memburuknya kondisi keamanan di Afghanistan.


Saat ini, jumlah staf yang bekerja di Kedutaan Besar Inggris di Kabul telah dikurangi menjadi tim kecil yang fokus pada penyediaan layanan konsuler dan visa bagi warga yang meninggalkan negara itu segera.


Pada Jumat lalu, Kantor Luar Negeri Inggris mengubah imbauan perjalanan dengan merekomendasikan agar semua warga negara Inggris meninggalkan Afghanistan "sesegera mungkin".


Menurut Kementerian Pertahanan, pengerahan militer akan memberikan "perlindungan kekuatan dan dukungan logistik" untuk relokasi warga negara Inggris yang tersisa jika diperlukan,


Pasukan juga akan membantu mempercepat program pemerintah Inggris untuk merelokasi warga Afghanistan yang mendukung personel militer Inggris yang beroperasi di dalam negeri selama dua dekade terakhir.


"Ini akan membantu memastikan penerjemah dan staf Afghanistan lainnya yang mempertaruhkan hidup mereka bekerja bersama pasukan Inggris di Afghanistan dapat pindah ke Inggris sesegera mungkin," jelas Kementerian Pertahanan. (*)