Petani Padang Panjang Dilatih Mengolah Bawang Merah -->

Iklan Atas

Petani Padang Panjang Dilatih Mengolah Bawang Merah

Rabu, 03 November 2021

 

Bimbingan teknis mengolah bawang merah bagi petani Padang Panjang, Rabu (3/11).

Padang Panjang, fajarsumbar.com - Untuk mendukung kemajuan usaha pengolahan bawang merah di Padang Panjang, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatra Barat melaksanakan Bimbingan Teknis (bimtek) Ragam Produk Olahan Bawang Merah dan Kiat Menembus Pasar di Balai Benih Ikan (BBI), Rabu (3/11).


Kepala BPTP Sumbar, Dr. Rustam, SP, M.Si menyampaikan, saat ini strategi untuk menembus pasar sangat penting. Terlebih  komiditi bawang merah, karena komoditi ini harganya sangat fluaktif dibanding komoditi lainnya.


"Sangat perlu bagi kami untuk mensosialisasikan hal ini kepada para petani bawang merah. Supaya nanti para petani dapat mengolah bawang merah dengan berbagai olahan dan dapat menembus harga pasar," katanya.


Rustam menginginkan agar masyarakat yang mengikuti kegiatan ini benar-benar dapat menggali ilmu dari setiap narasumber. Selain itu kegiatan ini juga dapat membangkitkan ekonomi masyarakat khususnya petani bawang merah.


Sementara  Tenaga Ahli Komisi IV DPR RI, Abrar mengharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan daya saing sehingga bisa meningkatkan ekonomi. 


"Kita tahu bahwa Padang Panjang ini kota kecil dengan lahan yang kecil pula. Untuk itu kita perlu sekali kemajuan dari setiap petaninya. Agar tidak berhenti di situ saja melainkan dapat maju ke depan dengan olahan bawang merah yang menarik," katanya.


Sedangkan Kadis Pangan dan Pertanian, Ade Nafrita Anas, MP menerangkan, ini peluang baik untuk masyarakat. Saat panen melimpah, bisa terselamatkan dengan diolah menjadi produk olahan yang bernilai ekonomi tinggi.


"Bawang merah tidak hanya dijual bulat-bulat, namun bisa kita olah menjadi bahan lainnya. Kami harap semua peserta yang hadir, dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik," katanya.


Selama acara, peserta diberikan pengetahuan dan praktik membuat bawang goreng, minyak bawang serta sambal bawang. Olahan bawang tersebut, dapat diolah dengan alat pengolahan sederhana serta proses membuatnya mudah. 


Kegiatan diikuti 30 petani bawang Padang Panjang secara langsung dan ratusan orang secara virtual se-Indonesia. 


Hadir selaku narasumber peneliti BPTP Sumbar, Ir. Kasma Iswari, M.Si dan Ketua Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Jambi, Berlian Santosa, S.Pt. (syam)