Nevi Zuarina Rangkul UKM dan UMKM Tingkatan Kesejahteraan -->

IKLAN ATAS

Nevi Zuarina Rangkul UKM dan UMKM Tingkatan Kesejahteraan

Sabtu, 25 September 2021
.


Lima Puluh Kota, fajarsumbar.com - Dampak dari pandemi Covid-19 yang telah merusak sendi perekonomian nasional, tentunya menjadi perhatian serius dari pemerintah maupun pihak terkait yang peduli dengan kondisi sosial masyarakat. 


Di tengah goncangan perekonomian yang berdampak terhadap kehidupan sosial masyarakat, maka muncullah sebuah pemikiran yang brilian dan kepedulian terhadap sesama, khususnya di Provinsi Sumatera Barat pada bulan November 2019 berdiri Yayasan Mandeh yang mengusung program kesejahteraan sosial dan dakwah yang diprakarsai Hj. Nevi Zuarina anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS Dapil Sumbar 2.


Hal ini di sampaikan Dr. Erwan Ketua Panitia Sosialiasi Yayasan Mandeh kepada Wartawan, Jum'at (24/09/2021) disela acara Sosialisasi Peran IFG dan Anak Perusahaan Dalam Menyediakan Produk Asuransi Dan Penjaminan di masyarakat.


Kegiatan tersebut diikuti oleh UKM dan UMKM dengan jumlah peserta sesuai dengan Prokes Copid-19 sebanyak 50 orang peserta yang hadir dari 13 Kecamatan di  Kabupaten Limapuluh Kota.


Mengingat daerah ini memiliki banyak destinasi wisata, maka Yayasan memilih Lembah Harau ini sebagai tempat berlangsungnya kegiatan ini dan sebagai jantungnya objek wisata yang terkenal sampai ke mancanegara.


"IFG (Indonesia Financial Group) yang mendapat perhatian khusus dari Kementerian BUMN dalam menjalankan program nya didukung oleh 4 (empat) lembaga besar seperti, Askrindo, Jamkrindo, Jasa Raharja dan Asuransi Jasindo,"pungkas Erwan.


Di tempat yang sama, Yopi Dinata, ST merupakan Konsultan Pengawas Kementerian BUMN mengatakan bahwa, "dampak dari pandemi Covid-19 pemerintah pusat sangat peduli terhadap perbaikan perekonomian masyarakat melalui pembinaan UKM dan UMKM, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat terealisasi dengan baik,"ujar Yopi. 


Disamping itu, Hj. Nevi Zuarina melalui layar virtual menekankan agar pelaku UKM dan UMKM ini dapat memanfaatkan program yayasan, yang tujuannya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di nagari-nagari yang tersebar di 13 Kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, sehingga kesejahteraan sosial masyarakat yang berkeadilan segera terwujud.(Ul)