Tidak Saatnya Lagi Remaja Putri Berpangku Tangan -->

IKLAN ATAS

Tidak Saatnya Lagi Remaja Putri Berpangku Tangan

Jumat, 01 Oktober 2021
Kabid PAUDNI Dinas Pendidikan Kota Padang AH, Azmi, SH menyerahkan secara simbolis ATK belajar kepada salah seorang peserta pelatihan yang didampingi Kepala SPNF-SKB Wilayah I Padang Timur, Dra.Fauzia Kamis (30/9).


Padang, fajarsumbar.com - Kepala Bidang PAUDNI Dinas Pendidikan Kota Padang, AH, Azmi, SH membuka program pelatihan kecakapan hidup tata boga "Jajanan Pasar" tahun 2021 di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Wilayah I Kota Padang, Kamis (30/9).


Dalam arahannya Azmi, mengatakan, untuk saat ini tidak saatnya lagi kaum remaja putri untuk berpangku tangan, apalagi seperti saat-saat seperti sekarang ini.


Hal tersebut akan menjadi suatu penghalang untuk kemajuan kita, banyak hal yang bisa kita kerjakan dalam kehidupan sehari-hari, yang penting ada kemauan dan usaha.


Menurut Azmi lagi, para remaja khususnya kaum putri, sangat banyak peluang untuk berusaha, dan alangkah baiknya untuk mempergunakan kesempatan tersebut, ujarnya menjelaskan.


Mencermati hal demikian pemerintah melakukan program pelatihan kecakapan hidup bagi para remaja agar bisa menjadi remaja yang produktif di tengah masyarakat.


"Peserta yang terpilih pada pelatihan ini saya berharap untuk mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya dan dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya hingga pada saatnya kita bisa untuk mandiri dengan ilmu dan pengalaman yang kita dapat tersebut tanpa bergantung kepada orang lain," ujar Azmi menerangkan.


Sementara itu Kepala SPNF-SKB Wilayah I Padang Timur, Dra.Fauzia mengatakan, Kegiatan ini dilatarbelakangi tingginya angka pengangguran akhir-akhir ini, untuk itu pemerintah menganggarkan dana untuk menekan tingkat pengangguran yang kian hari kian meningkat, dana tersebut disalurkan kepada lembaga yang telah ditunjuk untuk melaksanakan berbagai macam kegiatan pelatihan.


Untuk itu SKB Wilayah I Padang Timur ditunjuk sebagai salah satu lembaga untuk melaksanakan program pelatihan keterampilan tersebut.


Menurut Fauzia, hanya 25 orang yang terpilih untuk mengikuti program pelatihan tata boga ini dengan usia 17 hingga 25 tahun di Wilayah kerja SKB Wilayah I Padang Timur, hal tersebut sesuai dengan sasaran kegiatan dengan memprioritaskan usia produktif khususnya remaja putri. (*)