Padang Panjang Targetkan Turunkan Stunting 14 Persen -->

Adsense Atas-STIE AKBP

Padang Panjang Targetkan Turunkan Stunting 14 Persen

Selasa, 08 Maret 2022
Sekdako Sonny Budaya Putra dan Kadis Kesehatan, dr Faizah dalam rapat RAN-PASTI dengan BKKBN Regional 1 yangbdilaksanakan melalui zoom meeting, Selasa (8/3).


Padang Panjang, fajarsumbar.com  - Berdasarkan rencana strategis (Renstra) Pemko Padang Panjang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), penurunan angka stunting ditargetkan  15,5 % di tahun 2023. 

Capaian akan terus diupayakan menjadi 14% di tahun 2024. 


Penurunan angka stunting ini sekaligus sebagai bentuk dukungan atas rencana aksi nasional Percepatan penurunan angka stunting Indonesia (RAN PASTI) yang dicanangkan pemerintah melalaui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang diperkuat melalui Peraturan Presiden (Perpres) No. 72 Tahun 2020 dengan capaian 14 % tahun 2024 di Indonesia. 


Kepala Dinkes, dr. Faizah seusai mengikuti zoom meeting RAN PASTI dengan BKKBN Regional 1, Selasa (8/3) mengatakan, data yang dihimpun kader kesehatan dan posyandu bulan Agustus 2021, dari 3.800 balita, angka stunting 15,57 %. 


Di sisi lain Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) sebagai lembaga berkompeten nasional menetapkan angka stunting di Padang Panjang 20%. 


"SSGI mengambil sampel sebanyak 70 bayi di Kota Padang Panjang di bulan Oktober 2021. Kita memakai data keduanya. Intinya, kita tetap berupaya menurunkan angka stunting dengan pendekatan keluarga," ujar Faizah.


Sekdako, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si mengatakan, percepatan penurunan angka stunting dapat dilakukan dengan kebersamaan. Kesadaran keluarga akan pentingnya gizi anak, diawali dengan mengoptimalkan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).


"Mari bersama-sama saling melengkapi untuk mencegah stunting di Kota Padang Panjang. Pengentasan stunting sangat penting, guna menghadirkan generasi emas, generasi masa depan yang cemerlang," tuturnya. (syam)